Warga Bojong Kulon Antusias Meriahkan Acara Njujug Tajug Lesbumi Cirebon

- Redaksi

Rabu, 18 Desember 2019 - 17:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Cirebon – Ratusan warga Desa Bojong Kulon Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon, sangat antusias meramaikan acara Njujug Tajug yang diselenggarakan Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) PCNU Kabupaten Cirebon, Rabu (18/12/2019).

Acara yang kedua kalinya diselenggarakan oleh Lesbumi PCNU Cirebon ini, diawali dengan karnaval yang dimulai dari Kantor Kecamatan Susukan ke lokasi acara di Halaman Balai Desa Bojong Kulon.

Sekretaris Lesbumi PCNU Agung Firmansyah mengatakan, kegiatan Njujug Tajug yang diselenggarakan oleh Lesbumi Cirebon ini merupakan kegiatan kedua kalinya dan akan dilanjutkan di enam lokasi lainnya,”ujarnya kepada media online rakyatjabarmews.com

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Njujug Tajug yang pertama, kita laksanakan di Desa Bulak Kecamatan Arjawinangun Kab Cirebon.”

Menurut Agung, kegiatan Njujug Tajug ini, bertujuan untuk melestarikan budaya-budaya lokal yang saat ini, hampir tidak dikenal oleh masyarakat, “jelasnya.

Oleh karena itu, selain seni Islami, acara Njujug Tajug juga mementaskan sejumlah seni budaya tradisional, seperti tari, wayang dan kesenian lainnya. Acara ini juga diisi dengan kegiatan bersih-bersih dan pengecatan tajug, pelatihan matematika dan Bahasa Inggris, serta pengobatan gratis.

“Banyak kegiatan lainnya diluar kesenian, yang diselenggarakan oleh lembaga-lembaga dibawah naungan PCNU kabupaten Cirebon dalam acara ini.”

Keistimewaan dari pementasan yang dilakukan dalam kegiatan Njujug Tajug ini, semua temanya berkaitan dengan toleransi. Naskah yang akan ditampilkan sudah dipilih dan dipelajari dengan baik untuk kemudian dipentaskan.

Baca Juga :  Bekasi Night Carnival Resmi di Buka

Kata dia, Agung, sejak zaman dahulu kesenian itu mengajarkan kebersamaan dan toleransi, tanpa membedakan ras, suku dan golongan, “ujarnya.

“Sehingga pementasannya juga, memiliki makna yang lebih dalam.”

Sedangkan menurut Ketua Majlis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Susukan, Maryudi menuturkan, pihaknya sangat menyambut baik kegiatan yang diinisiasi oleh Lesbumi PCNU Kab Cirebon ini.

Menurut Muryadi, selain adanya pementasan kesenian, sejumlah perlombaan juga digelar dan diikuti oleh ratusan peserta.

Lomba mewarnai diikuti oleh sekitar 300 peserta, dan lomba fashion show anak sebanyak 53 peserta,” ujar Maryudi.

Baca Juga :  Plt Walikota Bekasi Bersama Forkopimda Giat Tarling

Selain itu, ada pula lomba musik obrog, yang memang sedang digandrungi oleh masyarakat sekitar. Namun, obrog yang ditampilkan nanti, akan lebih beragam, karena ditambahi dengan musik modern.

Muryadi menambahkan, respon dan animo masyarakat dalam kegiatan ini cukup besar. Terbukti, dengan hadirnya ratusan bahkan ribuan warga dilokasi acara.

Uti, salah satu warga Desa Bojong Kulon, juga menyambut baik kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan Njujug Tajug ini dirasakan oleh semua kalangan, “imbuhnya.

Selain ada pementasan kesenian yang bisa dinikmati oleh masyarakat secara umum, ada juga perlombaan yang bisa diikuti oleh anak-anak.

“Tadi ada lomba mewarnai dan fashion show juga.”

Ia berharap, kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan, karena memberikan manfaat yang positif untuk masyarakat.

(gie/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon
Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa
Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan
BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon
Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik

Berita Terbaru