Perusahaan Retail di Bekasi Resmi Tak Keluarkan Kantong Plastik

- Redaksi

Senin, 2 Maret 2020 - 11:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perusahaan Retail di Bekasi Resmi Tak Keluarkan Kantong Plastik

i

Perusahaan Retail di Bekasi Resmi Tak Keluarkan Kantong Plastik

Perusahaan retail di Kota Bekasi resmi tak mengeluarkan kantong plastik terhitung sejak, Minggu (1/3/2020). Hal ini menyusul adanya Peraturan Wali Kota (Perwal) No 37 Tahun 2019 tentang Penggunaan Plastik Sekali Pakai.

Pantauan gobekasi.id, di Giant Hypermall, Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, penggunaan kantong plastik sudah tidak disediakan para perusahaan retail. Mereka menggantinya dengan kantong ramah lingkungan.

Hingga, Senin (2/3/2020) ini, para pengunkujung disanah belum mengetahui pembatasan kantong plastik. Salah satu pengunjung di hypermarket, Yuni (27) mengaku belum mengetahui tidak tersedianya kantong plastik disanah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Baru tahu hari ini, karena baru ke mall hari ini juga sih. Tadi belanja kata kasirnya sudah tidak ada kantong plastik, belanjaan saya ditaro kardus,” ujar dia pusat perbelanjaan, Senin (2/3/2020) kepada suara.con.

Baca Juga :  Jasa Marga Raih Apresiasi Manajemen Layanan Informasi Arus Mudik 2019

Menurutnya, usai berbelanja disanah, petugas kasir menawarkan kantong ramah lingkungan yang dibandrol dengan harga Rp 20.000. Namun, konsumen dibebaskan untuk menyediakan kantong ramah lingkungan sendiri.

“Boleh bawa sendiri dari rumah, kalau enggak ada bisa beli harganya ya tadi kisaran Rp 19.000 lebih, Rp 20.000 lah pasnya. Kalau enggak bawa dari rumah dan tidak beli, diganti pakai kardus,” ujarnya.

Bukan hanya kantong plastik, sedotan pun dilarang dipergunakan pada setiap restoran yang ada di Kota Bekasi. Misalnya saja yang diterapkan oleh salah satu restoran A&W.

Masyarakat atau pengunjung mall yang menyantap makan disanah terlihat tidak diberikan sedotan pada suguhan minumnya. Salah satu pekerja di restoran itu membenarkan hal tersebut.

Baca Juga :  Pj Bupati Minta Bapenda Terus Berinovasi Gali Potensi Pendapatan Daerah

“Sudah tidak disediakan memang mas,” sibgkat salah satu pekerja bernama Asep.

Terpisah, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengaku berterimakasih kepada seluruh perusahaan retail yang telah menerapkan zona zero plastik. Menurutny, hal ini untuk meminimalisir sampah plastik yang kerap bertebaran di mana-mana.

“Kebijakan tanpa kantong plastik ini merupakan komitmen Pemerintah Kota Bekasi sebagai upaya mengurangi sampah,” kata Rahmat di Plaza Kantor Pemerintah Kota Bekasi.

Rahmat menuturkan, produksi sampah di Kota Bekasi per hari mencapai 1.700 ton. Ribuan ton sampah itu didominasi dari plastik dan sejenisnya. Dengan diberlakukan larangan pemggunaan kantong plastik, Rahmat optimis dapat mengurangi sampah.

“Mudah-mudahan harapan dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman ini dapat kita raih,” imbuhnya.

Baca Juga :  Deputi 5 BPIP Apresiasi Kampung Sawah Jadi Percontohan Kampung Pancasila

Sejauh ini, pemerintah setempat juga telah membentuk satuan tugas (Satgas) zero plastic yang akan menyisir toko retail penyedia plastik belanjaan. Satgas zero plastic itu juga sudah melakukan penyusuran di sekitar lingkungan Pemkot Bekasi.

Sementara diketahui sebelumnya terdapat data hasil studi organisasi One Earth One Ocean (OEOO) waste4change dan Greencyrcle-Schwarz. Dalam studi itu tercatat 1.973 ton sampah diproduksi warga Kota Bekasi tiap hari. Namun, sebanyak 775 tonnya per hari sampah tersebut berpotensi terbuang ke laut.

Bahkan hasil studi didapati bahwa jumlah potensi sampah terbuang dari Bekasi ke laut lebih banyak dibandingkan dengan sampai dari Jakarta yang berkisar hanya sebanyak 356 ton perhari.

(red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Plh Wali Kota Bekasi Terima Kunjungan DPRD Banjarbaru, Bahas Strategi Tingkatkan PAD
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang
Harlah Pancasila 2026, Plt Bupati Bekasi Tegaskan Pancasila Benteng Bangsa Hadapi Tantangan Global
Disdamkarmat Kabupaten Bekasi Turunkan Kekuatan Penuh Hadapi Kebakaran Gudang Limbah
Alumni BEM Nusantara Matangkan Pelantikan Pengurus Besar, Sejumlah Menteri Dijadwalkan Hadir
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:41 WIB

Plh Wali Kota Bekasi Terima Kunjungan DPRD Banjarbaru, Bahas Strategi Tingkatkan PAD

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:53 WIB

Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang

Senin, 1 Juni 2026 - 10:01 WIB

Harlah Pancasila 2026, Plt Bupati Bekasi Tegaskan Pancasila Benteng Bangsa Hadapi Tantangan Global

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:00 WIB

Disdamkarmat Kabupaten Bekasi Turunkan Kekuatan Penuh Hadapi Kebakaran Gudang Limbah

Berita Terbaru