Menagih Janji, Ratusan Nasabah Datangi Kantor BMT Global Insani

- Redaksi

Senin, 2 Juli 2018 - 17:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Menagih janji yang tak kunjung dibayar, ratusan nasabah kembali mendatangi kantor BMT Global Insani di Kasugengan Kidul, Kecamatan Depok, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon, Senin (2/7). Kantor tersebut juga sekaligus tempat tinggal direktur utama BMT Global Insani, Basuni.

Menurut salah seorang pendemo, Carmin mengaku, hingga kini Global Insani belum mengembalikan dana nasabah BMT Global Insani dengan total sekitar Rp 64 miliar. Padahal, mereka sudah dijanjikan sejak tahun 2017.

Baca Juga :  Polres Metro Bekasi Resmi Luncurkan Tim Satgas Lancar

“Tuntutan kami yaitu menagih janji Basuni untuk mengembalikan dana nasabah. Karena sampai saat ini mereke belum membayar sama sekali,” ungkapnya saat ditemui awak media, Senin (2/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga kini, lanjutnya, para nasabah Global Insani masih berharap Basuni segera membayarkan uang milik para nasabah. Dan juga, uang qiroth tersebut beragam, mulai dari Rp 25 juta, Rp 9 juta, dan lain sebagainya.

Baca Juga :  Polres Metro Bekasi Kota Tetapkan Satu Orang Tersangka dalam Bentrokan Ormas dan GMBI

“Sempat ada pertemuan sebelumnya, dan itu bohong belaka. Buktinya, belum juga ada pembayaran sampai sekarang,” jelas Carmin.

Carmin pun memohon kepada pemerintah pusat untuk membantu para nasabah agar permasalahan ini dapat segera diselesaikan. Ia pun berharap kepada pihak kepolisian untuk menghukum Basuni karena telah melakukan penipuan.

Baca Juga :  Wakil Ketua II Soleman Optimis Raih 15 Kursi DPRD

Sementara itu, Basuni yang sempat bertemu dengan para pendemo mengungkapkan, hingga kini pihaknya masih menunggu data nasabah yang telah dikumpulkan oleh pengacara nasabah. Dia mengaku akan segera melunasi, tetapi harus ada datanya dahulu.

“Saya lagi nunggu, karena datanya gak ada sampai sekarang,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon
Komunitas Honda Tembus 50.000 Anggota, Pesta Besar Digelar 7 November
Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa
Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan
BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Komunitas Honda Tembus 50.000 Anggota, Pesta Besar Digelar 7 November

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Berita Terbaru