Program Proyek Perubahan Kadinkes “Kebas TBC dengan 5T”

- Redaksi

Selasa, 20 Oktober 2020 - 21:50 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Bekasi – Wali Kota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi mengapresiasi program proyek perubahan yang dibuat oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Tanti Rohilawati dengan tema Strategi Peningkatan Pemberdayaan Masyarakat Melalui KEBAS (Kecamatan Bebas) TBC Dengan 5T Menuju Kota Bekasi Bebas Tuberkulosis .

Acara launching Program Proyek Perubahan tersebut dilaksanakan di Gedung Islamic Center Kota Bekasi, Selasa ( 20/10/2020) yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Bekasi, Camat Se-Kota Bekasi, Lurah-Se Kota Bekasi serta Seluruh Kepala Puskesmas Se-Kota Bekasi.

Dalam arahannya dihadapan Lurah dan Kepala Puskesmas Se- Kota Bekasi, Wali Kota meminta angka TBC di Kota Bekasi harus menurun, untuk itu dibutuhkan komitmen bersama dari semua pihak serta penyelesaian-penyelesaian di masyarakat terkait TBC ini.

Sistem jejaring dan penguatan database harus baik dan akurat sehingga penanganan permasalahan TBC dapat ditekan angkanya. Ucapnya.

Saya berharap adanya efek jangka panjang dari program inovasi proyek perubahan KEBAS TBC dengan 5T agar terciptanya Kota Bekasi bebas dari Tuberkulosis, atau minimalnya perkecamatan sudah dapat mengurangi kasus-kasus TBC dan tidak menularkan, Ujar Wali Kota.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati dalam paparan singkatnya menerangkan perkembangan seputar penyakit Tuberkulosis yang ada di Kota Bekasi. Tercatat negara Indonesia masuk urutan ke-3 temuan kasus penyakit Tuberkulosis terbanyak di dunia dibawah negara India dan China, begitu juga di Provinsi Jawa Barat berada di posisi ke-3 dibawah Papua dan Banten.

Baca Juga :  Overpass Tegal Gede Akan dilengkapi PJU di Pertengahan 2019

Untuk itu berangkat dari perkembangan TBC di dunia dan Indinesia yang memprihatinkan membuat dirinya mengeluarkan gagasan atau ide Inovasi dalam Proyek Perubahan yang bertajuk “KEBAS (Kecamatan Bebas) TBC Dengan 5T, adapun 5T yang dimaksud adalah;

  1. T1 adalah Tersedianya SK PPM TBC Tingkat Kecamatan dan Kelurahan,
  2. T2 adalah Tersedianya SK TIM DOTS di fasilitas pelayanan kesehatan,
  3. T3 adalah Tersedianya SK Protokol Kesehatan TBC,
  4. T4 adalah Tersedianya Kartu Kendali Follow Up pemeriksaan laboratorium pengobatan pasien TBC oleh kader TBC pendamping,
  5. T5 adalah Tersedianya Kartu Kendali minum obat pasien TBC oleh kader TBC pendamping.

Ditambahkan Tanti, bahwa bukan suatu hal yang mudah menjalankan proyek perubahan ini dalam menekan angka penyebaran Tuberkulosis ditengah pandemi Covid-19 yang sedang mewabah di Kota Bekasi, sehingga akan banyak kendala yang dihadapi.

Baca Juga :  Wakil Kota Bekasi Bangga, FKUB Kota Bekasi Terima Penghargaan

“Salah satu kendalanya adalah pembatasan terkait pertemuan secara langsung dengan adanya protokol kesehatan sehingga para kader dan tim yang mendampingi tidak dapat seterusnya melakukan kunjungan langsung namun bisa melalui virtual.

Selain itu dari segi dari pendanaan, tenaga dan perhatian semua masih terkonsentrasi kepada pencegahan penularan kasus Covid-19, tutur Tanti.

Namun dirinya optimis kendala-kendala yang dihadapi tersebut dapat terselesaikan dan diatasi apabila adanya dukungan dari semua pihak , sehingga apa yang diharapkan bersama dalam menekan angka TBC di Kota Bekasi dapat berjalan dengan baik melalui Program Proyek Perubahan ini, tandasnya.

(ziz/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ground Breaking PSEL Dimulai, Tri Adhianto Ingin Bantargebang Jadi Kawasan Industri Hijau
Ground Breaking PSEL Bantargebang Dimulai, Tri Adhianto Targetkan Operasi 18 Bulan
Bapenda Kantongi Rp2,22 Triliun, Iwan Ridwan Optimistis Target Pajak 2026 Tercapai
Pemkab Bekasi Dorong Museum KH. Noer Ali, Jadi Pusat Edukasi Sejarah
Harris Bobihoe Sidak SDN 05 Rusak Puting Beliung
Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita
1.902 Warga Muktiwari Terima Beras 30 Kg per KK, Kades Bahrudin: Bantu Ringankan Beban Keluarga
Tri Adhianto Ajak Warga Bekasi Perkuat Solidaritas untuk Korban Bencana NTT

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:36 WIB

Ground Breaking PSEL Dimulai, Tri Adhianto Ingin Bantargebang Jadi Kawasan Industri Hijau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Ground Breaking PSEL Bantargebang Dimulai, Tri Adhianto Targetkan Operasi 18 Bulan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 07:45 WIB

Bapenda Kantongi Rp2,22 Triliun, Iwan Ridwan Optimistis Target Pajak 2026 Tercapai

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Pemkab Bekasi Dorong Museum KH. Noer Ali, Jadi Pusat Edukasi Sejarah

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Harris Bobihoe Sidak SDN 05 Rusak Puting Beliung

Berita Terbaru

Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe meninjau langsung renovasi SDN 05 Bojong Menteng yang rusak akibat puting beliung dan menargetkan perbaikan segera rampung sesuai standar.

Pemerintahan

Harris Bobihoe Sidak SDN 05 Rusak Puting Beliung

Selasa, 25 Agu 2026 - 11:41 WIB

Kerjasama Hubungi Kami