3 Kecamatan Ini Membentuk Lembaga untuk Matikan Percaloan Para Calon Tenaga Kerja PLTU

- Redaksi

Rabu, 4 April 2018 - 22:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Percaloan yang mengincar para calon tenaga kerja lokal untuk PLTU menjadi perhatian serius dari tiga kecamatan di Kabupaten Cirebon, yakni Kecamatan Astana Japura, Mundu, dan Pangenan. Untuk itu, mereka kompak akan membentuk sebuah lembaga yang akan mematikan pergerakan calo tersebut.

Adapun lembaga bentukan tiga kecamatan ini akan segera diresmikan pada hari Kamis (5/4) besok di PLTU, yang berada di Desa Kanci, Kecamatan Astana Japura Kabupaten Cirebon.

Baca Juga :  4 Toko Modern di Kecamatan Lemahabang Belum Kantongi Izin

Camat Astana Japura Mahmud Iing Tajudin, S.IP mengatakan, pembentukan lembaga ini akan menjadi wadah bagi para pencari kerja, khususnya wilayah Kecamatan Astana Japura, Mundu, dan Pangenan melalui kerja sama dengan perusahaan yang membuka perekrutan tenaga kerja secara professional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam prakteknya, nanti pihak perusahaan memberikan info kepada lembaga akan kebutuhan yenaga kerja. Dan lembaga inilah yang akan memberikan info pada masyarakat. Lembaga ini pula yang akan merekrut calon tenaga kerja yang dibutuhkan sesuai kriteria yang dibutuhkan oleh pihak perusahaan,” terangnya saat ditemui awak media di kantornya, Rabu (4/4).

Baca Juga :  Resmikan Kantor Bawaslu Kota Bekasi, Wali Kota Harapkan Jaga Pesta Demokrasi Mendatang

Ditambahkan Tajudin, bahwa gagasan pembentukan lembaga penyedia tenaga kerja lokal yang professional sudah mendapatkan sambutan positif dari Manager PLTU, dan sudah mengadakan suatu rencana jangka panjang dalam memberdayakan masyarakat lokal, khususnya dalam perekrutan tenaga kerja professional sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Baca Juga :  Harga Beras Meroket, Diah Irwani Dongkol

“Nanti tidak ada percaloan dan sistem ini akan mematikan percaloan sehingga aspek keadilan akan dirasakan oleh masyarakat,” terangnya.

Lemabaga ini, lanjutnya, juga bosa diisi oleh pengurus Karang Taruna dari tiap desa, dan camat itu sebagai pengawas agar lembaga tersebut bisa memberikan transalaransi dan berkeadilan.

“Inilah cara mendewasakan masyarakat agar tidak mengedepankan emosi apabila gagal dalam persaingan tenaga kerja di era industrialisasi sekarang ini,” pungkasnya.(Ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bantargebang Tak Lagi Sekadar Gunung Sampah, Jakarta Siapkan Pembangkit Listrik!
Banjir Mengintai, Dedi Mulyadi Desak Kali CBL Rampung Tahun Ini
Asep Surya Atmaja Sentil Kinerja ASN: APBD Jangan Hanya Habis di Atas Kertas
Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon
Tri Adhianto Matangkan Manajemen Talenta ASN
Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa
Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Bantargebang Tak Lagi Sekadar Gunung Sampah, Jakarta Siapkan Pembangkit Listrik!

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Banjir Mengintai, Dedi Mulyadi Desak Kali CBL Rampung Tahun Ini

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Asep Surya Atmaja Sentil Kinerja ASN: APBD Jangan Hanya Habis di Atas Kertas

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Tri Adhianto Matangkan Manajemen Talenta ASN

Berita Terbaru