Gerakan Indonesia Sadar Bencana Berikan Bantuan Kepada Korban Longsor di Sukajaya

- Redaksi

Sabtu, 18 Januari 2020 - 22:24 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Bogor – Akibat bencana longsor yang terjadi beberapa waktu lalu, saat ini beberapa Desa di Bogor masih dalam kondisi terisolir dan sulit untuk diakses. Banyak posko-posko pengungsi yang membutuhkan bantuan logistik dikarenakan lokasi yang masih terisolir.

Oleh karena itu, Gerakan Indonesia Sadar Bencana bekerjasama dengan Karang Taruna Tevlan Bogor, Hari ini (18/01) pukul 5.00 WIB, memberangkatkan 20 orang anak muda untuk mendistribusikan bantuan, dengan menerobos daerah terisolir di Desa Jayaharja Kecamatan Sukajaya Bogor.

Baca Juga :  Terima Kunjungan Kapolda, Bupati Sampaikan Tren Positif Selama PSBB

Ranggie Ragatha, founder sekaligus penanggung jawab Gerakan Indonesia Sadar Bencana mengatakan bahwa distribusi donasi ini akan sangat sulit, Karena kendaraan hanya bisa sampai di pos Harkat Jaya dan kemudian donasi logistik tersebut harus dipikul 4-5 jam hingga sampai ke posko pengungsi.

“Masing-masing orang akan memikul logistik seberat 10-15 kilogram dengan medan lumpur dan menanjak. Logistik yang di distribusikan berupa pampers, susu bayi, dan makanan berprotein”, ungkap Ranggie.

Donasi yang didistribusikan merupakan donasi dari member CS, sebuah grup Parodi Cerdas yang beranggotakan 40.000 orang lebih di platform Facebook. Sejak dihimpun pada rentang tanggal 4-7 Januari 2020, donasi yang terkumpul sejumlah Rp. 14.469.510.

Baca Juga :  Sebagai Wujud Perlindungan, YPSSI Berikan Santunan Kepada Pengemudi Maxim Di Cirebon

Total donasi tersebut ditambah dengan kas grup sebesar Rp. 20.000.000 dibelikan berbagai peralatan yang dibutuhkan korban bencana, antara lain: perahu karet, pelampung, life ring, dan berbagai kebutuhan pokok.

Bantuan-bantuan tersebut disalurkan sesuai dengan kebutuhan warga korban bencana. Untuk di Jayaharja, Sukajaya, bantuan yang diantarkan berupa paket sembako, pampers dan bedak bayi, susu kemasan, serta peralatan dapur umum.

(gie/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita
Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:47 WIB

Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Berita Terbaru

Teknologi Super Intelligent Valet Parking (SIVP) dan Super AI Cockpit yang dikembangkan OMODA & JAECOO untuk menghadirkan pengalaman parkir otomatis dan interaksi cerdas antara kendaraan dan pengguna. Kedua teknologi tersebut akan diuji dalam ajang International User Summit di China pada 19–21 Oktober 2026.

Otomotif

OMODA & JAECOO Uji Teknologi Parkir Otomatis dan AI di China

Sabtu, 17 Okt 2026 - 07:43 WIB