Yuk, Intip Keunikan Masjid As-Shamad 90 Persen Terbuat Dari Bambu

- Redaksi

Senin, 12 Juni 2017 - 12:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com – Masjid As-Shamad yang terletak di Jalan Suratno, Gang Sepakat, Kota Cirebon, memiliki keunikan tersendiri. Bagaimana tidak, sebanyak 90 persen bangunan masjid tersebut terbuat dari bambu. Oleh karena itu, masyarakat kadang menyebut Masjid As-Shamad sebagai Masjid Bambu.

Pendiri sekaligus pemilik masjid tersebut, Watid Syahriar, menjelaskan, Masjid As-Shamad dirikan dua tahun yang lalu dan digunakan tepat pada 1 Ramadhan. Untuk pembangunannya, ia berkolaborasi dengan salah satu pengrajin bambu dari wilayah Sumber, Kabupaten Cirebon.

Watid yang juga Ketua Komisi B DPRD Kota Cirebon, mengungkapkan, ada beberapa alasan dirinya membangun Masjid As-Shamad terbuat dari bambu. Dirinya memanfaatkan bambu karena bagian dari kekayaan budaya leluhur dan hendak menunjukan bahwa bambu bukan barang recehan.



Selain itu, cuaca di Kota Cirebon tergolong panas, sehingga Masjid As Shamad didesain dengan suasana tropis sehingga menimbulkan kesejukan. Hal itu juga tidak terlepas dari seluruh atapnya yang menggunakan ijuk sebagai peredam panas.

“Bambu juga merupakan bahan yang harganya relatif murah,” katanya, Selasa (06/06).

Bambu yang digunakan untuk mendirikan Masjid As-Shamad berjenis bambu petung yang berasal dari daerah Majalengka. Bambu petung dipilih, terutama untuk bagian tiang-tiang utama, karena diameternya lebih luas dibanding bambu biasa. Bambu petung juga dikenal tahan lama.

Marbot Masjid As-Shamad, Iing, mengatakan pada bulan-bulan biasa, Masjid As Shamad dimanfaatkan sebagai tempat beribadah shalat lima waktu berjamaah dan shalat Jumat. Setiap hari juga diadakan pengajian anak-anak. Di bulan suci Ramadan ini, Masjid As-Shamad juga digunakan shalat taraweh berjamaah, “Tiap selesai shalat Subuh juga diadakan pengajian,” pungkasnya. (Juf/RJN)

Baca Juga :  Tim Arkeolog Menemukan Benda Cagar Budaya Baru
Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jasa Marga Gelar Tinjauan Keselamatan Terpadu di Tol Palikanci, Begini Hasilnya!
Tragedi Gunung Kuda! Jasamarga Kerahkan Derek Raksasa Angkat Truk- truk Terkubur
Gunung Kuda Kembali Bergemuruh, Tim SAR Nyaris Jadi Korban Longsor Susulan
Longsor Maut, Tambang Ditutup!
Gunung Kuda Murka, Dedi Mulyadi: Tambang Tanpa Etika adalah Kejahatan
Zona Longsor Diabaikan, 14 Orang Jadi Korban Tambang Gunung Kuda!
Korban Eks Perawat Didampingi Polisi dan Komnas Perlindungan Anak
Pemprov dan Pemkab Cirebon Kolaborasi Tangani Jalan Rusak

Berita Terkait

Senin, 15 September 2025 - 16:00 WIB

Jasa Marga Gelar Tinjauan Keselamatan Terpadu di Tol Palikanci, Begini Hasilnya!

Minggu, 1 Juni 2025 - 13:46 WIB

Tragedi Gunung Kuda! Jasamarga Kerahkan Derek Raksasa Angkat Truk- truk Terkubur

Sabtu, 31 Mei 2025 - 15:08 WIB

Gunung Kuda Kembali Bergemuruh, Tim SAR Nyaris Jadi Korban Longsor Susulan

Jumat, 30 Mei 2025 - 20:00 WIB

Longsor Maut, Tambang Ditutup!

Jumat, 30 Mei 2025 - 16:09 WIB

Gunung Kuda Murka, Dedi Mulyadi: Tambang Tanpa Etika adalah Kejahatan

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !