90 Persen Pekerjaan Masa Depan Butuh Skill Digital, XLSMART Luncurkan Future Ready

- Redaksi

Jumat, 3 Juli 2026 - 17:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Menteri Ketenagakerjaan RI Prof. Yassierli bersama jajaran XLSMART dan mitra strategis usai penandatanganan MoU peluncuran Future Ready, program pengembangan talenta digital yang menghubungkan pelatihan, sertifikasi, hingga peluang kerja di XLSMART Tower, Jakarta Selatan, Kamis (2/7/2026).

i

Menteri Ketenagakerjaan RI Prof. Yassierli bersama jajaran XLSMART dan mitra strategis usai penandatanganan MoU peluncuran Future Ready, program pengembangan talenta digital yang menghubungkan pelatihan, sertifikasi, hingga peluang kerja di XLSMART Tower, Jakarta Selatan, Kamis (2/7/2026).

JAKARTA – Perkembangan teknologi yang semakin pesat membuat kebutuhan tenaga kerja ikut berubah. Kini, kemampuan digital bukan lagi sekadar nilai tambah, melainkan menjadi syarat utama untuk bersaing di dunia kerja.

Berbagai studi bahkan memperkirakan 90 persen pekerjaan di masa depan akan membutuhkan keterampilan digital dasar. Namun di sisi lain, sekitar tiga dari 10 perusahaan di Indonesia masih kesulitan menemukan talenta digital yang siap bekerja.

Padahal, Indonesia tengah menikmati bonus demografi dengan sekitar 68 persen penduduk berada di usia produktif. Besarnya jumlah angkatan kerja tersebut dinilai belum sepenuhnya diimbangi dengan kompetensi yang sesuai kebutuhan industri, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), data analytics, cloud computing, cybersecurity, hingga teknologi jaringan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melihat kondisi tersebut, PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) bersama Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia meluncurkan Future Ready, sebuah program pengembangan talenta digital yang dirancang untuk mempertemukan kebutuhan industri dengan kemampuan para pencari kerja.

Baca Juga :  Jakarta Menjadi Lokasi Realisasi Investasi PMDN Tertinggi Di Indonesia, DPMPTSP DKI Terus Tunjukkan Kinerja Positif

Berbeda dengan program pelatihan pada umumnya yang hanya berfokus pada pemberian materi atau sertifikat, Future Ready menawarkan pendekatan yang lebih menyeluruh. Peserta tidak hanya mendapatkan pelatihan, tetapi juga pendampingan dari praktisi, sertifikasi kompetensi, pengalaman magang, hingga akses ke peluang kerja melalui berbagai perusahaan mitra.

Konsep tersebut dikenal sebagai learning to earning, yakni menghubungkan proses belajar dengan kesempatan memperoleh pekerjaan sehingga keterampilan yang dimiliki benar-benar memberikan manfaat bagi karier peserta.

Menteri Ketenagakerjaan RI Prof. Yassierli mengatakan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, institusi pendidikan, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menyiapkan sumber daya manusia menghadapi transformasi dunia kerja.

Menurutnya, pendekatan seperti yang dihadirkan Future Ready sangat relevan karena tidak hanya meningkatkan kemampuan peserta, tetapi juga membuka akses yang lebih luas menuju dunia kerja.

Baca Juga :  Grand Opening Produk Unggulan UMKM di Mall Living World

“Kami berharap kolaborasi ini dapat melahirkan lebih banyak talenta digital Indonesia yang adaptif, kompetitif, dan siap berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045,” katanya.

Presiden Direktur & CEO XLSMART Rajeev Sethi mengatakan transformasi digital tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan infrastruktur telekomunikasi. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia menjadi faktor yang sama pentingnya.

“Indonesia sebenarnya tidak kekurangan program pelatihan. Yang dibutuhkan adalah program yang mampu menghubungkan pembelajaran dengan peluang kerja yang nyata. Itulah alasan kami menghadirkan Future Ready,” ujarnya.

Melalui program tersebut, XLSMART menargetkan 1 juta talenta muda Indonesia dapat mengikuti pembelajaran melalui aplikasi Sisternet dan platform Future Ready. Perusahaan juga menargetkan penerbitan 10 ribu sertifikat pelatihan, serta membantu sedikitnya 1.000 peserta memperoleh kesempatan magang maupun pekerjaan melalui kolaborasi dengan berbagai mitra industri.

Baca Juga :  Hasyim Asy`ri Terpilih Jadi Ketua KPU Periode 2022-2027

Program ini turut diperkuat melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara XLSMART dan Kementerian Ketenagakerjaan sebagai langkah memperkuat pengembangan talenta digital nasional.

Director & Chief People Officer XLSMART Jeremiah Ratadhi mengatakan seluruh materi dalam Future Ready disusun berdasarkan kebutuhan industri yang terus berkembang.

Karena itu, peserta tidak hanya dibekali kemampuan teknis, tetapi juga diarahkan hingga memiliki jalur karier yang lebih jelas melalui pelatihan, sertifikasi, mentoring, pengalaman industri, dan akses rekrutmen.

Ke depan, XLSMART juga akan memperluas kerja sama dengan perusahaan, institusi pendidikan, penyedia teknologi, komunitas, hingga platform rekrutmen agar semakin banyak talenta muda Indonesia memiliki kesempatan untuk meningkatkan kompetensi sekaligus memperoleh pekerjaan.

Melalui Future Ready, XLSMART berharap dapat mempercepat lahirnya sumber daya manusia digital yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

(*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Saham Bank Mandiri Melemah 0,95 Persen, Polda Klarifikasi Rekening Warga Pati
Bus rombongan AMPB dilempar batu di tol, aksi 27 Agustus ke DPR RI tetap jalan
AXIS Ajak Anak Muda Mabar di Roblox Lewat AXISLAND
GIFA-METEC 2026 Perkuat Hilirisasi Industri Logam Indonesia
78 Tahun Berdiri, OT Group Punya Tradisi Unik Setiap 17 Agustus
Robot AI hingga Kendaraan Medis Jadi Sorotan EDRR 2026 di Jakarta
Komeng Bilang Program Prabowo Bagus, Lalu Nyeletuk Begini
Prabowo Ungkap 750 BUMN Bakal Ditutup, Target Hemat Rp70 Triliun

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:39 WIB

Saham Bank Mandiri Melemah 0,95 Persen, Polda Klarifikasi Rekening Warga Pati

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:26 WIB

Bus rombongan AMPB dilempar batu di tol, aksi 27 Agustus ke DPR RI tetap jalan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:29 WIB

AXIS Ajak Anak Muda Mabar di Roblox Lewat AXISLAND

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:45 WIB

GIFA-METEC 2026 Perkuat Hilirisasi Industri Logam Indonesia

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:53 WIB

78 Tahun Berdiri, OT Group Punya Tradisi Unik Setiap 17 Agustus

Berita Terbaru

Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe meninjau langsung renovasi SDN 05 Bojong Menteng yang rusak akibat puting beliung dan menargetkan perbaikan segera rampung sesuai standar.

Pemerintahan

Harris Bobihoe Sidak SDN 05 Rusak Puting Beliung

Selasa, 25 Agu 2026 - 11:41 WIB

Kerjasama Hubungi Kami