Walikota Bekasi Terima Kunker DPR RI

- Redaksi

Selasa, 30 November 2021 - 16:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

rakyatjabarnews.com, Bekasi – Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menerima kunjungan Komisi IX DPR RI di Gate 19 Stadion Patriot Candrabhaga, Senin (30/11/2021). Kunjungan kerja tersebut dalam rangka pengawasan pelaksanaan program percepatan penanganan stunting di Kota Bekasi.

Stunting merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang dialami oleh balita karena kekurangan gizi. Hal tersebut menjadi fokus pembahasan pada kunjungan Komisi IX DPR RI kali ini.

Rahmat menjelaskan, salah satu elemen visi Kota Bekasi adalah setiap anak yang lahir dapat tumbuh sehat dan cerdas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Salah satu urusan pemerintah di bidang kesehatan yaitu memastikan setiap anak yang lahir di Kota Bekasi harus dapat gizi yang cukup,” katanya.

Baca Juga :  Kardaya: Generasi Penerus Jangan Sampai Rusak

Menurut dia, untuk mencapai target penurunan stunting di Kota Bekasi, tidak hanya memerlukan asupan gizi dan status kesehatan balita saja.

“Namun juga diperlukan perbaikan pada aspek teknis pengukuran seperti validasi data sehingga menghasilkan informasi yang valid, agar tindak lanjut penanganan stunting di Kota Bekasi dapat lebih baik kedepannya,” ungkapnya.

Rahmat berterima kasih kepada Kementerian Kesehatan dan BKKBN yang memiliki tugas dan mandat yang sama dan sinergis dalam penanganan stunting pada balita.

“Semoga upaya yang dilakukan melalui delapan aksi integrasi intervensi penurunan stunting di Kota Bekasi akan semakin baik lagi. Dengan harapan pulihnya kemampuan pendapatan daerah, sehingga (Pemkot Bekasi) lebih leluasa dalam mengalokasikan APBD Kota Bekasi untuk penanganan stunting,” tutupnya.

Baca Juga :  Mengenal Kopi Lanang yang Dipercaya Bisa Bikin Bapak-bapak Lebih Perkasa di Ranjang

Selanjutnya, Ketua Komisi IX DPR RI Ansory Siregar menjelaskan, angka stunting di Indonesia masih termasuk tinggi berdasarkan riset World Health Organization (WHO).

“Berdasarkan data tahun 2018, kondisi anak balita Indonesia terkena stunting sebesar 30 persen, artinya 3 dari 10 balita mengalami kondisi gagal tumbuh dengan jumlah total hampir mencapai 7 juta jiwa. Walaupun begitu, riset 2019 menunjukkan adanya penurunan dari angka 30 persen menjadi 20 persen, namun masih jauh dari rekomendasi WHO,” katanya.

Menurutnya, saat ini sudah dibentuk tim percepatan penurunan stunting tingkat provinsi, kabupaten, dan kota yang diharapkan mampu mempercepat turunnya angka stunting.

“Kota Bekasi merupakan salah satu kota yang mendapatkan prioritas dari Provinsi Jawa Barat untuk percepatan penurunan stunting. Oleh sebab itu, kami ingin mendengar langsung dari Pemerintah Kota Bekasi, diwakili puskesmas dan posyandu tentang hambatan yang dihadapi dalam percepatan penurunan stunting, serta mitra lain yang hadir hari ini untuk berkolaborasi dalam upaya penurunan stunting,” pungkasnya.

Baca Juga :  Jalan Sehat Berjamaah Se-Jawa Barat, Herman Khaeron: Kegiatan Ini untuk Mempererat Silaturahmi

Turut terlihat pada acara kunjungan, anggota Komisi IX DPR RI, Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI, Direktur Jenderal Tenaga Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, Kepala BKKBN RI, Direktur Perencanaan Pengembangan dan Manajemen Resiko BPJS Kesehatan, dan Satuan Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanggulangan Stunting di Kota Bekasi.

Acara dilanjutkan dengan dialog, foto bersama, dan tukar menukar cinderamata.

(ziz)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028
TPS Ilegal di Tambun Utara Ditutup, Plt Bupati Bekasi: Dampaknya Sudah Ganggu Kesehatan
Jangan Abaikan! Ini 5 Poin Penting dari Plt Bupati Bekasi untuk Pemerintahan Desa
Tirta Bhagasasi Evaluasi Kerja Sama Air Curah demi Layanan Lebih Optimal
Tropicana Slim Ajak Masyarakat Kejar Remisi Diabetes Lewat Beat Diabetes 2026
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Bekasi Luncurkan Sekolah Peduli Pendengaran
Dokter Gigi Bekasi Kurang

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 20:21 WIB

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 April 2026 - 13:25 WIB

TPS Ilegal di Tambun Utara Ditutup, Plt Bupati Bekasi: Dampaknya Sudah Ganggu Kesehatan

Selasa, 14 April 2026 - 11:33 WIB

Jangan Abaikan! Ini 5 Poin Penting dari Plt Bupati Bekasi untuk Pemerintahan Desa

Senin, 13 April 2026 - 16:37 WIB

Tirta Bhagasasi Evaluasi Kerja Sama Air Curah demi Layanan Lebih Optimal

Minggu, 12 April 2026 - 10:40 WIB

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !