RJN, Bekasi – Mantan Kepala Desa Lambang Sari Tambun Selatan, R Yaceu Herliyanti maju sebagai Calon legislatif (caleg) DPRD Provinsi Jawa Barat daerah pemilihan (dapil) Kabupaten Bekasi.
Yaceu maju dari Partai Hanura menyebut banyak anggota DPRD Provinsi yang jarang turun ke masyarakat setelah mereka terpilih.
Sehingga banyak sekali aspirasi yang disampaikan warga saat kampanye diabaikan begitu saja.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hal itu didapati Yaceu usai ia mengunjungi masyarakat di 187 desa dan kelurahan di Kabupaten Bekasi.
“Dari ratusan titik yang dikunjungi di desa-desa banyak warga yang mengeluh tidak adanya perhatian dari wakil rakyat di tingkat provinsi tersebut, apalagi caleg petahana ini sudah jarang turun ke dapilnya,” ujar Yaceu, Rabu (3/4/2019).
Untuk itu dirinya berjanji bakal membangun rumah aspirasi warga yang ingin mengadukan persoalan di wilayah yang dihadapinya.
“Rumah aspirasi untuk mempermudah masyarakat menyampaikan keluhan dan menyalurkan aspirasi. Jangan sampai saat terpilih seperti engga punya wakil rakyat. Saya tidak ingin seperti itu, keenakan duduk di kursi terhormat warga yang pilih kita dilupakan,’ katanya.
“Di rumah aspirasi, kita bisa berdiskusi mencari solusi permasalahan-permasalahan yang ada di Kabupaten Bekasi untuk diperjuangkan di tingkat provinsi,”sambungnya.
Ia mengatakan sejak ditetapkan sebagai caleg dirinya terus bergerak untuk mengumpulkan basis suara.
“Sesuai saya sampaikan, setelah pilkades saya tidak ke mana-mana. Saya akan tetap bersama masyarakat Kabupaten Bekasi,”ungkapnya.
Perempuan yang juga lulusan Universitas Bhayangkara ini mengatakan pengalaman sebagai Kepala Desa akan diterapkan ketika duduk jadi wakil rakyat.
“Kunci pembangunan wilayah ada di desa. Harusnya kita membangun dari desa. Namun faktanya di lapangan berbagai permasalahan terdapat di desa seperti kurang sdm yang mumpuni di jajaran aparatur desa jadi kendala pembangunan,” kata Yaceu yang pernah menghantarkan Desa Lambangsari sebagai desa terbaik ini. (ziz/rjn)





















