Warga Karangwuni Jadi Korban Pungli Oknum Pol PP Kecamatan Sedong Kabupaten Cirebon

- Redaksi

Kamis, 11 Januari 2018 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Damai dan tentram, itulah kondisi alam di Desa Karangwuni, Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon. Sawah yang menghijau dan alam yang sejuk jauh dari hingar bingar perkotaan. Namun, ketenangan itu berubah menjadi keresahan akibat pungli (pungutan liar) yang menimpa beberapa pemilik usaha.

Oknum yang mengatasnamakan Polisi Pamong Praja (Pol PP) dari Pemerintah Kecamatan Sedong ini menakut-nakuti warga akan menyegel tempat usaha atau membayar Rp 1 juta bila tidak ingin disegel.

Baca Juga :  Miris, Mengejar Akreditasi, Puskesmas Harus Rela Bergotong Royong

Menurut salah seorang warga pemilik usaha material bernama Hadi, tampak trauma saat awak media menanyakan kapan kejadian oknum Pol PP mau menutup toko material miliknya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya trauma. Saya tidak mau diperpanjang lagi masalah ini. Bagaimana pun, uang yang diminta oleh oknum Pol PP Kecamatan tidak akan dikembalikan,” tuturnya, Kamis (11/1).

Hadi menjelaskan, jika kejadian itu bermula pada saat Pol PP yang berpakaian Dinas datang dan menanyakan izin usaha dagangnya. Dirinya mengakui jika usaha miliknya dirintis dari nol. Sejak tahun 1998, dirinya keliling kampung memakai sepeda hingga sekarang berjualan material kecil-kecilan.

Baca Juga :  Jika Bantuan Pemerintah Tidak Turun, SMPN 1 Lemahabang Kabupaten Cirebon akan Lakukan Swadaya

“Kami memang tidak miliki izin karena usaha di kampung kecil-kecilan. Sekarang saya sudah mengurus izin ke pemerintah kabupaten dan hanya mengeluarkan uang suka rela karena di sana tidak dipungut biaya. Beda dengan di kecamatan yang maksa harus bayar Rp 1 juta. Tapi saya hanya memberikan Rp 600 ribu saja buat rekom kecamatan. Kwitansinya bahkan masih ada di saya,” jelasnya.

Baca Juga :  Dugaan Pungli, Wali Murid SDN 1 Cipeujeh Wetan Mengeluh

Sedangkan menurut anak perempuan Hadi yang namanya disebutkan mengatakan, sangat kesal sama ulah oknum Pol PP Kecamatan Sedong yang semena-mena memaksa orang tuanya membayar uang sebesar itu.

“Saya kesal sama ulah oknum Pol PP Kecamatan Sedong. Seenaknya saja mungut uang Rp 600 ribu. Untuk kami ukuran itu belum tentu hasil jerih payah sebulan penuh,” pungkasnya.(Ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ribuan Jamaah Muhammadiyah Salat Id di Bekasi, Kawasan Grand Wisata Padat
Jelang Lebaran, Fuso Berkah Ramadan Hadir Servis Truk Dapat Diskon & Cek Gratis
VinFast Resmi Buka Pemesanan VF MPV 7 di Indonesia, MPV Listrik Premium Tujuh Penumpang
Bupati Bekasi Ade Kuswara Tinjau Lokasi Banjir di Sukamanah: “Tindakan Cepat dan Nyata di Lapangan Harus Dilakukan”
Jasa Marga Gelar Tinjauan Keselamatan Terpadu di Tol Palikanci, Begini Hasilnya!
Parade Foto: Karnaval Budaya Muktiwari, Meriah dan Penuh Warna”
Karang Kitri Bersinar! Bekasi Tuan Rumah Kejuaraan Nasional Off-Road Adventure 2025
BPBD Kabupaten Bekasi Tegaskan: Warga Harus Siaga Hadapi Musim Kemarau!

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 09:21 WIB

Ribuan Jamaah Muhammadiyah Salat Id di Bekasi, Kawasan Grand Wisata Padat

Sabtu, 14 Februari 2026 - 17:05 WIB

Jelang Lebaran, Fuso Berkah Ramadan Hadir Servis Truk Dapat Diskon & Cek Gratis

Senin, 9 Februari 2026 - 14:41 WIB

VinFast Resmi Buka Pemesanan VF MPV 7 di Indonesia, MPV Listrik Premium Tujuh Penumpang

Senin, 3 November 2025 - 16:56 WIB

Bupati Bekasi Ade Kuswara Tinjau Lokasi Banjir di Sukamanah: “Tindakan Cepat dan Nyata di Lapangan Harus Dilakukan”

Senin, 15 September 2025 - 16:00 WIB

Jasa Marga Gelar Tinjauan Keselamatan Terpadu di Tol Palikanci, Begini Hasilnya!

Berita Terbaru

Anda Kurang Beruntung !