Ini Upaya Pemkab Bekasi Atasi Kemacetan Antar Kawasan Industri

- Redaksi

Sabtu, 15 Februari 2020 - 14:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Bekasi – Menyikapi kemacetan parah yang kerap terjadi di wilayah Cikarang Selatan khususnya di Kawasan Industri EJIP yang menuju Kawasan MM2100. Dodo Hendra Rosika Camat Cikarang Selatan mengundang pengelola kawasan MM 2100 dan Pimpinan PT Bekasi Fajar pada Jum’at (14/2) di Kantor Kecamatan Cikarang Selatan guna membahas penyelesaian permasalahan tersebut.

Selain pengelola kawasan, pihaknya juga mengundang Kepala Desa besert para Ketua dan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Sukasejati serta Unsur Muspika Cikarang Selatan.

Baca Juga :  Pemkab Bekasi Raih Peringkat Pertama Tata Kelola Kearsipan, pada Rabu 26 Februari 2020

Dodo menjelaskan dari hasil pertemuan tersebut menghasilkan beberapa kesepakatan yang diharapkan dapat menjadi solusi permasalahan kemacetan yang ada di wilayahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Dodo, hal pertama adalah meminta pihak pengelola kawasan untuk membantu dan memberikan fasilitas jalan alternatif diluar jalur alternatif yang ada yaitu jalur yang melewati kawasan EJIP menuju kawasan MM2100.

Baca Juga :  Pejabat Eselon III Mendatangani Perjanjian Kontrak Jabatan

“Jalur alternatif yang akan dibuka ini berada di Kampung Nambo Desa, Sukasejati. Masyarakat bisa mengakses jalan tersebut melalui Cifest dan melewati Perumahan Villa Mutiara, sehingga tidak usah melalui kawasan EJIP,” ujarnya.

Ditambahkannya pihak pengelola kawasan MM2100 dan PT Bekasi Fajar juga akan berkontribusi penuh dan bertanggung jawab dalam perbaikan dan pelebaran jalan pada jalur alternatif.

Baca Juga :  Urai Kepadatan, Kombinasi One Way dan Contraflow Diberlakukan

“Jalur tersebut akan diperbaiki sebelum digunakan, agar jalur tersebut juga bisa dilalui oleh 2 arah,” ungkap Dodo.

Dodo berkata, pembukaan jalur tersebut akan dilaksanakan dalam acara pembukaan yang beragendakan penandatanganan nota kesepahaman antara kedua perusahaan tersebut dan pemerintah desa.

“Semoga keputusan yang diambil ini merupakan keputusan yang tepat dalam mengatasi kemacetan, dan manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat.” tutupnya.

(Adv/ziz/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Plh Wali Kota Bekasi Terima Kunjungan DPRD Banjarbaru, Bahas Strategi Tingkatkan PAD
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang
Harlah Pancasila 2026, Plt Bupati Bekasi Tegaskan Pancasila Benteng Bangsa Hadapi Tantangan Global
Disdamkarmat Kabupaten Bekasi Turunkan Kekuatan Penuh Hadapi Kebakaran Gudang Limbah
Alumni BEM Nusantara Matangkan Pelantikan Pengurus Besar, Sejumlah Menteri Dijadwalkan Hadir
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:41 WIB

Plh Wali Kota Bekasi Terima Kunjungan DPRD Banjarbaru, Bahas Strategi Tingkatkan PAD

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:53 WIB

Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang

Senin, 1 Juni 2026 - 10:01 WIB

Harlah Pancasila 2026, Plt Bupati Bekasi Tegaskan Pancasila Benteng Bangsa Hadapi Tantangan Global

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:00 WIB

Disdamkarmat Kabupaten Bekasi Turunkan Kekuatan Penuh Hadapi Kebakaran Gudang Limbah

Berita Terbaru