31 Agustus menjadi tanggal yang sakral Bagi Desa ini

- Redaksi

Rabu, 29 Agustus 2018 - 19:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Cirebon– Sudah 3 hari masyarakat Desa Panongan Lor disuguhi berbagai Evan yang digelar oleh Pemerintahan Desa setempat, dimulai dengan olah raga sepak bola (Red. Turnamen Kuwu Cup) hingga carnival memyusuri jalan Desa dengan memakai busana adat.

Desa yang di pimpin oleh Kuwu Muda yang bernama Agus Syamsah 39 Tahun ini rupanya sedang memperingati hari jadi Desa Panongan Lor yang telah berumur cukup dewasa yakni 33 Tahun setelah lepas dari Desa Induknya.

Baca Juga :  17 Peserta Perguruan Tinggi Ikuti SPB Educational Expo 2018

Kuwu Agus mengatakan jika puncak acara puncak akan jatuh pada tanggal 31 Agustus dengan penutupan acara musik qasidah modern dari luar Kota,” ungkapnya pada rakyatjabarnews.com saat ditemui di ruang kantornya sesusai melaksanakan carnival berkeliling Desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami pemerintah Desa selalu menggelar acara hari jadi pada tanggal 31 Agustus, sebagai sarana memberikan kegembiraan namun juga sebagai ajang silaturahmi antara perangkat desa dan semua lapisan masyarakat.”

Baca Juga :  Menjadi Kapolres Cirebon Kota yang Baru, ini Harapan AKBP Roland Ronaldy

Masih menurut Agus acara peringatan hari jadi ini menjadi cara mengingatkan masyarakat akan pemerintahan Desa Panongan Lor, selain itu memberikan ruang bagi setiap elemen masyarakat untuk berkreasi dengan banyak kegiatan.

“Selain untuk mengingatkan masyarakat, acara carnival keliling Desa bisa menjadi cara kami memberi tahu masyarakat bila proses pembangunan infrastructure dapat dirasakan dengan cara berjalan kaki menyusuri jalan Desa.”

Bahkan untuk anak anak pun kami berikan acara pentas seni seperti menari dan lain sebagainya, sedangkan untuk Ibu rumah tangga kami adakan lomba tumpeng dimana setiap RT dan RW berlomba membuat tumpeng.

Baca Juga :  Pemkot Cirebon Habiskan Anggaran 1 Miliar Untuk Gelaran Cifest

“Acara kami kemas untuk setiap umur, tidak hanya olah raga bagi genaris muda dan ibu rumah tangga saja, bahkan anak anak pun kami berikan pentas di atas panggung, selain itu kami juga besok akan menggelar doa bersama (Istigosah) dan pada hari terakhir akan ada pengobatan gratis bagi masyarakat”. pungkasnya. (ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon
Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa
Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan
BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon
Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan

Berita Terbaru