Jokowi: Guru Adalah Profesi yang Penting

- Redaksi

Sabtu, 2 Desember 2017 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Bekasi – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo menyampaikan apresiasinya kepada guru. Ia mengatakan, tidak akan bisa berdiri di panggung kehormatan dan mimbar ini tanpa berkat jasa guru.

Guru adalah profesi yang sangat penting bagi diri kita. Tanpa adanya seorang guru yang telah mengajarkan kita semasa duduk di bangku sekolah, dan dengan adanya acara ini di harapkan guru-guru di Indonesia mampu menjadi pendidik yang berkualitas.

“Guru era kini harus mengerti teknologi, agar memiliki pengetahuan yang lebih dari siswanya. Juga hati–hati dalam bermain media sosial yang kini menjadi teknologi yang amat cepat dalam penyebaran isu ataupun berita,” ungkap Presiden Joko Widodo dalam peringatan HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2017 se Indonesia yang di gelar di Stadion Patriot Chandrabhaga , Kota Bekasi, Sabtu (2/12).

Presiden Joko Widodo  seperti biasa memanggil lima orang  guru yang akan di tanyakan satu persatu. Salah satunya Guru SDN Ciketing udik dan Bojong Rawalumbu Kota Bekasi yang telah berkesempatan meraih sepeda dari Presiden RI.

Hadir saat itu sekitar 35.000  perwakilan guru- guru se Indonesia bersama Ketua Pengurus Besar PGRI Unifah Rosyidi, Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, serta para penerima penghargaan termasuk Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi.

Adapun tema HUT PGRI dan HGN meningkatkan kesadaran kolektif guru dalam meningkatkan disiplin, dan etos kerja untuk penguatan pendidikan berkarakter.

Ketua PB PGRI Unifah Rosyidi menyebutkan, guru ialah komponen strategis yang menentukan keberhasilan pendidikan serta meletakkan dasar pengembangan potensi peserta didik sesuai target dari Pemerintah Pusat.

Baca Juga :  Kemendikbud Tanggapi Soal UN Matematika yang Dianggap Sulit

Ia mengimbau kepada para guru yang tersebar di seluruh Indonesia dan berterima kasih atas dedikasi yang telah diberikan serta disumbangkan.

“Semoga apa yang telah di lakukan bisa diperjuangkan dengan perolehan kebijakan dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah, sehingga memacu etos kerja yang selama ini di berikan oleh peserta didik,” katanya.

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan menyampaikan selamat datang kepada Presiden RI yang telah hadir bersama rombongan yang telah berdiri di Stadion Patriot Chandrabhaga ini, sekaligus melihat perkembangan Kota Bekasi yang di bawahi Provinsi Jawa Barat.

Ia juga menyampaikan kepada guru-guru yang hadir dalam acara tersebut dengan bercerita tragedi di Hirosima Jepang, bahwa Kaisar yang pingsan karena ledakan tersebut, saat ia sadar langsung terucap berapa guru yang masih hidup. Dari peristiwa itu dapat diambil kesimpulan, bahwa peran guru sangat amat penting yang dapat membimbing diri kita untuk mengetahui akan ilmu.

Baca Juga :  Ojol Bekasi Resah, Bupati Neneng Siapkan Titik Spot

Ditempat sama, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi kepada wartawan  menyampaikan, rencana kedepan untuk meminta izin kepada Gubernur Jawa Barat agar bisa mengambil alih kembali SMA/SMK yang kini menjadi tanggung jawab Provinsi Jawa Barat.

Alasannya karena para guru yang terdaftar di Kota Bekasi banyak yang mengadu atau komplain mengenai tunjangan bagi guru.

Menurut Rahmat, Kota Bekasi telah menghitung anggaran jika bisa mengambil alih para Guru SMA/SMK, dan rencana 2018 nanti SMA/SMK Negeri jika bisa diambil oleh Kota Bekasi, biaya pendidikan kembali akan gratis. Sama halnya  sekolah awastanya juga akan di anggarkan pada 2019 bahwa biaya pendidikan bisa digratiskan bagi siswa.(Ziz/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TPS Ilegal di Tambun Utara Ditutup, Plt Bupati Bekasi: Dampaknya Sudah Ganggu Kesehatan
Tirta Bhagasasi Evaluasi Kerja Sama Air Curah demi Layanan Lebih Optimal
Tropicana Slim Ajak Masyarakat Kejar Remisi Diabetes Lewat Beat Diabetes 2026
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Bekasi Luncurkan Sekolah Peduli Pendengaran
Dokter Gigi Bekasi Kurang
Wawali Bekasi Dukung Pelatihan Vokasi Nasional, Targetkan Tekan Pengangguran
Musrenbang RKPD 2027 Bekasi Fokus Pembangunan Merata

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 13:25 WIB

TPS Ilegal di Tambun Utara Ditutup, Plt Bupati Bekasi: Dampaknya Sudah Ganggu Kesehatan

Senin, 13 April 2026 - 16:37 WIB

Tirta Bhagasasi Evaluasi Kerja Sama Air Curah demi Layanan Lebih Optimal

Minggu, 12 April 2026 - 10:40 WIB

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata

Minggu, 12 April 2026 - 10:03 WIB

Bekasi Luncurkan Sekolah Peduli Pendengaran

Sabtu, 11 April 2026 - 09:57 WIB

Dokter Gigi Bekasi Kurang

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !