Sambut Musim Tanam Masyarakat Picungpugur adakan Sedekah Bumi

- Redaksi

Jumat, 9 November 2018 - 14:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN,Cirebon – Rasa bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa bisa dituangkan dalam berbagai ekpresi, salah satunya dengan mengadakan doa bersama yang dibalut dalam acara sedekah bumi yang lumrah di lakukan oleh masyarakat di pedesaan untuk memyambut musim bercocok tanam seperti yang dilakukan oleh masyarakat Desa Picungpugur Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat.

Masyarakat kami mayoritas petani dan acara sedekah bumi yang di laksanakan hari ini untuk menyambut musim tanam dengan cara berdoa untuk meminta kepada sang maha pencipta agar masyarakat diberikan kelancaran dalam bertani dan mendapatkan hasil panen yang melimpah.

Baca Juga :  Bupati Bekasi Ikuti Upacara Virtual HUT Bhayangkara Ke-74

“Alhamdulillah ini bentuk syukur kami masyarakat picungpugur atas hasil panen selama tahun ini dan untuk menyambut musim hujan dan musim bercocok tanam, “ujarnya Muhammad Suryani Kuwu Picungpugur kepada rakyatjabarnews.com saat ditemui pada sela sela acara sedekah bumi yang berlokasi di lapangan Desa setempat, Jumat (9/11/2018).

Masih menurut Muhammad Suryani acara seperti ini (red.sedekah bumi) sudah berjalan tiga tahun ini agar masyarakat tetap memegang budaya leluhur yang perlu dijaga kelestariannya.
“Sedekah bumi merupakan budaya leluhur yang harus tetap dijaga ditengah masyarakat, agar masyarakat petani khususnya tidak lupa untuk bersyukur atas hasil panen.”

Kami berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon dalam hal ini Dinas terkait dapat mensuport kegiataan sedekah bumi di setiap Desa yang ada di Kabupaten Cirebon,”tandasnya.(ymd/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon
Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa
Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan
BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon
Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik

Berita Terbaru