Merugikan Masyarakat, Warga Ciketingudik Gruduk Sekolah SMKN 2 Kota Bekasi

- Redaksi

Senin, 10 Juli 2017 - 17:46 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Bekasi –  Warga kelurahan Ciketingudik, Kecamatan Bantargebang menggeruduk SMKN 2 Kota Bekasi karena sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online yang berjalan di sekolah tersebut dianggap merugikan warga sekitar sekolah.

Salah satu warga, Asmat mengemukakan tuntutan terhadap sistem PPDB Online yang dianggap tidak berkeadilan untuk masyarakat kecil.

“Jangan mempersulit warga sekitar, ini tanah kelahiran kami, tolong dibukakan jalur penerimaan Zonasi dan menuntut agar sistem PPDB Online dihapuskan agar tifak terjadi lagi hal seperti ini,” kecam Asmat di halaman SMKN 2 Bekasi,” ungkapnya, Senin (10/7/2017).

Warga Kelurahan Ciketingudik Unjuk Rasa di SMKN 2 Kota Bekasi dengan membawa tulisan kertas putih, dengan tulisan Hapus PPDB Online

Di tempat yang sama, Kepala Sekolah SMKN 2 Kota Bekasi, Agus Setiawan menyampaikan pernyataan bahwa persoalan ini telah dibawa ke Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.

Baca Juga :  Neneng Hasanah Yasin Menangis

“Bukan saya menghindari permasalahan tapi saya berkoordinasi dengan para atasan, juknis yang selama ini kami pakai untuk PPDB Online dikeluarkan dari Jawa Barat, semua terintegrasi secara Online bukan sekolah yang menghitung,”

“Solusi sementara untuk masyarakat yang tidak bisa masuk adalah menunggu hingga waktu daftar ukang selesai, dimana nanti akan terlihat ada bangku kosong, nah, bangku koson tersebut yang akan diprioritaskan untuk warga sekitar sekolah,”jelas Agus.

Baca Juga :  120 Rumah di Blok Tegal Mulya Selama 3 Tahun Kesulitan Air Bersih

Untuk diketahui, jumlah kuota murid SMKN 2 Kota Bekasi tahun ajar 2017/2018 menurut data situs PPDB.provjabar.id berjumlah 504 siswa yang terdiri dari 50 siswa jalur prestasi, 101 siswa jalur afirmasi dan 353 jalur akademik. (ziz/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Video CCTV Lift Viral, Eks Caleg Jabar VII Siapkan Langkah Hukum
8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan
Ratusan Pedagang Pasar Baru Geruduk DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi Desak Wali Kota Bertindak
277 Siswa Kota Bekasi Raih Pramuka Garuda, Tri Adhianto Minta Jadi Teladan
Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
Rp4,5 Miliar Jadi Sorotan, Kasus Korupsi Tirta Bhagasasi Segera Meja Hijau
Bukan Perkara Pidana, Datun Kejari Kabupaten Bekasi Justru Pulihkan Rp4 Miliar Lebih

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 16:56 WIB

Video CCTV Lift Viral, Eks Caleg Jabar VII Siapkan Langkah Hukum

Rabu, 2 September 2026 - 22:44 WIB

8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan

Rabu, 2 September 2026 - 16:41 WIB

Ratusan Pedagang Pasar Baru Geruduk DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi Desak Wali Kota Bertindak

Rabu, 2 September 2026 - 12:54 WIB

277 Siswa Kota Bekasi Raih Pramuka Garuda, Tri Adhianto Minta Jadi Teladan

Selasa, 1 September 2026 - 16:28 WIB

Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter

Berita Terbaru

GIIAS Bandung 2026 siap mengguncang Jawa Barat! Sebanyak 19 merek kendaraan bakal meramaikan pameran, termasuk lima merek baru dan yang kembali hadir. Jangan lewatkan deretan mobil, motor, hingga teknologi otomotif terbaru.

Bandung

GIIAS Bandung 2026 Hadirkan 19 Merek, Ada 5 Merek Baru

Minggu, 6 Sep 2026 - 15:26 WIB