Lagi Asyik Mancing, Pria Tanpa Identitas Tewas Tersambar Petir di Bekasi

- Redaksi

Selasa, 19 Februari 2019 - 08:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi.

i

Ilustrasi.

RJN, Bekasi – Pria tanpa identitas ditemukan tewas di pinggir danau, di daerah Kampung Kelapa Dua, Kelurahan Pedurenan, Mustikajaya, Kota Bekasi, Senin (18/2/2019) siang.

Kapolsek Bantar Gebang, Kompol Siswo mengatakan, pria tanpa identitas itu diduga tewas ketika sedang memancing ikan di danau saat hujan sedang mengguyur wilayah Mustikajaya.

“Korban diduga sedang memancing saat hujan, kalau dilihat dari luka yang diderita memang seperti tersambar petir, hp (ponsel) korban juga rusak, mungkin saat itu hp-nya yang jadi pemicu (tersambar petir),” kata Siswo di Mapolres Metro Bekasi Kota, Kecamatan Bekasi Selatan.

Baca Juga :  Penyambutan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi, Warga dan ASN Padati Lajur Ahmad Yani

Siswo menambahkan, korban pertama kali ditemukan warga yang melintas.

Saat ditemukan kondisinya sudah hangus, kulit menghitam, dan bagian kepala juga mengalami luka diduga akibat sambaran petir.

Baca Juga :  Jembatan Cipamingkis Amblas

“Warga langsung melapor ke Polsek, langsung anggota lakukan identifikasi, ditemukan alat pancing, hp yang sudah rusak dan luka pada bagian kepala ya, identitasnya gak ada, kita sudah periksa,” jelas dia.

Polisi selanjutnya membawa pria tersebut ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk dilakukan otopsi.

Baca Juga :  Pj. Wali Kota Bekasi Sambut Kunker Spesifik Komisi IX DPR RI Bahas Bulan Imunisasi Anak Usia Sekolah

Sejauh ini, dari warga sekitar juga mengaku belum ada yang mengetahui identitasnya.

“Kita lalukan otopsi, nanti kita dalami lagi, apakah ada penyebab lain, sejauh ini warga belum ada yang kenal, saat kejadian juga gak ada saksi,” jelas dia.(ziz/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

3.073 Hari Overstay: WN Nigeria “Betah” di Indonesia, Ujungnya Masuk Lapas
Rompi Pink, Borgol, dan Anggota DPRD Muncul saat AEZ Ditahan
AEZ Akhirnya Diborgol! Kasus Sambungan Air Rp4,5 Miliar Masuk Babak Baru
1.300 Pramuka Garuda Dikukuhkan, 74 Kontingen Kota Bekasi Siap Guncang Jambore Nasional
Ada Pesan Khusus Presiden Prabowo untuk Putra Sayuti Melik, Wawali Bekasi Datang Langsung
Pegawai Tirta Bhagasasi Mengaku Dipaksa Tanda Tangani Mosi
Kuasa Hukum MSB Bantah Ada Rekening Pribadi di Kasus Dugaan Korupsi Tirta Bhagasasi
Terungkap di DPRD! Dewas Tirta Bhagasasi Akui Tak Pernah Dapat Laporan Kasus Hukum Eks Direksi

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:22 WIB

3.073 Hari Overstay: WN Nigeria “Betah” di Indonesia, Ujungnya Masuk Lapas

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:20 WIB

Rompi Pink, Borgol, dan Anggota DPRD Muncul saat AEZ Ditahan

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:31 WIB

1.300 Pramuka Garuda Dikukuhkan, 74 Kontingen Kota Bekasi Siap Guncang Jambore Nasional

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:07 WIB

Ada Pesan Khusus Presiden Prabowo untuk Putra Sayuti Melik, Wawali Bekasi Datang Langsung

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:17 WIB

Pegawai Tirta Bhagasasi Mengaku Dipaksa Tanda Tangani Mosi

Berita Terbaru

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto berbincang dengan salah satu siswa SMPN 54 Kota Bekasi dalam kegiatan bakti sosial pemeriksaan kesehatan mata dan pembagian 300 kacamata, Selasa (11/8/2026). Kegiatan tersebut digelar Pemkot Bekasi bersama IROPIN untuk mendukung kenyamanan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran.

Pemerintahan

Pemkot Bekasi Gandeng IROPIN, 300 Siswa SMPN 54 Dapat Kacamata

Selasa, 11 Agu 2026 - 11:51 WIB