Bupati Kunjungi Keluarga Mahasiswa Asal Bekasi yang Terisolir di Wuhan

- Redaksi

Rabu, 29 Januari 2020 - 19:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Bekasi – Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja mengunjungi Keluarga Husnia Mahasiswi Asal Kabupaten Bekasi yang terisolir di Wuhan, Tiongkok sejak pertengahan Januari 2020 akibat merebaknya Virus Corona, Rabu (29/1).

Kedatangannya bersama jajaran Dinas Kesehatan, dilakukan untuk memberikan dukungan moril kepada keluarga khususnya orangtua dari Mahasiswi yang saat ini sedang menjalankan program pertukaran pelajar dari Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Surabaya.

“Saya sengaja datang untuk memberikan support kepada keluarga terutama orangtua dari anak kita Husnia, dan alhamdulillah menurut keluarganya kondisinya dalam keadaan sehat wal afiat,” ucap Bupati.

Selain dukungan moril, Eka juga menyampaikan kepada pihak keluarga, bahwa Pemerintah Daerah akan berupaya melakukan langkah langkah kordinasi kepada pihak berwenang dalam hal ini Kementrian Luar Negeri maupun KBRI di China.

“Kami pemerintah daerah akan berupaya untuk memantau situasi dan berkordinasi dengan pihak berwenang baik Kementrian Luar Negeri maupun KBRI China untuk memastikan kondisi anak kita di sana”. Tuturnya.

Baca Juga :  Hotel Santika Premiere Kota Harapan Indah Bekasi, Meriahkan Bulan Kemerdekaan Hut RI Ke- 72

Terakhir, Bupati juga berharap Husnia bersama seluruh rekan rekannya yang sedang berada di Wuhan, China dapat segera kembali pulang ke tanah air dengan kondisi selamat dan dalam keadaan sehat.

Seperti diketahui, bahwa sejak pertengahan Desember 2019 telah terjadi kasus merebaknya Virus Corona dimana Wuhan, Tiongkok diyakini menjadi daerah asal mula tersebarnya Virus yang mematikan tersebut.

Baca Juga :  Tebar Bahagia di Bulan Ramadan, PNM Gelar Bazar dan Tebus Sembako Murah

Menurut informasi yang dikeluarkan oleh Kementrian Luar Negeri, terdapat kurang lebih 243 Jiwa WNI yang tinggal di daerah yang di karantina di China dimana mayoritas dari mereka adalah Mahasiswi dan salah satunya diketahui berasal dari Ds. Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.

(Adv/ziz/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Primebiz Hotel Cikarang Tawarkan Satu Tempat untuk Bisnis, Staycation hingga Perayaan
Ground Breaking PSEL Dimulai, Tri Adhianto Ingin Bantargebang Jadi Kawasan Industri Hijau
Ground Breaking PSEL Bantargebang Dimulai, Tri Adhianto Targetkan Operasi 18 Bulan
Bapenda Kantongi Rp2,22 Triliun, Iwan Ridwan Optimistis Target Pajak 2026 Tercapai
Pemkab Bekasi Dorong Museum KH. Noer Ali, Jadi Pusat Edukasi Sejarah
Harris Bobihoe Sidak SDN 05 Rusak Puting Beliung
Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita
1.902 Warga Muktiwari Terima Beras 30 Kg per KK, Kades Bahrudin: Bantu Ringankan Beban Keluarga

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:59 WIB

Primebiz Hotel Cikarang Tawarkan Satu Tempat untuk Bisnis, Staycation hingga Perayaan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:36 WIB

Ground Breaking PSEL Dimulai, Tri Adhianto Ingin Bantargebang Jadi Kawasan Industri Hijau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Ground Breaking PSEL Bantargebang Dimulai, Tri Adhianto Targetkan Operasi 18 Bulan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 07:45 WIB

Bapenda Kantongi Rp2,22 Triliun, Iwan Ridwan Optimistis Target Pajak 2026 Tercapai

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Pemkab Bekasi Dorong Museum KH. Noer Ali, Jadi Pusat Edukasi Sejarah

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami