Shinta Wahid: Cirebon Ini Miniaturnya Indonesia

- Redaksi

Senin, 13 Mei 2019 - 08:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Cirebon – Cirebon adalah miniaturnya Indonesia. Karena di Cirebon banyak sekali terdapat etnik, suku, agama, dan budaya yang ada. Sehingga, masyarakat Cirebon kerap menjunjung tinggi rasa toleransi, terutama pasca Pemilu 2019 ini.

Hal tersebut diungkapkan oleh Shinta Nuriyah Abdurahman Wahid, di sela acara buka bersama dengan tema “Dengan berpuasa kita padamkan kobaran api kebencian dan hoaks”, di Vihara Dewi Welas Asih, Jalan Kantor Kota Cirebon, Minggu (12/5/2019).

Baca Juga :  DKCTR Kab. Bekasi Pembangunan Gedung PPA di Wil Polres Metro Bekasi Merupakan Program Pemerintah

“Cirebon ini miniaturnya Indonesia, karena terdapat multi etnik, suku, agama, ras, dan budaya,” jelasnya.

Dengan berada di Cirebon, lanjutnya, dirinya merasa senang sekali karena masyarakat Cirebon telah menghadirkan senjata yang sangat ampuh dalam mempererat persatuan dan kesatuan, yakni tali persaudaraan antar sesama. Hal ini bisa dijadikan sebagai senjata untuk melawan virus kebencian.

Baca Juga :  Bersitegang di Ukraina, Kerja Sama Indonesia dan Rusia Tak Terganggu

Shinta melanjutkan, hal tersebut dikarenakan pasca Pemilu 2019 ini, yang akan dihadapi akan jauh lebih hebat dari yang selama ini dialami. Karena, keputusan atau kepastian tentang siapa kalah dan menang dalam Pemilu 2019 masih belum terjawab.

“Bahkan setelah itu terjawab, belum tentu bangsa Indonesia terbebas dari virus kebencian yang merajalela, bahkan hoaks akan kian tersebar,” jelasnya.

Baca Juga :  Ini Hadiah yang Bakal Didapat Klub Peserta Piala Presiden 2024 Mulai dari Juara Hingga Pemain Terbaik!

Sedangkan menurut Wakil Walikota Cirebon Eti Herawati, proses Pemilu 2019 di Kota Cirebon berjalan dengan baik. Dirinya berharap semoga tidak ada gejolak di Kota Cirebon ini.

“Saya ucapkan terima kasih atas keberagamannya yang sudah saling menghargai dan menghormati. Intinya adalah toleransi,” pungkasnya.(pri/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wawali Harris Bobihoe Ajak Siswa Baru SMAN 10 Bekasi Bangun Karakter dan Raih Prestasi
Pemkab Bekasi Dorong Penguatan Koperasi pada Peringatan Harkopnas ke-79
Komisi III Desak Percepat Realisasi Infrastruktur
Harris Bobihoe: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Cek Kesehatan Gratis
Tri Adhianto Ajak Sahabat MUI Berantas Judi Online dan Perkuat Pembinaan Sosial
2.416 KK di Bekasi Terdampak Kekeringan, BPBD Salurkan 575 Ribu Liter Air Bersih ke 20 Titik
DPRD Kabupaten Bekasi Revisi Perda Desa, Sesuaikan dengan UU Desa Terbaru
Plt. Bupati Bekasi Akan Panggil Direktur RSUD, Soroti Pelayanan hingga Kondisi Keuangan

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:07 WIB

Pemkab Bekasi Dorong Penguatan Koperasi pada Peringatan Harkopnas ke-79

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:48 WIB

Komisi III Desak Percepat Realisasi Infrastruktur

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:34 WIB

Harris Bobihoe: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Cek Kesehatan Gratis

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:48 WIB

Tri Adhianto Ajak Sahabat MUI Berantas Judi Online dan Perkuat Pembinaan Sosial

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:06 WIB

2.416 KK di Bekasi Terdampak Kekeringan, BPBD Salurkan 575 Ribu Liter Air Bersih ke 20 Titik

Berita Terbaru

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo bersama jajaran meninjau implementasi sistem tilang elektronik (Electronic Traffic Law Enforcement/ETLE) sebagai bagian dari transformasi digital penegakan hukum lalu lintas. Korlantas Polri mengimbau masyarakat untuk mengecek status ETLE hanya melalui situs resmi guna menghindari penipuan dan penyalahgunaan data pribadi.

Jakarta

Cek Tilang ETLE Kini Bisa Online, Hanya Butuh 1 Menit

Senin, 20 Jul 2026 - 17:21 WIB