Windy Terancam Putus Sekolah, Ini faktor Penyebabnya

- Redaksi

Selasa, 22 Agustus 2017 - 16:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Bogor –  Salah satu warga Desa Nambo bapak Anta yang beralamat di Kampung Nambo Lebak RT18/RW08, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, yang menderita penyakit (Gagal Ginjal) selama setahun lebih dan hidup dalam kondisi serba kekurangan akhirnya menghembuskan nafas terakhir, Minggu (20/8/2017) Pukul 21:00 WIB malam. Almarhum ‘Anta’ dimakamkan di makam lahan milik keluarganya.

Keluarga alamarhum terdiri dari istri dan satu anak ini tinggal disebuah rumah sederhana, namun sejak almarhum menderita sakit untuk kebutuhan sehari-hari mengandalkan bantuan sanak keluarga dan tetangga terdekat.

Baca Juga :  Tri Adhianto Hadiri Deklarasi Komitmen Bersama Anti Korupsi
Surat Bukti Windy

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sungguh ironis, untuk kelanjutan pendidikan dari Windy (15 th) anak almarhum bapak Anta yang meninggal akibat sakit gagal ginjal sungguh miris atas pengakuan dari istri dan sanak keluarga lainnya. Windy masih ingin melanjutkan pendidikan di SMKN 1 Gunung Putri, namun karna keterbatasan ekonomi keluarga berat untuk melanjutkan pendidikannya.

Baca Juga :  Wali Kota Sidak Saluran Rawasilem dan BTS di Kecamatan Bekasi Utara

Padahal, Windy termasuk anak yang berprestasi sejak masih di SMP Bantar Jati yang merupakan sekolah swasta milik Yayasan Indocement. Sejak SMP di kelas VII ranking 1, kelas VIII ranking 2, dan IV ranking 4.

Windy pun baru masuk di SMKN 1 Gunungputri di tahun 2017 juga melalui reguler karna prestasi nilai yang dia miliki. Namun, Windy termasuk anak dari keluarga golongan ekonomi menengah kebawah, pihak sekolah tetap membebankan uang masuk sekolah maupun iuran bulanan yang totalnya sebesar Rp 4.800.000 termasuk biaya seragam dan daftar ulangnya. Sejak masuk sekolah pihak keluarga baru membayarnya sebesar Rp 500 ribu.

Baca Juga :  Solusi HIV/ AIDS, Uu: Nikah dan Poligami

Keluarga berharap ada pihak yang dapat membantu niatan semangat dari Windy yang masih ingin meneruskan pendidikan di SMKN 1 Gunung Putri, Kabupaten Bogor.(ydi/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banjir Mengintai, Dedi Mulyadi Desak Kali CBL Rampung Tahun Ini
Asep Surya Atmaja Sentil Kinerja ASN: APBD Jangan Hanya Habis di Atas Kertas
Tri Adhianto Matangkan Manajemen Talenta ASN
IAI Nusantara Tawarkan Beasiswa Bebas SPP hingga Lulus, Tersedia 5 Program Studi
Mensos Apresiasi Karya Siswa Sekolah Rakyat Kota Bekasi, dari Lukisan hingga Perahu Elektrik
Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan
SDN Bojongsari 04 Punya Tiga Ruang Kelas Baru, Kini Berharap Lapangan dan Panggung Seni
Revitalisasi Sekolah Bekasi Tembus Rp64,8 Miliar, Ini Rinciannya

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Banjir Mengintai, Dedi Mulyadi Desak Kali CBL Rampung Tahun Ini

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Asep Surya Atmaja Sentil Kinerja ASN: APBD Jangan Hanya Habis di Atas Kertas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Tri Adhianto Matangkan Manajemen Talenta ASN

Rabu, 21 Oktober 2026 - 03:10 WIB

IAI Nusantara Tawarkan Beasiswa Bebas SPP hingga Lulus, Tersedia 5 Program Studi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:32 WIB

Mensos Apresiasi Karya Siswa Sekolah Rakyat Kota Bekasi, dari Lukisan hingga Perahu Elektrik

Berita Terbaru