- Redaksi

Senin, 9 Agustus 2021 - 22:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

rakyatjabarnews.com, Bekasi – Menyambut  kerjasama  Komunitas Eco Enzyme Nusantara dan Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Kota Bekasi serta peran dukungan Pemerintah Kota Bekasi melalui Tim Penggerak PKK Kota Bekasi dan Kelurahan Pekayon Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, pada Sabtu (07/8/2021) mengadakan penyemprotan udara perdana dengan cairan organik  ECO ENZYME  di Kota Bekasi  untuk membantu penanganan penyebaran Covid-19.

Pelaksanaan Penyemprotan untuk pertama kalinya di Kota Bekasi dilaksanakan di lingkungan RW 08, RW 09, RW 010 , RW 011 dan RW 026  Kelurahan Pekayon Jaya menggunakan armada penyemprotan dari Markas PMI Kota Bekasi sebanyak 3 unit Mobil Bak Grand Max dengan kapasitas  Toren 900 liter dan 2 unit Truk Gunners dengan kapasitas 5.000 liter serta tangki suplai 5.000 liter, sehingga total cairan ECO ENZYME yang disemprotkan adalah sebanyak 17.700 liter.

Baca Juga :  Kontingen Kabupaten Indramayu Target Porda Jabar XIII Bidik 15 Emas

Kegiatan penyemprotan dihadiri langsung oleh Ibu Gunarti Rahmat Effendi sebagai selaku Ketua TP PKK Kota Bekasi serta dihadiri juga oleh Ketua PMI Cabang Kota Bekasi, Ade Puspitasari.

Kehadiran Ibu Gunarti RE merupakan sebuah bentuk dukungan dari Pemerintah Kota Bekasi melalui TP PKK Kota Bekasi serta harapannya ke depan, giat penyemprotan udara oleh cairan ECO ENZYME dapat terus berlanjut ke wilayah lain di Kota Bekasi. “Semoga dengan penyemprotan udara oleh cairan ECO ENZYME dapat berdampak sangat baik terhadap kualitas udara di Kota Bekasi untuk dapat berperan serta mengurangi polusi udara serta membersihkan udara dari virus-virus penyakit berbahaya terutama Covid-19, serta ke depannya semoga pelaksanaannya dapat dilakukan di wilayah-wilayah yang lain.” Ucap, Gunarti.

Baca Juga :  Trafik Data XL Axiata Naik 83%

Sebagai informasi, ECO ENZYME adalah  cairan fermentasi  sampah organik berupa kulit buah-buahan dan sisa sayuran segar  dengan molase atau gula aren dan air sesuai rumus Dr. Rosukon Poompanvong dari Thailand yakni perbandingannya adalah  1 : 3 : 10 dan sudah terbukti lebih dari 30 tahun ECO ENZYME mempunyai  sejuta manfaat.

Salah satu manfaat ECO ENZYME untuk membersihkan udara serta menetralisir  polusi udara termasuk meminimalisir  penyebaran virus Covid-19 yang sangat aman jika terkena tubuh manusia  karena terbuat dari bahan alami. Berbeda jika menggunakan zat kimia yang mengandung klorin yang membahayakan kulit dan pernapasan.

Baca Juga :  Musrenbang Kelurahan Harapan Baru di Dominasi Usulan Pembangunan Sarana Fisik

Pengadaan cairan ECO ENZYME di Kota Bekasi merupakan donasi dari penggiat ECO ENZYME di Kota Bekasi yang tergabung  dalam Komunitas ECO ENZYME Nusantara Bekasi Berseri dan Komunitas ECO ENZYME KBA Pekayon Kelurahan Pekayonjaya.

Dengan ECO ENZYME, kita dapat merawat bumi dengan mengurangi sampah organik serta memanfaatkannya untuk kehidupan yang lebih bersih dan sehat.

(red)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekretariat DPRD Kota Bekasi Raih Predikat Pelayanan Sangat Baik, IKM Capai 93,3
Bapenda Sidak 7 Perusahaan, Optimalkan Pajak Air Tanah
Rp10,8 Miliar Sudah Digelontorkan, IPL TPA Burangkeng Masih Mandek! DPRD Desak Inspektorat Bongkar Penyebabnya
Fahrul Fauzi: Meningkatnya Laporan Menunjukkan Kesadaran Masyarakat Kian Baik
Hari Anak Nasional, Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi Soroti Perlindungan Anak
PAD Kota Bekasi Baru 85 Persen, PKS: WTP Tak Boleh Jadi Alasan Berpuas Diri
Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029
Tanggapi Aspirasi Pegawai, Perumda Tirta Bhagasasi Pastikan Layanan Air Tetap Normal

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:29 WIB

Sekretariat DPRD Kota Bekasi Raih Predikat Pelayanan Sangat Baik, IKM Capai 93,3

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:19 WIB

Bapenda Sidak 7 Perusahaan, Optimalkan Pajak Air Tanah

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:21 WIB

Rp10,8 Miliar Sudah Digelontorkan, IPL TPA Burangkeng Masih Mandek! DPRD Desak Inspektorat Bongkar Penyebabnya

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:44 WIB

Fahrul Fauzi: Meningkatnya Laporan Menunjukkan Kesadaran Masyarakat Kian Baik

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:43 WIB

PAD Kota Bekasi Baru 85 Persen, PKS: WTP Tak Boleh Jadi Alasan Berpuas Diri

Berita Terbaru

Tim gabungan Bapenda Kabupaten Bekasi bersama Kejaksaan, TNI, Polri, Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat, dan perangkat daerah terkait melakukan inspeksi terhadap fasilitas sumur air tanah di salah satu perusahaan dalam rangka pengawasan perizinan serta optimalisasi penerimaan Pajak Air Tanah di Kabupaten Bekasi.

Bekasi

Bapenda Sidak 7 Perusahaan, Optimalkan Pajak Air Tanah

Jumat, 24 Jul 2026 - 08:19 WIB

Kerjasama Hubungi Kami