“Dia (tersangka) pernah sekolah salah satu sekolah kesehatan di Solo untuk mendapatkan ilmu tersebut, cuma masih kita dalami,” tuturnya.
Dalam menjalankan praktek dokter gadungan, pelaku juga mempekerjakan seorang resepsionis dan seorang perawat. Tetapi, keduanya tidak mengetahui bahwa Sunaryanto adalah seorang dokter gadungan.
“Dokter sendiri dibantu perawat, receptionist. Cuma mereka tidak bekerja sama, mereka hanya bertugas sebagai petugas,” sebut Twedi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selama membuka prakteknya 5 tahun terakhir, Polisi masih menyelidiki berapa jumlah penghasilan pelaku, dan sementara ini pelaku menggunakan uang hasil menipu untuk keperluan sehari-hari.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya









