Pj. Wali Kota Bekasi: Jangan Panic Buying, Pemerintah Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok Aman

- Redaksi

Senin, 16 Oktober 2023 - 18:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi – Bertempat di Halaman Kantor Kecamatan Rawalumbu, Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) yang menyediakan berbagai produk bahan pangan beragam dengan harga terjangkau, seperti Beras, Gula Pasir, Daging Ayam, Daging Sapi, Minyak Goreng, Tepung Terigu, Aneka Buah & Sayur, dan produk-produk UMKM lainnya, Senin (16/10).

Gerakan Pangan Murah (GPM) digelar bertujuan untuk meningkatkan akses bagi masyarakat terhadap pemenuhan kebutuhan bahan pangan pokok dengan harga terjangkau sekaligus untuk memastikan harga bahan pokok aman dan terkendali dan tentunya untuk mencegah kenaikan harga pangan di masa yang akan datang.

Baca Juga :  Serah Terima Pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum Kawasan Summarecon Bekasi

Pj. Wali Kota Bekasi R. Gani Muhamad bersama Dandim 0507/Bekasi Kolonel Arm. Rico Ricardo Sirait, Wakapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Dhany Aryanda, serta jajaran Disketapangtanikan Kota Bekasi, dan Camat/Lurah setempat hadir menyaksikan langsung jalannya GPM yang berhasil meraih antusias tinggi dari masyarakat sekitar.

Baca Juga :  Warga Sukamulya Purwakarta, Setelah Ledakan, Batu Raksasa Meluncur dari Ketinggian 500 Meter

Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kota Bekasi untuk mengatasi kenaikan harga bahan pangan pokok karena dapat menyebabkan meningkatnya pengeluaran biaya pangan bagi masyarakat, dan jika tidak diimbangi dengan peningkatan pendapatan akan berimbas kepada tingkat kesejahteraan masyarakat yang akan menurun.

“Sebagai langkah solutif, Pemerintah telah meningkatkan produksi pangan dan memperkuat cadangan pangan dan juga melalui Badan Pangan Nasional telah memutuskan menambah pasokan dari Luar Negeri sebesar 2 Juta Ton Beras untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, sedangkan Pemerintah Kota Bekasi telah menyiapkan cadangan pangan sebanyak 23 Ton Beras, serta akan terus berupaya untuk meraih ketahanan pangan dengan meningkatkan produksi pertanian, perikanan dan juga menjamin kebutuhan bahan pangan pokok bagi masyarakat tetap tersedia,” ujar R. Gani Muhamad, Pj. Wali Kota Bekasi dalam sambutannya.

Baca Juga :  Sumbangan Dana Kampanye PPP Minim, Bendahara : Kita Tidak Mengandalkan Bantuan Orang Lain
Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bikin Bangga! 83,10 Persen Pemuda Bekasi Ternyata Tak Merokok, Tertinggi di Jabar
Ada Pesan Khusus Presiden Prabowo untuk Putra Sayuti Melik, Wawali Bekasi Datang Langsung
Atlet Paralimpik Kota Bekasi Bikin Bangga
Pegawai Tirta Bhagasasi Mengaku Dipaksa Tanda Tangani Mosi
Tri Adhianto Minta OPD Perkuat Pengawasan, Pemkot Bekasi Benahi Sistem Cegah Korupsi
Kuasa Hukum MSB Bantah Ada Rekening Pribadi di Kasus Dugaan Korupsi Tirta Bhagasasi
Tri Adhianto Teken Komitmen Antikorupsi Bersama KPK dan ATR/BPN, Perkuat Tata Kelola Pertanahan
Pemkot Bekasi Siagakan 11 Water Trucking

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:45 WIB

Bikin Bangga! 83,10 Persen Pemuda Bekasi Ternyata Tak Merokok, Tertinggi di Jabar

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:07 WIB

Ada Pesan Khusus Presiden Prabowo untuk Putra Sayuti Melik, Wawali Bekasi Datang Langsung

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Atlet Paralimpik Kota Bekasi Bikin Bangga

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:17 WIB

Pegawai Tirta Bhagasasi Mengaku Dipaksa Tanda Tangani Mosi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Tri Adhianto Minta OPD Perkuat Pengawasan, Pemkot Bekasi Benahi Sistem Cegah Korupsi

Berita Terbaru

Atlet balap sepeda Kota Bekasi, Dharmawan Bekti, berhasil meraih podium pertama nomor Criterium Men Youth Jawa Barat pada Bupati Bogor Cup 2026 di Pakansari, Bogor, Sabtu (8/8/2026).

Bogor

Dharmawan Bekti Naik Podium, Bekasi Bidik Emas Porprov

Sabtu, 8 Agu 2026 - 21:12 WIB

Diskusi “Bedah Roadmap Implementasi B50: Regulasi hingga Dampaknya terhadap Industri Otomotif Indonesia” menghadirkan Cahyo Setyo Wibowo dari Kementerian ESDM, Ronny Senjaya, dan Aji Jaya dalam rangkaian GIIAS 2026, Tangerang, Jumat (7/8/2026).

Otomotif

B50 Diuji 40.000 Km, Apa yang Terjadi pada Kendaraan Diesel?

Jumat, 7 Agu 2026 - 13:39 WIB