Terkuak, Penyebab Meluapnya Sungai Cimanuk

- Redaksi

Kamis, 11 April 2019 - 15:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir Desa Plumbon Indramayu Sungai Cimanuk.

i

Banjir Desa Plumbon Indramayu Sungai Cimanuk.

RJN, Indramayu – Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk-Cisanggarung (BBWS CC) Happy Mulya membeberkan penyebab meluapnya Sungai Cimanuk yang berdampak terjadinya banjir di lima Kecamatan di Kabupaten Indramayu.

Happy menjelaskan, distribusi air dari Bendung Rentang di Kabupaten Majalengka ke Sungai Cimanuk sekitar 1.000 m3/detik dan di saat yang sama turun hujan di daerah hulu sehingga aliran air dari sungai-sungai yang berada di hilir Bendung Rentang seperti Sungai Citeles, Cilutung, Cikeruh, dan Cipawangi menambah jumlah kapasitas air di Sungai Cimanuk.

Baca Juga :  BATIQA Hotel Jababeka Giat Bersih di Sekitar Lingkungan Hotel

Volume air dari empat sungai tersebut sekitar 400 m3/detik. Sementara kapasitas Sungai Cimanuk sebanyak 1.200 m3/detik. “Sehingga meluap,” ungkap Happy Mulya saat meninjau Sungai Cimanuk lama di Kecamatan Indramayu, Rabu (10/4/2019).

Selain faktor alam, Happy juga mengungkapkan, faktor non teknis penyebab terjadinya banjir di Indramayu. Seperti kondisi tanggul Sungai Cimanuk yang sudah berusia lama, sehingga ada yang tanahnya turun, bocor, dan rembes.

Ditambah banyak berdiri bangunan liar di bantaran sungai Sungai Cimanuk. “Sungai Cimanuk menjadi dangkal, akhirnya tidak bisa menampung air,” tutur Happy.

Baca Juga :  Walikota Cirebon Tegaskan Kota Cirebon Masih Aman Dikunjungi

Sementara itu Bupati Indramayu Supendi menjelaskan, air yang menggenangi Indramayu kota dan sejumlah wilayah di Kecamatan Sindang dan Indramayu akan dialirkan ke Sungai Cimanuk lama yang ada di Desa Pabean Udik- Brondong. “Untuk mengurangi genangan air,” kata Supendi. (dri/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April
DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:23 WIB

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Senin, 25 Mei 2026 - 10:20 WIB

Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB

Sabtu, 25 April 2026 - 13:22 WIB

Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April

Berita Terbaru