Dani Ramdan mengharapkan ke depan berbagai budaya lainnya bisa diadakan festival serupa sehingga menambah keharmonisan dan kemeriahan di masyarakat.
“Sangat menarik bagi anak-anak, penonton juga, sehingga acaranya menjadi ramai,” ungkapnya.
Sementara itu, Chairman Jababeka Group Setyono Djuandi Darmono melihat warga pendatang di Kabupaten Bekasi beragam, dari mulai suku dan budaya, hingga ras, bahkan dari mancanegara perayaan ini mampu menjadi ajang silaturahim antar kebudayaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Nantinya, lanjut Darmono, Festival budaya yang diselenggarakan Jababeka ini akan dimeriahkan oleh beragam budaya yang ada di Kabupaten Bekasi.
“Dengan budaya yang berbeda, agama beda, kebiasaan beda, jadi budaya-budaya kita buat seperti ini, nanti gak cuma ini, budaya-budaya lainnya ada, belum lagi orang asing, Korea, Jepang, Eropa itu mau taruh di mana? Kalau gak sering diadakan pertemuan seperti ini,” jelasnya.
Dengan begitu, jelas Darmono, Kabupaten Bekasi akan memiliki kebudayaan yang tinggi, karena mampu mewadahi berbagai budaya yang ada untuk saling berdialog sekaligus membawa efek investasi yang terus masuk dan membuka peluang tenaga kerja baru.
“Kalau istilahnya daerah masyarakat Madani, bahasa inggris ya Civil Rights, berbudaya, kalau manusianya berbudaya, suasananya bagus, harmonis, investasi terus datang, di sini lapangan kerja tumbuh terus,” ungkapnya. (*)
Halaman : 1 2
























