oleh

70 Musisi Bekasi Berbagi Bersama 230 Anak Yatim Piatu

RakyatJabarNews.com, Bekasi – Ratusan musisi jalanan di Kabupaten Bekasi, yang tergabung dalam Crew Street Musician (CSM) menggelar acara buka puasa bersama dan santunan anak yatim di halaman Kantor Desa Tambun, Kecamatan Tambun Selatan, Minggu (3/6/18).

Sebanyak 70 musisi tersebut menggelar acara tersebut dengan tema” Kita Bersaudara, Peace and Respect in Ramadhan”. Nur Malik, selaku pendiri komunitas CSM menjelaskan, bahwa acara yang digarap oleh rekan-rekannya tersebut adalah bagian dari kewajiban sebagai umat Muslim untuk saling berbagi antar sesama.

“Ini kewajiban kita sebagai umat Muslim untuk saling berbagi dibulan Ramadhan. Walaupun kita posisi nya sebagai musisi jalanan, tapi kita tetap harus saling berbagi,” jelas Nur Malik, saat ditemui Awak Media.

Dalam acara tersebut, CSM menyantuni anak yatim dan piatu sebanyak 230 orang yang berada di Kabupaten Bekasi. “Target kita santunan ada 200 orang, dan Alhamdulillah yang datang lebih, sampai 230 orang,” tambah Nur.

Dikatakan Malik, bahwa dalam pagelaran bukber dan santunan anak yatim piatu tersebut menghabiskan dana mencapai Rp50 juta. Dan dana tersebut dihasilkan sendiri oleh rekan-rekan musisi jalanan, CSM.

“Untuk acara ini, dana yang dikeluarkan mencapai Rp50 juta. Dan dana ini kita dapatkan dengam cara ngamen dijalan-jalan, di angkutan umum dalam waktu dua minggu. Alhamdulillah, dana terkumpul dan mencukupi,” tambahnya.

Dari pantauan Awak Media, dalam acara tersebut juga menghadirkan pagelaran tari daerah, musik band hingga pertunjukan dari sanggar seni dari Kabupaten Bekasi. “Kita memang bekerjasama dengan sanggar seni ternama di Kabupaten Bekasi untuk mengisi hiburan,” ungkapnya.

Sekedar diketahui, CSM sendiri sudah berdiri sejak tahun 2010 lalu. Berdirinya CSM dimulai oleh Nur Malik sendiri, yang merasa tersentuh saat melihat adanya pengamen yang sedang mengamen kepada tukang ojek, lalu tukang ojek tersebut menolak mentah-mentah sang pengamen.

Sementara itu, Kepala Desa Tambun, Jaut Sarja Winata, selaku tuan rumah acara menambahkan, bahwa acara yang digarap para anak musisi jalanan tersebut harus ditiru. Karena, para pemuda seperti CSM itu sangat patut ditiru.

“Bagus acara seperti ini. Jadi, biar yang lain bisa mencontoh. Mereka aja bisa membuat acara santunan seperti ini. Jangan memandang (musisi jalanan) dari luarnya saja,” beber Jaut. (Ziz/RJN)

Komentar

News Feed