160 Pengembang di Bekasi Serahkan Fasos-Fasum ke Pemkab hingga 2026

- Redaksi

Sabtu, 7 Maret 2026 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Disperkimtan Kabupaten Bekasi Nur Chaidir

i

Kepala Disperkimtan Kabupaten Bekasi Nur Chaidir

Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi mencatat progres penertiban aset daerah dari sektor perumahan. Hingga 2026, sebanyak 160 pengembang telah resmi menyerahkan fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos-fasum) kepada pemerintah daerah.

Penyerahan aset tersebut merupakan bagian dari percepatan yang dilakukan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bekasi untuk memastikan kepastian hukum serta optimalisasi pemanfaatan aset bagi masyarakat.

Baca Juga :  PJ Bupati Bekasi : Seluruh Puskesmas Buka Layanan Tes Kesehatan Jasmani Bagi Calon PPPK

Kepala Disperkimtan Kabupaten Bekasi Nur Chaidir mengatakan, penguatan komitmen penyerahan fasos-fasum mulai didorong sejak 2023. Saat itu, pihaknya mengundang sekitar 350 pengembang untuk diberikan pemahaman terkait kewajiban penyerahan aset sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2017.

“Lonjakannya cukup luar biasa. Ini menunjukkan kesadaran pengembang semakin baik untuk memenuhi kewajiban administrasi, termasuk pemecahan sertifikat agar aset tercatat legal sebagai milik daerah,” kata Nur Chaidir.

Baca Juga :  Pansus XV DPRD Bekasi Desak Pemkab Terbitkan Surat Edaran Pilkades 2026–2034

Ia menjelaskan, aset fasos-fasum yang telah diserahkan akan dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan publik, seperti pembangunan sarana ibadah, fasilitas pendidikan, hingga ruang terbuka hijau (RTH).

Selain itu, Disperkimtan juga tengah mempercepat penataan jalan lingkungan di kawasan permukiman. Langkah ini dilakukan dengan memastikan status kewenangan jalan agar tidak terjadi tumpang tindih penggunaan anggaran.

Baca Juga :  Disdik Sampaikan Para Pelajar Gunakan Medsos dengan Penuh Tanggung Jawab

Meski terdapat penyesuaian fiskal pada tahun 2026, Nur Chaidir menegaskan pembangunan infrastruktur prioritas di wilayah permukiman tetap menjadi perhatian pemerintah daerah.

“Pelayanan infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat tetap berjalan. Kami juga mengajak masyarakat ikut menjaga fasilitas yang sudah dibangun agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” ujarnya. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029
Sensus Ekonomi 2026, Plt Bupati Bekasi Dorong Sinkronisasi BLK dengan Kebutuhan Industri
BPS, Kemenaker, dan Kemenperin Perkuat Kolaborasi Menuju Sensus Ekonomi 2026
Camat Cibitung Encun Sunarto: Masukan Kepala Desa dan BPD Jadi Bahan Penyempurnaan Raperda Desa
Pramono Tegaskan Komitmen Wujudkan Jakarta sebagai Kota Ramah Anak
Wawali Harris Bobihoe Ajak Siswa Baru SMAN 10 Bekasi Bangun Karakter dan Raih Prestasi
Pemkab Bekasi Dorong Penguatan Koperasi pada Peringatan Harkopnas ke-79
Komisi III Desak Percepat Realisasi Infrastruktur

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:20 WIB

Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:44 WIB

Sensus Ekonomi 2026, Plt Bupati Bekasi Dorong Sinkronisasi BLK dengan Kebutuhan Industri

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:01 WIB

BPS, Kemenaker, dan Kemenperin Perkuat Kolaborasi Menuju Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:15 WIB

Camat Cibitung Encun Sunarto: Masukan Kepala Desa dan BPD Jadi Bahan Penyempurnaan Raperda Desa

Senin, 20 Juli 2026 - 18:48 WIB

Pramono Tegaskan Komitmen Wujudkan Jakarta sebagai Kota Ramah Anak

Berita Terbaru

Jajaran manajemen Geely Auto Indonesia berfoto bersama Geely Coolray di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok. SUV bermesin bensin (ICE) pertama Geely di Indonesia ini resmi memasuki masa pre-book menjelang peluncuran harga pada GIIAS 2026.

Otomotif

Geely Buka Pre-Book Coolray, SUV ICE Pertama di Indonesia

Kamis, 23 Jul 2026 - 14:32 WIB