ISNU Kabupaten Cirebon dan Tokoh Lintas Agama Kecam Perbuatan Teroris

- Redaksi

Senin, 14 Mei 2018 - 18:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Cirebon bersama tokoh-tokoh lintas agama mengecam keras tindakan teroris yang terjadi di Surabaya. Dalam sebuah pertemuan yang dilakukan di salah satu rumah makan di Jl. Perjuangan Kota Cirebon hari Senin (14/5), mereka juga sangat prihatin atas munculnya teror yang terus menerus di Indonesia.

Ketua PC ISNU kabupaten Cirebon H. Abdul Muis mengatakan, munculnya para teroris tersebut adalah indikasi bahwa mereka gagal memahami tentang kaidah agama, terutama Islam. Salah satu faktornya adalah kesalahpahaman serta krisis karakter bangsa di tengah masyarakat. Sehingga mudah sekali orang-orang yang tidak memiliki jiwa kesantunan, kebersamaan, dan hidup berdampingan.

Baca Juga :  Jalanan Rusak, Dampak Negatif Perkembangan Industri Pertambangan Galian C

“Mereka tidak memahami semua itu, sehingga munculnya orang-orang yang membenarkan teror di masyarakat baik secara psikis maupun psikis,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pertemuan tersebut juga, PC ISNU Kabupaten Cirebon menyatakan beberapa hal, seperti melawan dan memerangi kegiatan teror, mengajak seluruh komponen NU baik guru dosen pekerja sosial dan birokrasi pemerintahan untuk lebih aktif menanamkan nilai-nilai Islam dan karakter nusantara, mendorong pemerintah meningkatkan pendidikan karakter bangsa, dan mengajak masyarakat melawan terorisme.

“Kami juga mendukung polri dalam upaya memberantas terorisme di Indonesia,” jelasnya.

Sedangkan menurut Agus yang mewakili gereja Katolik Cirebon, pihaknya menyikapi hal yang sama dengan yang diutarakan oleh Ketua PC ISNU tersebut, bahwa ini bukan masalah agama. Ini adalah kejahatan kemanusiaan.

Baca Juga :  Momen HUT RI ke-73, Bumi Perkemahan Baru di Lemahabang di Fasilitas MCK

“Kejadian ini murni sebagai kejahatan kemanusiaan, juga indikasi yang bisa menghancurkan kesatuan NKRI,” tuturnya.

Agus menambahkan, sebagai orang yang berkeyakinan lain, sangat dibutuhkan untuk pembinaan intern. Selain itu, juga sebuah proteksi yang bisa memberikan keteduhan dan ketenangan yang luar biasa bagi pihaknya, apalagi dalam situasi yang seperti ini.

“Kita membutuhkan gandengan tangan dan perlindungan. Kami tidak pernah menjustifikasi bahwa ini perbuatan Islam. Tapi sekelompok orang yang membawa nama agama untuk memecah belah persatuan dan kesatuan,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon
Komunitas Honda Tembus 50.000 Anggota, Pesta Besar Digelar 7 November
Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa
Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan
BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Komunitas Honda Tembus 50.000 Anggota, Pesta Besar Digelar 7 November

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Berita Terbaru

Direktur Ekosistem Media pada Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Komdigi, Farida Maharani.

Bogor

Komdigi: Takedown Konten Medsos Tak Bisa Sembarangan

Rabu, 4 Nov 2026 - 22:24 WIB

Bekasi

CCEP Pasang PLTS Atap di Bekasi, Pangkas Emisi Karbon

Rabu, 4 Nov 2026 - 22:03 WIB

Assistant IT Manager Harper Cikarang, Okky Sadewo Saktiadi (kedua dari kiri), bersama perwakilan Archipelago Hotels menunjukkan penghargaan yang diraih dalam ajang Annual IT Conference 2026 di Hotel NEO Kota Baru Parahyangan, Jawa Barat, 26–28 Oktober 2026. FOTO: DOK. HARPER CIKARANG.

Bandung

Harper Cikarang Raih Dua Penghargaan IT Conference 2026

Rabu, 4 Nov 2026 - 21:55 WIB