Demo Korban Penggusuran di Gedung DPRD Kota Bekasi Ricuh, Satpol PP dan Massa Baku Hantam

- Redaksi

Rabu, 21 Maret 2018 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Bekasi – Demo korban penggusuran Pemkot Bekasi di gedung DPRD Kota Bekasi berakhir ricuh. Massa yang mengatasnamakan Forum Korban Penggusuran Bekasi (FKPB) bentrok dengan aparat kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Rabu (21/3/2018) siang.

Kericuhan terjadi saat massa yang sedang menggelar aksi teratrikal di depan lobi gedung DPRD Kota Bekasi dengan membakar ban seketika dibubarkan oleh aparat dan Satpol PP dengan menggunakan gas air mata.

Baku hantam lantas terjadi antara massa dengan aparat beserta Satpol PP.

Selain baku hantam, aksi saling memaki antara masa dengan Satpol PP dan aparat juga tidak terhindarkan.

Massa akhirnya membubarkan diri saat aparat dan Satpol PP memaksa massa untuk bubar.

Salah satu peserta aksi dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Bekasi, Bowo mengatakan, mengecam tindakan represif oknum aparat dan Satpol PP.

Menurutnya, tidak seharusnya massa yang menggelar aksi dengan damai mendapat perlakuan represif.

“Kita di sini melakukan aksi dengan baik-baik dan damai. Tapi Satpol PP dan aparat jusrtu memprovokasi kami dengan upaya represif. Jelas ini tidak benar,” kecam Bowo.

Baca Juga :  Rayakan HUT Ke-44, Jasa Marga Kembali Gelar Lomba Karya Jurnalistik

Atas aksi represif tersebut, ia bersama rekan-rekan yang tergabung dalam FKPB beserta warga akan membawa persoalan ini ke jalur hukum.

“Kita ketemu nanti di kantor Polisi. Jelas kami tidak terima dengan perlakuan seperti ini. Kasihan ibu-ibu dan bapak-bapak yang sudah tua. Mereka harus berhadapan dengan aksi represif aparat,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Sekretariat DPRD Kota Bekasi, M. Ridwan mengelak jika ada upaya represif terhadap demonstran.

Menurutnya, baik Satpol PP maupun aparat sudah melakukan tugas sesuai protap.

Baca Juga :  Merasa Adanya Kecurangan dalam Pilbup, Massa MPPB Seruduk Kantor KPU Kabupaten Cirebon

“Kalau sudah sampai bakar ban. Itu artinya protap harus sudah dijalankan. Jadi aparat maupun Satpol PP sudah bertugas menjalankan protap,” kata dia.

Dalam aksi tersebut, sejumlah demonstran mengalami luka ringan dan salah seorang demonstran bernama Robinson harus dilarikan ke rumah sakit karena pingsang.

Sementara itu, tidak ada satupun wakil rakyat hadir menemui demonstran lantaran tidak ada satupun yang berkantor.

Demonstran sendiri adalah warga Pekayon yang menjadi korban penggusuran akhir tahun 2016 silam.(RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TPS Ilegal di Tambun Utara Ditutup, Plt Bupati Bekasi: Dampaknya Sudah Ganggu Kesehatan
Tirta Bhagasasi Evaluasi Kerja Sama Air Curah demi Layanan Lebih Optimal
Tropicana Slim Ajak Masyarakat Kejar Remisi Diabetes Lewat Beat Diabetes 2026
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Bekasi Luncurkan Sekolah Peduli Pendengaran
Dokter Gigi Bekasi Kurang
Wawali Bekasi Dukung Pelatihan Vokasi Nasional, Targetkan Tekan Pengangguran
Musrenbang RKPD 2027 Bekasi Fokus Pembangunan Merata
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 13:25 WIB

TPS Ilegal di Tambun Utara Ditutup, Plt Bupati Bekasi: Dampaknya Sudah Ganggu Kesehatan

Senin, 13 April 2026 - 16:37 WIB

Tirta Bhagasasi Evaluasi Kerja Sama Air Curah demi Layanan Lebih Optimal

Minggu, 12 April 2026 - 10:40 WIB

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata

Minggu, 12 April 2026 - 10:03 WIB

Bekasi Luncurkan Sekolah Peduli Pendengaran

Sabtu, 11 April 2026 - 09:57 WIB

Dokter Gigi Bekasi Kurang

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !