Harga Tomat Anjlok, Petani di Majalengka Meradang

- Redaksi

Rabu, 4 September 2019 - 22:24 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Majalengka– Harga jual tomat yang rendah di pasaran sejak dua bulan terakhir hingga menyentuh Rp800, membuat sejumlah petani di Majalengka meradang.

Selain harganya yang murah, para petani juga harus kecewa karena hasil panen tak sesuai harap baik secara kualitas maupun kuantitas akibat musim kemarau berkepanjangan.

Baca Juga :  Begal Ibu Hamil, Rata-rata Pelakunya Remaja

Akibat kondisi tersebut, para petani banyak yang membiarkan tanaman tomat milik mereka karena pendapatan dari hasil panen tidak mampu menutupi biaya produksi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petani tomat asal kecamatan Argapura, Tarmad misalnya, memutuskan membiarkan tanaman tomat yang sedang berbuah lebat miliknya membusuk di kebun. Lantaran hasil penjualan tidak menutupi upah panen apalagi modal tanam.

Baca Juga :  Tinjau Lokasi Pembangunan Sekolah Terpadu untuk Penyandang Disabilitas

“Terpaksa kami biarkan tomat-tomat ini membusuk saja, dipanen pun harganya tidak seberapa,” ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan Ita, ia bahkan harus berutang untuk biaya berkebun tomat. Karena biasanya hasil panen di musim kemarau seperti sekarang bagus tidak banyak diserang hama.

Baca Juga :  Udah Anu.... Eh Malah Ditinggal, Korban Tagih Janji ke Pelaku

Namun harapannya tak sesuai dengan harga jual yang murah. “Kami berharap harga bisa naik. Minimal kita bisa kembali modal, supaya dapat kembali menggarap lahan,” terang Ita.

Seperti terpantau di sejumlah pasar, harga tomat berkisar antara Rp2.000 sampai Rp2.500 per kilogram.

(kii/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita
Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:47 WIB

Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Berita Terbaru