Kendaraan Pribadi Masuk Jakarta Bayar, Warga Kota Bekasi Protes Rencana BPTJ

- Redaksi

Selasa, 27 Maret 2018 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Jakarta – Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) berencana akan menerapkan tarif bagi semua kendaraan mobil pribadi yang akan masuk ke DKI Jakarta.

Wacana ini mendapat penolakan keras dari Warga Kota Bekasi yang notabene bekerja di DKI Jakarta.

Eshnal Mohammad Utomo, Warga Taman Wisma Asri, Bekasi Utara, mengaku keberatan dengan rencana yang diusulkan BPTJ. Ia berharap wacana itu tidak terjadi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jangan sampai terjadi, sebagai pengendara mobil pribadi, saya keberatan dengan adanya tarif pengendara mobil karena kita sudah membayar pajak juga kan,” kata Eshnal, Senin (26/3/2018).

Lagipula, kata dia, pengendara mobil pribadi yang masuk ke DKI Jakarta dari Bekasi mayoritas menggunakan ruas tol Jakarta-Cikampek.

Baca Juga :  Kasi Ekbang Kecamatan Lemahabang Tercengang Saat Sidak ke Rumah Suha

“Kita kan juga sudah membayar tol untuk alat transportasi cepat untuk membayar e-toll dan juga kita punya asuransi kendaraan,” tuturnya.

Menurutnya, jika BPTJ ingin mengenakan tarif bagi mobil pribadi yang masuk ke wilayah. Tidak saja untuk di DKI Jakarta saja.

Namun, juga semua daerah yang menjadi kewenanganya seperti Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi.

“Itu biar tidak adanya kesenjangan sosial, bicara soal macet hampir semua daerah itu macet,” tegas dia.

Warga Mustikasari, Kecamatan Mustikajay, Bambang, pun menolak wacana BPTJ. Ia meminta agar BPTJ mengkaji lebih dalam rencana itu.

“Dikaji lebih dalam saja usulan tersebut sebelum benar-benar di berlakukan. Kan, ganjil genap sudah di lakukan. apakah program itu benar benar bisa mengurai kemacetan atau tidak sehingga pada beralih ke moda transportasi massal. Jngan main diberlakukan begitu saja,” papar dia.

Baca Juga :  Mengontrak Setahun Lebih, Warga Tak Mengenal Sosok Terduga Teroris di Cirebon Ini

Warga Kaguringin, Iwan, lebih setuju jika BPTJ berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) agar dapat penambahan jalan.

“Buatkan jalan layang saja (flyover) atau jalan yang ada di perlebar, itu lebih efektif karena setiap hari kendaraan semakin bertambah,” katanya.

Soalnya, jika hanya mengenakan tarif hanya merugikan masyarakat. Menurutnya, rencana itu hanya memperkeruh kondisi jalan yang ada.

“Jika ada gerbangnya nanti malah bikin macet. Bayangin, berapa pintu masuk ke Jakarta, berapa panjang antrian mobil yang bayar buat masuk, yang ada malah bikin titik kemacetan baru,” kata dia.

Baca Juga :  XLSMART Perkenalkan ESTA di BATIC 2025, Perkuat Transformasi Digital Asia Tenggara

Kepala BPTJ Bamabang Prihartono, saat di konfirmasi, mengatakan kalau rencana itu guna meminimalkan penggunaan mobil pribadi dan mendorong warga menggunakan transportasi umum yang sudah disiapkan.

“Tapu ini kan baru rencana, ya. Nanti kita menggunakan sistem ERP (Electronic Road Pricing),” kata Bambang.

Bambang belum dapat menjawab mengenai kajiannya untuk menerapkan tarif berbayar memasuki kawasan Ibu Kota Negara itu disetujui oleh warga dan lembaga legislatif.

“Ini kan baru rencana saja,” tuturnya.(RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IEE Series 2026 Hadir di Surabaya, Perkuat Ekosistem Energi dan Manufaktur
One Way TransJawa
55 Ribu Kendaraan Sudah Lewat Tol Fungsional Prosiwangi Saat Mudik Lebaran 2026
Tol Surabaya–Gempol Diperlebar, Progres Proyek Capai 62,30%
Jelang Lebaran 2026, Jasa Marga dan Korlantas Polri Perkuat Keamanan Jalan Tol di Jawa Timur
Jaringan Pulih Pasca Banjir, XLSMART–KOMDIGI Pastikan Komunikasi Warga Aceh Kembali Normal
XLSMART Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumatra
Sambut Nataru, PT JMRB Optimalkan Layanan dengan Resmikan Swiss-Belexpress Hotel di Travoy Rest 379A
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 08:33 WIB

IEE Series 2026 Hadir di Surabaya, Perkuat Ekosistem Energi dan Manufaktur

Rabu, 25 Maret 2026 - 16:53 WIB

One Way TransJawa

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:28 WIB

55 Ribu Kendaraan Sudah Lewat Tol Fungsional Prosiwangi Saat Mudik Lebaran 2026

Jumat, 6 Maret 2026 - 10:16 WIB

Tol Surabaya–Gempol Diperlebar, Progres Proyek Capai 62,30%

Sabtu, 7 Februari 2026 - 21:21 WIB

Jelang Lebaran 2026, Jasa Marga dan Korlantas Polri Perkuat Keamanan Jalan Tol di Jawa Timur

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !