Turut Berduka Cita, Isak Tangis Mewarnai Suami Bupati Bogor

- Redaksi

Senin, 25 Desember 2017 - 12:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Bogor – Isak tangis mewarnai kepergian Diding Darwin Sarmidy, suami Bupati Bogor Nurhayanti.  Kamis (21/12) malam, kediaman orang nomor satu di Bumi Tegar Beriman itu ramai didatangi para pelayat. Di rumah duka di Kampung Sarinten, Desa Ciomas Rahayu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Bupati Bogor Nurhayanti tak berhenti menghapus air matanya sambil terus mengucapkan permohonan maaf. “Maafin bapak ya,” ujarnya.

Kamis (21/12) pukul 15:00 WIB, wajah Nurhayanti men­dadak memerah begitu me­nerima panggilan telepon. Saat itu ia tengah memimpin rapat tentang pengawasan daerah dan pembangunan poros Tengah Timur di Babakanma­dang, Kabupaten Bogor. Saat ponselnya berdering, Nur­hayanti mendapati kabar bahwa suaminya telah meninggal karena serangan jantung.

Berdasarkan informasi yang didapat, Darwin meninggal tiba-tiba tak lama setelah pu­lang dari bengkel mobil di daerah Kota Bogor. Saat tiba di kediaman Desa Ciomas sekitar pukul 15:00 WIB, Dar­win meminta salah satu pen­jaga rumah untuk dipijat.

Baca Juga :  Kelebihan Eclipse Cross dan Outlander PHEV di mata Pembalap Indonesia

Tidak lama dipijat di ruang tamu, Darwin mengembuskan napasnya sebelum dibawa ke rumah sakit. Berdasarkan ke­terangan kerabat, almarhum mempunyai riwayat penyakit jantung, darah tinggi dan per­nah dirawat di rumah sakit. “Dulu pernah dirawat di rumah sakit, dia sakit jantung, darah tinggi dan lainnya.

Namun dia memang sudah nggak mau ke dokter dan dirawat di rumah sakit,” kata Mamar, adik almar­hum.Sementara itu, penjaga rumah bupati, Muhammad Ruslan (47), mengatakan bahwa sekitar pukul 09:00 WIB bapak berniat servis mobil CR-V pu­tih yang biasa ke bengkel lang­ganan beliau di Pajajaran, Kota Bogor. Karena menung­gu servis terlalu lama, akhirnya almarhum diantar pulang ke rumah oleh karyawan bengkel sekitar pukul 14:30 WIB. “Sam­pai ke rumah ganti celana pendek dan langsung minta dipijit di ruang tamu,” ujar Ruslan yang sudah empat tahun menjaga rumah bupati.

Baca Juga :  Warga Sindanglaut Temukan Batu Meteor Seberat 2 Kg, Selama Bertahun-Tahun Tak Terekspos

Usai dipijit dan keluar ke­ringat dingin, lanjutnya, ia mulai mengeluh sakit di bagain dada dan akhirnya kritis. Me­lihat kondisi tersebut lantas dirinya memanggil dokter yang ada di Klinik Arafah yang tak jauh dari rumah. “Sekitar pu­kul 15:05 WIB, akhirnya dokter menyatakan bahwa beliau sudah meninggal dunia,” ujar­nya.

Almarhum memang mem­punyai riwayat sakit jantung dan sering cekup ke Rumah Sakit BMC. Almarhum yang merupakan asli warga Kelu­rahan Pasirjaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor itu terkenal dengan sosok yang humoris. Selama menikah dengan Nurhayanti, ia memi­liki dua anak yakni Aldi dan Andri serta tiga cucu. “Ren­cana besok pukul 07:00 WIB jenazah almarhum dimakam­kan di Dreded,” tuturnya.

Baca Juga :  Warung Miras Sepi, Tokoh Masyarakat ini Puji Kinerja Polsek Lemahabang

Sementara itu, Bupati Nur­hayanti dalam keterangannya meminta maaf atas segala kesalahan suaminya yang me­ninggalkan dua anak dan tiga cucu. “Maafin bapak ya. Mohon doanya agar almarhum bapak diampuni segala dosanya, di­lapangkan kuburnya dan di­terima amal ibadahnya serta diberikan di tempat yang layak,” singkat Nurhayanti.

Saat ini, jasad almarhum masih disemayamkan di rumah duka di Jalan Rahayu 1 Nomor 1 RT 01/09, Desa Ciomas Ra­hayu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor. Rencananya almarhum akan dimakamkan di TPU Dreded Jalan Pahlawan, Kota Bogor, pukul 07:00 WIB. (dii/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jakarta Fair Kemayoran 2026 Resmi Dibuka, Hari Pertama Langsung Diserbu Pengunjung
Siqom Tancap Gas Bentuk DPRt NasDem di 187 Desa dan Kelurahan Kabupaten Bekasi
Tabrakan Kereta Bekasi Timur, Wali Kota Tinjau Lokasi Evakuasi Korban
445 Jamaah Haji Bekasi Dilepas, Fokus Kesehatan Hadapi Cuaca Arab Saudi
SATU PINTU Resmi Aktif, Warga Bekasi Kini Urus Perizinan Online 24 Jam
Ribuan Jamaah Muhammadiyah Salat Id di Bekasi, Kawasan Grand Wisata Padat
Jelang Lebaran, Fuso Berkah Ramadan Hadir Servis Truk Dapat Diskon & Cek Gratis
VinFast Resmi Buka Pemesanan VF MPV 7 di Indonesia, MPV Listrik Premium Tujuh Penumpang
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:30 WIB

Jakarta Fair Kemayoran 2026 Resmi Dibuka, Hari Pertama Langsung Diserbu Pengunjung

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:27 WIB

Siqom Tancap Gas Bentuk DPRt NasDem di 187 Desa dan Kelurahan Kabupaten Bekasi

Senin, 27 April 2026 - 22:00 WIB

Tabrakan Kereta Bekasi Timur, Wali Kota Tinjau Lokasi Evakuasi Korban

Senin, 27 April 2026 - 14:41 WIB

445 Jamaah Haji Bekasi Dilepas, Fokus Kesehatan Hadapi Cuaca Arab Saudi

Senin, 27 April 2026 - 10:01 WIB

SATU PINTU Resmi Aktif, Warga Bekasi Kini Urus Perizinan Online 24 Jam

Berita Terbaru

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama warga dan pengurus Kampung KB Kenanga RW 08, Kelurahan Bintara Jaya, Kecamatan Bekasi Barat, usai memberikan apresiasi atas keberhasilan meraih Juara 1 Kampung Keluarga Berkualitas tingkat Provinsi Jawa Barat dan mewakili Jawa Barat pada penilaian tingkat nasional.

Pemerintahan

Wali Kota Bekasi Optimistis Raih Prestasi Nasional

Rabu, 29 Jul 2026 - 14:18 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memberikan arahan kepada ASN saat sosialisasi Sistem Informasi BEETRI di BKPSDM Kota Bekasi sebagai upaya memperkuat budaya disiplin dan integritas aparatur.

Bekasi

Tri: Disiplin ASN Tak Hanya Diukur dari Absensi

Rabu, 29 Jul 2026 - 14:00 WIB