Didit Susilo: Polemik dan Kegaduhan Ujung-ujungnya Pelayanan Publik Menjadi Terganggu

- Redaksi

Rabu, 1 Agustus 2018 - 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Bekasi– Polemik calon pelaksana tugas (Plt) sekretaris daerah (Sekda) yang diajukan Pj Walikota Bekasi Rudi Gandakusumah, tidak boleh sampai mengganggu pelayanan publik. Perseteruan Pj Walikota dengan Walikota Bekasi terpilih dinilai sebagai contoh buruk dalam pengelolaan birokrasi.

Pemerhati Kebijakan dan Pelayanan Publik Bekasi, Didit Susilo menyampaikan, meski pasangan walikota dan wakil walikota terpilih saat ini belum ditetapkan oleh KPU Kota Bekasi karena menunggu putusan Mahkamah Konstitusi (MK), tapi etikanya Pj Walikota Bekasi harus membangun komunikasi dengan semua pemangku kepentingan.

Baca Juga :  Pemkab Bekasi Terima Bantuan 5.000 Set Hygiene Kit Dari Hyundai

“Membangun komunikasi itu kan bagian dari silaturahmi dan bisa mencairkan ego personal yang tidak perlu. Jangan hanya bicara diskresi kekuasaan, akibatnya menimbulkan kegaduhan,” ujarnya,Rabu (1/8).

Baca Juga :  Pansus XV DPRD Bekasi Desak Pemkab Terbitkan Surat Edaran Pilkades 2026–2034

Sehingga tidak akan menimbulkan polemik dan kegaduhan yang ujung-ujungnya pelayanan publik menjadi terganggu. Oleh sebab itu, jika nanti penetapan walikota dan wakil walikota terpilih sudah dilakukan KPU, sebaiknya dibuat tim penghubung atau tim singkronisasi dan asistensi antara walikota terpilih dengan Pemkot Bekasi.

“Tim itu sangat penting untuk singkronisasi, menyelaraskan RJPMD, RAPBD 2019, menyesuaikan program 100 hari kerja, visi misi 5 tahun ke depan,” ujar Didit.

Baca Juga :  Jalin Silaturahmi, Kepala Kanwil Kemenkumham Jabar Kunjungi Kantor Imigrasi Kelas II Cirebon

Dia mencontohkan, Gubernur DKI Jakarta terpilih dan Gubernur Jawa Barat terpilih juga membentuk tim serupa untuk koordinasi dan singkronisasi. “Sehingga tidak ada kegaduhan dan polemik yang kian meruncing karena ego kekuasaan yang berlebihan,” jelasnya.(izi/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Hari Jadi ke-76, Terungkap Era Unik Saat Kabupaten Bekasi Memiliki Dua Penguasa Pemerintahan
BPBD Kabupaten Bekasi Salurkan 2,7 Juta Liter Air Bersih, 28 Ribu Warga Terdampak Kekeringan
Asap Tebal Selimuti Akses Delta Silicon, Damkar Bekasi Berjibaku 5 Jam Padamkan Kebakaran Bukit Cinta
Usai Dengar Keluhan Petani, Plt Bupati Bekasi Gerak Cepat Benahi Irigasi Pebayuran
DPRD Kabupaten Bekasi Segera Panggil Dewan Pengawas, Kisruh PDAM Tirta Bhagasasi Jadi Sorotan
Pemkot Bekasi Perkuat UMKM Lewat Pelatihan Pengurusan Izin BPOM, Harris Bobihoe Dorong Produk Naik Kelas
Sawah Bekasi Terancam Kekeringan, Asep Surya Atmaja Turun Gunung: Alat Berat Siap Dikerahkan!
Pemkab Bekasi Resmi Luncurkan Logo dan Tema Hari Jadi ke-76, Usung Semangat Bangkit Bersama

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:05 WIB

Jelang Hari Jadi ke-76, Terungkap Era Unik Saat Kabupaten Bekasi Memiliki Dua Penguasa Pemerintahan

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:52 WIB

BPBD Kabupaten Bekasi Salurkan 2,7 Juta Liter Air Bersih, 28 Ribu Warga Terdampak Kekeringan

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:44 WIB

Asap Tebal Selimuti Akses Delta Silicon, Damkar Bekasi Berjibaku 5 Jam Padamkan Kebakaran Bukit Cinta

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:54 WIB

Usai Dengar Keluhan Petani, Plt Bupati Bekasi Gerak Cepat Benahi Irigasi Pebayuran

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:33 WIB

DPRD Kabupaten Bekasi Segera Panggil Dewan Pengawas, Kisruh PDAM Tirta Bhagasasi Jadi Sorotan

Berita Terbaru