Terkait Pemberitaan Pelecehan Seksual yang Bertolak Belakang, Pihak Rumah Sakit Gunung Jati Angkat Bicara

- Redaksi

Kamis, 22 Februari 2018 - 16:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Terkait pemberitaan yang dilakukan oleh salah satu media online, di mana isinya bertolak belakang dengan yang sebenarnya, pihak RSUD Gunung Jati Kota Cirebon angkat bicara. Dalam pemberitaan tersebut, menyatakan bahwa pelaku dari pelecehan seksual yang terjadi hari Jumat (16/2) dini hari lalu adalah perawat rumah sakit.

Menurut Yayat Supriatna selaku Kasubag Sistem Informasi Manajemen dan Humas RSUD Gunung Jati, bahwa berita tersebut tidaklah benar. Sebab, seperti yang sudah diberitakan oleh media-media lainnya yang sudah lebih dulu terbit, bahwa pelaku dari pelecehan seksual tersebut bukan dari karyawan atau perawat rumah sakit, melainkan keluarga penunggu pasien.

Baca Juga :  Pengendalian Inflasi, TPID se-Jawa Barat Selenggarakan Capacity Building

“Pelaku bukan dari pihak rumah sakit. Kebetulan saja TKP-nya di sini. Dan sekarang, pihak Polres Cirebon Kota sudah menangkap pelakunya,” jelasnya saat ditemui awak media di ruang Komite Keperawatan RSUD Gunung Jati Kota Cirebon, Kamis (22/2).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal senada juga dituturkan oleh Haerul Gumilar selaku Ketua Komite Keperawatan RSUD Gunung Jati dan Ketua Komisariat PPI, dugaan pelecehan seksual yang terjadi di salah satu ruangan pasien tersebut memang benar adanya. Namun, hal tersebut dilakukan oleh oknum yang sedang sama-sama menunggu pasien, bukan dari pihak rumah sakit sendiri.

Baca Juga :  Diduga Korban Begal, Seorang Pria Ditemukan Penuh Luka Tusuk di Pinggir Sawah

“Jadi saat si pelaku sedang menjaga keluarganya yang menjadi pasien, dia melakukan perbuatan pelecehan seksual terhadap korban yang sedang tidur di ranjang pasien yang kosong,” terangnya.

Lanjut Haerul, awalnya pihak keluarga korban enggan untuk memperpanjang masalah ini. Namun, akhirnya kasus ini dilaporkan ke Polres Cirebon Kota dan segera ditangani. Hal tersebut terbukti dengan pelaku yang sudah diringkus oleh petugas kepolisian.

Baca Juga :  Parkir di Depan Rumah, Mobil Avanza Milik Arief Hilang

“Yang menjadi permasalahan di kami, terutama keperawatan, terdapat media online yang secara gamblang menjelaskan bahwa diduga yang melakukan pelecehan tersebut adalah perawat rumah sakit. Ini yang menjadi keberatan bagi kami,” ujarnya.

Haerul melanjutkan, bahwa keperawatan juga mempunyai kode etik untuk pelayanan masyarakat. Sehingga, dirinya mengklarifikasi dan menjamin tidak ada pelecehan seksual yang dilakukan oleh perawat.

“Saya mohon kepada yang memberitakan tersebut untuk meralatnya. Apalagi berita tersebut diterbitkan 3 hari setelah pemberitaan yang benar. Ini bisa mencemarkan nama baik rumah sakit,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bapemperda DPRD Kabupaten Bekasi Prioritaskan Pembahasan Raperda Desa dan Kepariwisataan
Seskab Teddy Dorong Inovasi ASN Lewat Kompetisi Gagasan Setkab Gengs
Wali Kota Bekasi Tekankan Pembangunan SDM di Temu Karya Karang Taruna VII
Wali Kota Bekasi Pangkas Iring-Iringan Kendaraan Dinas, Kini Cukup Satu Mobil Bersama Staf
Pemkab Bekasi dan DPRD Sepakati Dua Raperda Strategis Jadi Perda
Jakarta Fair 2026 Dibuka, Pramono Sebut Tahun Ini Spesial Jelang 500 Tahun Jakarta
Hari Lingkungan Hidup 2026, Pemkot Bekasi Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:32 WIB

Bapemperda DPRD Kabupaten Bekasi Prioritaskan Pembahasan Raperda Desa dan Kepariwisataan

Senin, 22 Juni 2026 - 08:16 WIB

Seskab Teddy Dorong Inovasi ASN Lewat Kompetisi Gagasan Setkab Gengs

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:10 WIB

Wali Kota Bekasi Tekankan Pembangunan SDM di Temu Karya Karang Taruna VII

Jumat, 19 Juni 2026 - 06:35 WIB

Wali Kota Bekasi Pangkas Iring-Iringan Kendaraan Dinas, Kini Cukup Satu Mobil Bersama Staf

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:26 WIB

Pemkab Bekasi dan DPRD Sepakati Dua Raperda Strategis Jadi Perda

Berita Terbaru