KAMMI Kecam Serangan Bom Bunuh Diri di Sejumlah Gereja Surabaya

- Redaksi

Minggu, 13 Mei 2018 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Jakarta – Sejumlah Gereja di Surabaya diserang bom bunuh diri oleh orang yang tidak dikenal. Serangan itu menyebabkan beberapa orang terluka dan meninggal dunia, baik dari pelaku sendiri maupun jemaat gereja yang hendak melangsungkan ibadah Minggu.

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) dengan tegas mengecam aksi penyerangan itu. Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum KAMMI Irfan Ahmad Fauzi. Menurut Irfan aksi tersebut sangat tidak manusiawi dan sangat jauh dari ajaran agama.

Baca Juga :  Jumlah Korban Tewas Akibat Miras Oplosan Berjumlah 41 Orang

“Kami sangat mengecam aksi pemboman gereja itu, ini tindakan yang tidak manusiawi. Agama yang saya anut yakni Islam sagat tegas menolak aksi-aksi semacam itu,” kata Irfan, Minggu (13/5) di Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini kan di lakukan di rumah ibadah dan kepada orang-orang yang ingin beribadah, jadi aksi penyerangan ini sangat diluar bayangan saya pribadi. Kenapa hal ini masih saja terjadi? Siapa aktor intelektualnya?” ungkap Irfan. 

Baca Juga :  Jokowi Inginkan BIJB Terintegrasi dengan Pelabuhan Patimban

Irfan juga meminta pihak kepolisian dapat dengan cepat menangkap para pelaku dan membongkar motif di balik penyerangan itu. Hal ini menurut Irfan agar tidak menimbulkan keresahan dan saling curiga di masyarakat.

“Kami berharap pihak kepolisian dapat segara menangkap para pelaku dan membongkar alasan dibalik penyerangan ini. Karena apabila ini berlarut-larut akan menimbulkan keresahan dan saling curiga di masyarakat. Kita tidak mau masyarakat saling tebak-menebak dan justru mendapatkan kabar yang tidak valid,” jelas Irfan.

Baca Juga :  Menggemparkan GIIAS 2021,MG Tampil dengan Tiga Line-up Unggulan Terbaru

Selain itu, menurutnya pihaknya ikut serta berbelasungkawa atas seluruh insinden ini. Ia mengatakan, insiden akan menjadi catatan sejarah terganggunya kedamaian di Republik Indonesia.

“Atas nama organisasi, saya turut berbelasungkawa atas apa yang terjadi kepada pihak-pihak yang menjadi korban. Semoga keluarga korban diberikan kesabaran. Kejadian ini akan menjadi catatan sejarah yang buruk bagi kedamaian di negara ini,” kata Irfan.(RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IEE Series 2026 Digelar Perdana di Balikpapan
Polda Riau Ungkap 1.333 Kasus Kejahatan Jalanan, 525 Tersangka Berhasil Diamankan
IEE Series 2026 Hadir di Surabaya, Perkuat Ekosistem Energi dan Manufaktur
One Way TransJawa
55 Ribu Kendaraan Sudah Lewat Tol Fungsional Prosiwangi Saat Mudik Lebaran 2026
Tol Surabaya–Gempol Diperlebar, Progres Proyek Capai 62,30%
Jelang Lebaran 2026, Jasa Marga dan Korlantas Polri Perkuat Keamanan Jalan Tol di Jawa Timur
Jaringan Pulih Pasca Banjir, XLSMART–KOMDIGI Pastikan Komunikasi Warga Aceh Kembali Normal
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:40 WIB

IEE Series 2026 Digelar Perdana di Balikpapan

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:02 WIB

Polda Riau Ungkap 1.333 Kasus Kejahatan Jalanan, 525 Tersangka Berhasil Diamankan

Selasa, 7 April 2026 - 08:33 WIB

IEE Series 2026 Hadir di Surabaya, Perkuat Ekosistem Energi dan Manufaktur

Rabu, 25 Maret 2026 - 16:53 WIB

One Way TransJawa

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:28 WIB

55 Ribu Kendaraan Sudah Lewat Tol Fungsional Prosiwangi Saat Mudik Lebaran 2026

Berita Terbaru