80 Ton Sampah di Angkut DLH Kabupaten Bekasi

- Redaksi

Kamis, 11 Mei 2023 - 00:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi membersihkan dan mengangkut sampah sepanjang 150 meter di Kali Jambe Kampung Mundu, Desa Satria Jaya.

i

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi membersihkan dan mengangkut sampah sepanjang 150 meter di Kali Jambe Kampung Mundu, Desa Satria Jaya.

Bekasi – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi membersihkan dan mengangkut sampah sepanjang 150 meter di Kali Jambe Kampung Mundu, Desa Satria Jaya, Kecamatan Tambun Utara pada Kamis (11/4/2023). 

Kepala UPTD Wilayah 2, Sumardi mengatakan, sampah yang berada di Kali Jambe ini didominasi sampah plastik dan sisa potongan kayu, sehingga menyumbat aliran air di bawah Jembatan Kali Jambe. 

“Ya, kami langsung angkat sampah yang menyumbat saluran air di jembatan, yang terbawa banjir kemarin, dengan mengerahkan satu unit alat berat excavator long arm untuk mempermudah pengangkatan sampah di Kali Jambe,” katanya. 

Baca Juga :  Safari Politik SBY ke Cirebon Temui binaan UKM Kader Partai Demokrat

Sumardi mengatakan, sampah yang menyumbat di bawah Jembatan Kampung Mundu itu mayoritas berasal dari hulu, yang terbawa oleh aliran air yang cukup deras ke hilir. 

“Kami menurun sebanyak 12 unit armada truk pengangkut sampah, dimana masing-masing truk sampah itu membawa kurang lebih 7 ton sampah, jadi total keseluruhan sampah yang diangkut kurang lebih 84 ton,” terangnya. 

Baca Juga :  Menristekdikti dan Komisi VII DPR RI Lakukan Uji Tetap Converter Kit Generasi Kedua di PPN Kejawanan

Sumardi menyampaikan, sampah tersebut akan dikeringkan terlebih dahulu sebelum dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng di Kecamatan Setu.

“Ya, di sini sebelum diangkat ke TPA Burangkeng akan kami keringkan dulu, agar mudah untuk membawanya sehingga tidak menimbulkan bau,” katanya. 

Baca Juga :  Jam Masuk Sekolah di Bekasi Dikembalikan ke Waktu Semula, Wali Kota: Kami Harus Realistis

Dirinya mengimbau tidak kepada masayarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan dan tidak membuang sampah ke aliran kali yang berpotensi menyebabkan bencana banjir di Kabupaten Bekasi.

“Sampah yang menumpuk di saluran air atau sungai, memberikan dampak mengakibatkan banjir apabila sampah ini belum diangkut, sehingga air bisa meluap ke rumah warga,” katanya. red

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Taman Persada Raya Bikin 1.000 Lubang Biopori, Wali Kota Bekasi: Ini Contoh Nyata Hadapi Kemarau
Polres Metro Bekasi Kerahkan 4.222 Personel Amankan Pilkades Serentak di 154 Desa
Pemkab Bekasi Buka Beasiswa S1 untuk 100 Putra-Putri Berprestasi, Pendaftaran Dimulai 27 Juli
Transformasi Besar Bekasi! Summarecon Bangun Stasiun Bekasi Extension Terintegrasi TOD Modern
Perselisihan di Depan Salon Berujung Maut
Sekretariat DPRD Kota Bekasi Raih Predikat Pelayanan Sangat Baik, IKM Capai 93,3
Bapenda Sidak 7 Perusahaan, Optimalkan Pajak Air Tanah
Rp10,8 Miliar Sudah Digelontorkan, IPL TPA Burangkeng Masih Mandek! DPRD Desak Inspektorat Bongkar Penyebabnya

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:17 WIB

Warga Taman Persada Raya Bikin 1.000 Lubang Biopori, Wali Kota Bekasi: Ini Contoh Nyata Hadapi Kemarau

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:28 WIB

Polres Metro Bekasi Kerahkan 4.222 Personel Amankan Pilkades Serentak di 154 Desa

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemkab Bekasi Buka Beasiswa S1 untuk 100 Putra-Putri Berprestasi, Pendaftaran Dimulai 27 Juli

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:20 WIB

Transformasi Besar Bekasi! Summarecon Bangun Stasiun Bekasi Extension Terintegrasi TOD Modern

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:57 WIB

Perselisihan di Depan Salon Berujung Maut

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami