Terkait Isu yang Berkembang tentang Penyebab Banjir, Ini Penjelasan Pihak Pengelola Tol

- Redaksi

Selasa, 27 Februari 2018 - 22:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Musibah banjir yang melanda banyak kawasan di Timur Cirebon, membuat banyak isu yang berkembang bagaikan bola liar di tengah genangan air. Seperti banjir yang terjadi akibat pembangunan jalan tol di Ciledug.

Informasi yang beredar di masyarakat, bencana banjir disebabkan oleh adanya jalan tol yang membentang dari Palimanan hingga Brebes. Masyarakat merasa jika sebelum adanya pembangunan jalan tol, di Kawasan Cirebon Timur tidak pernah terkena musibah banjir.

Menurut konfirmasi Ami Armando selaku Koordinator Pam Aset & Busdev yang mengelola jalan Tol Kanci-Pejagan menjelaskan, bahwa jika dilihat kondisi lapangan pada saat bencana banjir, terjadi tidak hanya di selatan jalan tol, namun posisi utara jalan tol sama tergenang banjir.

Baca Juga :  Hati-hati Ada Pekerjaan Pelebaran Jalan Proyek Tol Kunciran - Cengkareng di Ruas Jakarta-Tangerang

Khususnya di daerah Ciledug, Cisanggarung menjadi poros aliran air. Menurut hasil dokumentasi berbentuk audio visual pada saat banjir, di posisi utara jalan tol air menggenang.

“Pertanyaannya adalah bagaimana air dari sisi selatan jalan tol bisa mengalir ke utara, sedangkan di sisi di utara saja sudah menggenang,” ungkapnya saat ditemui awak media di kantornya, Selasa (27/2).

Armando melanjutkan, namun bukan soal terowongan jembatannya saja yang dijadikan sasaran bencan banjir, akan tetapi keberadaan tol telah membendung aliran air limpasan. Sehingga air dari wilayah selatan (Ciledug dan Pasaleman), hanya mengandalkan dari terowongan jembatan yang ada saja.

Baca Juga :  5 Desa di Kecamatan Lemahabang Miliki Potensi Budidaya Ikan Lele

“Kalau tuntutan ini saya bingung. Karena jembatan tol sungai Cisanggarung sudah ±150 m lebih lebar dari sungainya. Yang dimaksud keinginan warga ini sepanjang apa?
Apakah air tertahan karena jembatan? Kan tidak begitu keadaannya kemarin,” terangnya.

Lanjut Armando, posisi sebelah utara tol banjirnya lebih lama dibanding selatan dan itu tandanya air mengalir.

“Mohon maaf kita akui kalau air saat itu jadi lambat mengalir karena box air posisi tol tidak banyak, dan hanya ada di beberapa posisi mengikuti saluran yang sudah ada saja. Bukan tertahan di saluran,” imbuhnya.

Baca Juga :  Melanggar PPKM, Artis Tiktok Bekasi di Denda Rp.17 Juta

Bahkan Info dari atasannya soal jembatan tersebut, sudah ada kajiannya melalui balai hidrologi dan tata air. Dan badan jembatan panjangnya jauh lebih lebar dari bantaran sungai Cisanggarung.

“Sedangkan secara teknis, mungkin sudah diperhitungkan. Akan tetapi warga asumsinya sederhana. Dulu air bisa mengalir ke wilayah utara tetapi sekarang terbendung oleh adanya jalan tol. Kini pihak pengelola jalan tol harus memberikan statement secara teknis untuk mengklarifikasi aduan masyarakat,” pungkasnya.(Ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bikin Bangga! 83,10 Persen Pemuda Bekasi Ternyata Tak Merokok, Tertinggi di Jabar
Ada Pesan Khusus Presiden Prabowo untuk Putra Sayuti Melik, Wawali Bekasi Datang Langsung
34 OPD Adu Gaya di Panggung Bekasi
Atlet Paralimpik Kota Bekasi Bikin Bangga
Tri Adhianto Minta OPD Perkuat Pengawasan, Pemkot Bekasi Benahi Sistem Cegah Korupsi
Tri Adhianto Teken Komitmen Antikorupsi Bersama KPK dan ATR/BPN, Perkuat Tata Kelola Pertanahan
Pemkot Bekasi Siagakan 11 Water Trucking
Kebocoran Air Tembus 60 Persen hingga Dewas Dinilai Tak Kompak
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:45 WIB

Bikin Bangga! 83,10 Persen Pemuda Bekasi Ternyata Tak Merokok, Tertinggi di Jabar

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:07 WIB

Ada Pesan Khusus Presiden Prabowo untuk Putra Sayuti Melik, Wawali Bekasi Datang Langsung

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Atlet Paralimpik Kota Bekasi Bikin Bangga

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Tri Adhianto Minta OPD Perkuat Pengawasan, Pemkot Bekasi Benahi Sistem Cegah Korupsi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:33 WIB

Tri Adhianto Teken Komitmen Antikorupsi Bersama KPK dan ATR/BPN, Perkuat Tata Kelola Pertanahan

Berita Terbaru

Atlet balap sepeda Kota Bekasi, Dharmawan Bekti, berhasil meraih podium pertama nomor Criterium Men Youth Jawa Barat pada Bupati Bogor Cup 2026 di Pakansari, Bogor, Sabtu (8/8/2026).

Bogor

Dharmawan Bekti Naik Podium, Bekasi Bidik Emas Porprov

Sabtu, 8 Agu 2026 - 21:12 WIB

Diskusi “Bedah Roadmap Implementasi B50: Regulasi hingga Dampaknya terhadap Industri Otomotif Indonesia” menghadirkan Cahyo Setyo Wibowo dari Kementerian ESDM, Ronny Senjaya, dan Aji Jaya dalam rangkaian GIIAS 2026, Tangerang, Jumat (7/8/2026).

Otomotif

B50 Diuji 40.000 Km, Apa yang Terjadi pada Kendaraan Diesel?

Jumat, 7 Agu 2026 - 13:39 WIB