Rumah Mantan Sekda Kuningan Dibobol Maling

- Redaksi

Kamis, 25 Juli 2019 - 07:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Kuningan– Kawanan perampok beraksi di siang bolong, Rabu (24/7/2019), sekitar pukul 13.30 WIB dengan menyambangi rumah mantan Sekda Kuningan (Alm) Yosep Setiawan, tepatnya di Jalan RE Martadinata No 140B RT/RW 002/001, Kelurahan Ciporang, Kecamatan/Kabupaten Kuningan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua pelaku ini berpura-pura menjadi petugas pemasang CCTV. Masing-masing memiliki peran tersendiri, satu orang mengajak ngobrol orang rumah dan satu lagi masuk kedalam rumah berpura-pura melihat sudut rumah untuk pemasangan CCTV.

Saat sampai dirumah korban, pertama kali para pelaku bertanya kepada asisten rumah tangga menanyakan keberadaan majikan atau pemilik rumah. Namun saat diajak ngobrol, salah satu pelaku lain justru ijin kedalam rumah untuk melihat-lihat kondisi sudut rumah yang akan dipasang CCTV.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun tanpa sadar, satu pelaku yang masuk kedalam rumah tak kunjung keluar untuk sekian lama. Saat itu juga asisten rumah tangga merasa curiga sebab pelaku yang masuk kedalam rumah tak kunjung keluar, sedangkan satu pelaku yang mengajak ngobrol buru-buru pergi duluan.

Baca Juga :  Pengelolaan Obyek Wisata di Indramayu Diduga Sarat Korupsi

“Nah saya langsung saja masuk kedalam, ternyata udah pada kebongkar pintu kamar utama padahal itu terkunci. Lalu saya lari kejar pelaku itu, tapi keburu keluar rumah, saya langsung teriak memanggil warga, hanya gak ada yang datang,” kata asisten rumah tangga, Nurhasanah, Rabu (24/7/2019).

Dia menceritakan, awal mulanya saat menonton tv didalam rumah ada bunyi bel rumah berkali-kali. Karena dipencet berulang kali, akhirnya keluar untuk mendatangi kedua pelaku diluar pagar rumah.

“Waktu itu saya lagi nonton tv, tiba-tiba ada bunyi bel rumah, saya lihat dulu dari kaca, itu siapa sih, kok pencet bel terus kata saya, siapa sih, gitu. Saya kan kesel, ya udah saya dibuka, sebelum dikasih masuk nanyain dulu diluar pintu. Saat itu pelaku nanya teh (mba, red) teh maaf teh, ada bapaknya gak. Emang kenapa pak, iya mau nanyain bapak ada gak, oh gak ada, emang kenapa. Enggak nih kata ibu mau nambahin CCTV, ya udah saya mau nelpon dulu ya sama ibu,” ujarnya.

Baca Juga :  2,5 Jam Operasi, Lambung Warga Obesitas dari Karawang Ini Tinggal Sepertiganya

Usai menelpon majikannya, Ia ditanya lagi, apakah diperbolehkan untuk masuk kedalam rumah memeriksa kondisi sudut rumah yang akan dipasang CCTV. Namun tanpa curiga apapun, Ia mempersilahkan salah satu pelaku itu masuk kedalam rumah.

“Nah saya dipancing yang pakai baju putih suruh ngukurin di samping rumah sama meteran, disitu saya ditanya-tanya ngobrol. Terus saya inget yang satunya, kok gak keluar-keluar, saya curiga, langsung saya masuk, tau-taunya pintu kamar udah kebongkar, pelaku langsung lari keluar rumah, saya kaget sambil berteriak minta tolong,” ungkapnya.

Dia menyebutkan, ciri-ciri kedua pelaku itu masing-masing berbaju abu-abu memiliki rambut warna pirang model kesamping, satunya lagi berbaju putih rambut cepak agak lancung ditengah. Bahkan bahasa yang dipergunakan pelaku memakai bahasa daerah sunda campur bahasa Indonesia.

Sementara Kapolsek Kuningan Kota, AKP Agus Suroso mengatakan, saat ini petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait tindak pidana percobaan pencurian dengan pemberatan. Bahan keterangan masih dikumpulkan, terkait pengumpulan bukti-bukti lapangan baik yang terekam CCTV maupun saksi-saksi yang ada.

Baca Juga :  Survei IDRC: Gerindra-Golkar-PDIP Bersaing Ketat Rebut Dua Kursi di Senayan

“Hasil sementara dari pengecekan pemilik rumah tidak ada barang yang hilang. Namun bukan berarti tidak ada barang yang hilang lalu kita biarkan, tentu tidak, kita akan tetap tindak lanjuti,” tegasnya.

Adanya sejumlah titik yang terpasang CCTV di sekitar rumah korban, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak-pihak lain. “Kita akan kolaborasikan dengan yang ada di jalur, karena ada beberapa tempat juga yang memasang CCTV,” jelasnya.

“Jadi hasil dari rekaman CCTV yang terpasang di rumah korban, kita padukan dengan CCTV di sekitarnya, mereka ini menggunakan kendaraan apa, syukur-syukur dengan plat nomor apa sehingga bisa kita telusuri. Yang masuk tadi dua pelaku, diluarnya ada berapa orang kita belum ada bahan, kita sedang mencari sumber informasi yang lain,” pungkasnya.

(fis/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Balita 2 Tahun Tewas di Kontrakan Jatirangga Bekasi, Polisi Selidiki Penyebabnya
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Polres Metro Bekasi Ringkus 25 Bandit Motor, 23 Motor Curian Berhasil Disita
Kuasa Hukum Desak Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan di Bekasi, Korban Sampai Dirawat 4 Hari
Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April
DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:16 WIB

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:23 WIB

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:08 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Kontrakan Jatirangga Bekasi, Polisi Selidiki Penyebabnya

Senin, 25 Mei 2026 - 10:20 WIB

Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:50 WIB

Polres Metro Bekasi Ringkus 25 Bandit Motor, 23 Motor Curian Berhasil Disita

Berita Terbaru