Komisi 4 DPRD Kab Bekasi Kunker Monitoring Dinkes

- Redaksi

Rabu, 6 November 2019 - 22:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Bekasi – Komisi 4 DPRD Kabupaten Bekasi melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) di sejumlah puskesmas. Kunker tersebut juga sekaligus untuk melakukan monitoring pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Anggota Komisi 4, Asep Surya Atmaja mengungkapkan Dinas Kesehatan merupakan mitra kerjanya mempunyai anggaran Jamkesda Rp 11,5 Miliar.

“Insya Allah akan kami usahakan tambah kembali. Kenapa kami tambah, kita tidak mau warga Bekasi itu kalau sakit tidak ada dananya. Kita priotitaskan kesehatan untuk masyarakat Kabupaten Bekasi,” kata politisi Partai Golkar ini.

Asep yang berprofesi sebagai Dokter juga membuka kesempatan diskusi dengan pegawai dan petugas puskesmas serta Dinas Kesehatan.

“Kalau melihat bangunan gedung Puskesmas Cikarang Utara, saya rasa sudah mumpuni dan layak. Yang penting tupoksi puskesmas adalah promotif, kuratif, prekuentif dan rehabilitatif,” katanya.

Dijelaskan Asep, selain monitoring masalah anggaran, Komisi 4 ingin mengetahui tugas-tugas dari puskesmas dan sejauh mana BLUD yang di jalankan di Puskesmas.

Baca Juga :  Pemkab Cirebon Tanam Ratusan Bibit Pohon, Bagaimana Nasib Industri Pertambang Pasir?

“Sekarang kami dari dewan DPRD Kabupaten Bekasi ingin tau sampai sejauh mana BLUD yang di jalankan di Puskesmas ini dan Tupoksi Puskesmas ini dengan menjalankan yang lebih utama Prevektif dan Promotif,” katanya.

Dia berharap warga Bekasi untuk berobat itu tidak susah. Karena masyarakat punya hak unutk sehat.

“Saya tidak mau kedepannya, warga Bekasi untuk berobat itu susah. Saya ingin warga Bekasi itu punya hak untuk sehat dan fasilitasnya harus memadai,” harapnya.

Baca Juga :  Dukung Upaya Pemerintah Untuk Berantas Korupsi, Jasa Marga dan KPK Tandatangani Kerja Sama Implementasi WBS Terintegrasi

Untuk itu Komisi 4 akan mendorong pemekaran puskesmas di setiap wilayah agar bisa dibagun di wilayah terpencil di Kabupaten Bekasi.

“Misalnya di Cikarang Utara, jumlah penduduknya 120 ribu jiwa. Jadi kalau di tanggung satu puskesmas saya rasa itu bakal overloud. Karena satu puskesmas itu idealnya melayani 30-40 ribu jiwa, sedangkan jumlah penduduk 120 ribu jiwa nanti yang menjadi masalah adalah pelayanan karena sudah overloud itu,” katanya.

(red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Plh Wali Kota Bekasi Terima Kunjungan DPRD Banjarbaru, Bahas Strategi Tingkatkan PAD
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang
Harlah Pancasila 2026, Plt Bupati Bekasi Tegaskan Pancasila Benteng Bangsa Hadapi Tantangan Global
Disdamkarmat Kabupaten Bekasi Turunkan Kekuatan Penuh Hadapi Kebakaran Gudang Limbah
Alumni BEM Nusantara Matangkan Pelantikan Pengurus Besar, Sejumlah Menteri Dijadwalkan Hadir
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:41 WIB

Plh Wali Kota Bekasi Terima Kunjungan DPRD Banjarbaru, Bahas Strategi Tingkatkan PAD

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:53 WIB

Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang

Senin, 1 Juni 2026 - 10:01 WIB

Harlah Pancasila 2026, Plt Bupati Bekasi Tegaskan Pancasila Benteng Bangsa Hadapi Tantangan Global

Berita Terbaru