Wapres Gibran Turun ke Lokasi Banjir Bekasi, Normalisasi Kali CBL Jadi Prioritas

- Redaksi

Senin, 19 Januari 2026 - 21:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Kabupaten Bekasi – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, mendampingi Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, meninjau langsung kondisi warga terdampak banjir di Desa Srimukti, Kecamatan Tambun Utara, Senin (19/01/2026). Kunjungan ini menjadi penegasan keseriusan pemerintah dalam mencari solusi permanen atas banjir yang kerap berulang di wilayah tersebut.

Di hadapan warga, Plt Bupati menegaskan bahwa banjir di Desa Srimukti bukanlah peristiwa baru. Wilayah ini disebut sebagai daerah langganan banjir yang selama bertahun-tahun belum tertangani secara tuntas akibat belum optimalnya fungsi Kali Cikarang Bekasi Laut (CBL).

“Kalau Kali CBL tidak dinormalisasi, kondisinya akan terus seperti ini. Banjir bukan hanya di Srimukti, tapi juga Wanasari dan wilayah lain yang hulunya berasal dari CBL,” tegas Asep.

Menurutnya, normalisasi Kali CBL merupakan solusi struktural jangka panjang yang tidak bisa lagi ditunda. Usulan tersebut bahkan disampaikan langsung kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam kunjungan lapangan tersebut sebagai aspirasi mendesak masyarakat Bekasi.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Bekasi tengah melakukan pemetaan dan identifikasi terhadap segmen Kali CBL yang menjadi prioritas normalisasi, termasuk panjang ruas sungai yang harus ditangani terlebih dahulu.

Selain normalisasi, Asep juga mengungkapkan rencana teknis alternatif berupa pembuatan sodetan untuk mengurai antrean aliran air dari sungai-sungai kecil yang bermuara ke Kali CBL.

Baca Juga :  Deputi 5 BPIP Apresiasi Kampung Sawah Jadi Percontohan Kampung Pancasila

“Kali CBL ini besar, sementara sungai-sungai kecil akhirnya ‘mengantre’. Salah satu opsi yang sedang dikaji adalah sodetan, tapi tentu akan dibahas lebih matang bersama dinas teknis,” jelasnya.

Dalam waktu dekat, Plt Bupati Bekasi dijadwalkan menggelar rapat lanjutan bersama dinas terkait dan para camat guna memetakan kendala di lapangan, mulai dari persoalan lahan, ketersediaan anggaran, hingga kesiapan perencanaan teknis.

Tak hanya CBL, Asep juga menyinggung kelanjutan proyek pemancangan sheet pile (turap) di Kali Gabus yang saat ini terhenti. Meski perencanaan masih tersedia, keterbatasan anggaran menjadi kendala utama.

“Satu sisi sudah terpancang, sisi lainnya harus dilanjutkan. Perencanaannya masih ada, tapi anggarannya belum tersedia. Ini tetap akan kita perjuangkan,” ujarnya.

Baca Juga :  Malam Takbiran, Plt Pantau Langsung Situasi dan Kondisi di Pos Pengamanan Lebaran 2023

Di sisi lain, pemerintah daerah memastikan penanganan darurat bagi warga terdampak terus berjalan. Bersama unsur kepolisian dan instansi terkait, bantuan berupa air bersih, beras, mie instan, selimut, hingga makanan siap saji telah disalurkan. Perahu karet juga disiagakan mengingat ketinggian air di beberapa titik masih cukup dalam.

Berdasarkan data sementara, sekitar 200 warga di Desa Srimukti terdampak banjir. Secara keseluruhan, banjir di Kabupaten Bekasi telah melanda 16 kecamatan dengan total 54 titik genangan.

“Bantuan darurat tetap kita berikan. Tapi yang paling penting adalah solusi permanen agar banjir tidak terus berulang. Itu yang sedang dan akan terus kita dorong,” pungkas Asep.(*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker
Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia
Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri
Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Fajar Paper, Pastikan Perizinan Pengolahan Limbah Lengkap
8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan
Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
BPBD Kabupaten Bekasi Kirim 20 Ton Bantuan ke NTT

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:27 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker

Senin, 7 September 2026 - 16:35 WIB

Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 16:04 WIB

Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri

Senin, 7 September 2026 - 15:09 WIB

Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Fajar Paper, Pastikan Perizinan Pengolahan Limbah Lengkap

Rabu, 2 September 2026 - 22:44 WIB

8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan

Berita Terbaru