Guru honorer se Bandung Gelar Istigosah di Mesjid Raya Bandung

- Redaksi

Rabu, 27 Desember 2017 - 21:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Bandung – Guru honorer se Bandung menggelar istoqosah di halaman Mesjid Raya Bandung. Dalam istiqosahnya mereka menuntut Pemerintah Kota Bandung dan Provinsi Jawa Barat memperbaiki nasib guru honorer.

Aksi tersebut diprakarsai Forum Aksi Guru Indonesia  (FAGI), yang menilai jika saat ini perhatian terhadap guru honorer baik pemerintah Jawa Barat ataupun Kota Bandung masih sangat minim.

“Kami meminta kepada Allah SWT, agar semua harapan guru honorer bisa terwujud karena yang kami rasakan saat ini keberpihakan pemerintah belum maksimal, salah satunya dalam pencairan dana hibah ini selalu dipersulit,” keluh juru bicara istiqosah guru honorer, Usman Zamaludin yang ditemui usai pelaksanaan Istiqosah.

Usman yang sudah mengajar 24 tahun di salah satu SMK di swasta di Kota Bandung ini mengatakan gerakan istiqosah ini sebagai upaya perbaikan untuk guru honorer.

“Semoga Allah menggerakan hati para pemimpin baik pemimpin di wilayah Kota Bandung dan Jabar serta Disdik Pendidikan dan organisasi yang ditunjuk sebagai penyalur dana hibah bisa lebih memberikan kemudahan kepada guru honorer dalam penyaluran hibah,” jelasnya.

Baca Juga :  Perda Perlindungan Guru Bekasi Dinilai Mendesak, Kadisdik Soroti Keamanan Pendidik

Dikatakannya saat ini guru honorer di sekolah negeri belum mendapat kesejahteraan yang lebib baik meski ada sebagian mendapat tunjangan dari pemprov Jabar namun dibayarkannya hanya tiga bulan sekali.

“Kami berharap ada SK guru tidak tetap dikeluarkan oleh pemprov sehingga kami bisa melaksanakan sertifikasi oleh guru honorer di sekolah swasta. Selain itu, dana hibah jangan di demo melulu tapi disalurkan melalui SK saja, kami juga berharap agar ada SK GTT untuk sertifikasi. Pemerintah juga diharapkan bisa mengangkat honorer secara bertahap, karena saat ini banyak uru honorer yang penghasilannya jauh dibawah UMR kab dan kota serta Provinsi,” katanya.

Baca Juga :  Beda Pilihan dengan Arahan Sekolah, Guru Ini Mengaku Dipecat

Ia menyebutkan saat ini di Kota Bandung ada sekitar 20 ribu guru honorer yang tersebar di sekolah mulai SD hingga SMA/SMK baik negeri dan swasta yang mennanti kepastian pemerintah untuk nasib mereka.(ziz/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Hadapi Persik, PERSIB Dapat Kabar Baik soal Beckham dan Gakuto
PrimeBiz Hotel Cikarang Dukung NTSC 2026, Perkuat Kompetensi Generasi Hospitality
Maxim Unity Fest Meriahkan Bandung Indah Plaza, Hadirkan Hiburan dan Doorprize
E-Waste Bisa Jadi Kuota Internet? Teknologi Ini Hadir di ITB
Vonis Ade Kuswara Ditunda, Sidang Perkara Korupsi Digelar 14 September
GIIAS Bandung 2026 Hadirkan 19 Merek, Ada 5 Merek Baru
Otomotif di Jabar Tertinggi Nasional, GIIAS Bandung 2026 Resmi Digelar
Persib Hajar Sabah FC 3-0, Umpan Notsuda Bikin Gol Ini Jadi Sorotan
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:13 WIB

Jelang Hadapi Persik, PERSIB Dapat Kabar Baik soal Beckham dan Gakuto

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:06 WIB

PrimeBiz Hotel Cikarang Dukung NTSC 2026, Perkuat Kompetensi Generasi Hospitality

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Maxim Unity Fest Meriahkan Bandung Indah Plaza, Hadirkan Hiburan dan Doorprize

Selasa, 15 September 2026 - 20:27 WIB

E-Waste Bisa Jadi Kuota Internet? Teknologi Ini Hadir di ITB

Senin, 7 September 2026 - 20:22 WIB

Vonis Ade Kuswara Ditunda, Sidang Perkara Korupsi Digelar 14 September

Berita Terbaru

Anggota Pokdarwis Kuya Asih Belawa mengikuti pendampingan digital marketing pariwisata untuk meningkatkan promosi destinasi wisata Kura-kura Belawa. (Istimewa)

Cirebon

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

Minggu, 18 Okt 2026 - 18:14 WIB