Semakin Tua, Gejala Skizofrenia Bisa Makin Memburuk, Ini Kata Peneliti

- Redaksi

Minggu, 11 November 2018 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto ilustrasi

i

foto ilustrasi

RJN, Kesehatan – Masyarakat di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia, masih saja dihantui dengan stigma negatif tentang skizofrenia. Sampai saat ini, mereka menganggap skizofrenia itu penyakit berbahaya, menular, dan terkutuk, sehingga perlu dijauhi. Padahal, stigma keliru yang seperti inilah yang membuat pengobatan skizofrenia jadi terhambat. Para pakar kesehatan sepakat bahwa hal ini justru membuat gejala skizofrenia jadi makin memburuk dari waktu ke waktu. Bagaimana bisa?

Usia berapa gejala skizofrenia pertama kali muncul?

Skizofrenia bisa dialami oleh siapa pun, baik laki-laki maupun perempuan. Menurut Brain and Behavior Research Foundation, gejala skizofrenia berupa halusinasi dan delusi biasanya muncul pertama kali di usia 16 sampai 30 tahun.

Meski seringnya muncul di masa remaja, skizofrenia pada anak juga bukanlah hal yang mustahil. Namun sayangnya, para ortu sulit membedakan mana imajinasi khas anak-anak dan mana halusinasi yang merupakan ciri skizofrenia sehingga sering terlewatkan.

Begitu juga pada remaja, tanda skizofrenia sering kali sulit terdeteksi. Ini karena skizofrenia pada remaja biasanya ditandai dengan gangguan tidur, mudah marah, hingga penurunan nilai. Semua perilaku tersebut sangat umum dialami oleh remaja yang baru memasuki masa puber.

Baca Juga :  Dukung Pelestarian Lingkungan, Rolling Hills Karawang Tanam ratusan Pohon Trembesi

Semakin tua, gejala skizofrenia bisa semakin memburuk

Gejala skizofrenia Semakin tua, tubuh kita akan mengalami banyak perubahan. Mulai dari penurunan fisik, kognitif, mental, dan sosial. Ini pertanda bahwa Anda semakin rentan terkena berbagai penyakit fisik maupun mental.

Kabar baiknya, usia yang terus bertambah tidak akan membuat gejala skizofrenia semakin parah. Justru dengan penanganan yang tepat dari psikiater dan dukungan orang terdekat, gejalanya bisa Anda kendalikan dengan baik.

Namun, perlu dicatat bahwa ini bukan berarti Anda bisa tenang-tenang saja meski mengidap skizofrenia, lho. Pasalnya, gejala skizofrenia mungkin saja berkembang dan semakin parah jika Anda terus membiarkannya tanpa pengobatan.

Setiap episode atau tahapan psikotik yang dialami oleh penderita skizofrenia dapat menyebabkan kerusakan pada otak jika tidak cepat-cepat ditangani. Apalagi kalau gaya hidup Anda tidak sehat, misalnya terbiasa merokok, minum alkohol, hiperkortisolemia, dan kurang gerak.

Baca Juga :  Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris yang Ditangkap di Bandung

Menurut sebuah studi di Journal of Psychoses and Related Disorders, pola hidup yang tidak sehat dapat mengurangi volume materi abu-abu (gray matter) pada otak. Semakin sedikit materi abu-abu pada otak, maka semakin sulit bagi Anda untuk menenangkan diri dan memicu gejala skizofrenia. Lama-kelamaan, Anda mungkin akan mengalami psikosis yang lebih parah, yaitu delusi, halusinasi, hingga mendengar suara-suara tak berwujud.

Di sisi lain, seorang ahli neuropsikiatrik geriatri dari University of California San Diego, Dilip Jeste, MD, justru mengungkapkan fakta sebaliknya. Gejala skizofrenia cenderung membaik seiring bertambahnya usia. Melalui penelitiannya yang melibatkan 1.500 peserta paruh baya dan lansia dengan skizofrenia, ia menemukan bahwa fungsi psikososial peserta justru meningkat.

Semakin tua, peserta mengaku lebih mampu mengendalikan gejala skizofrenia yang sering kambuh. Mereka justru semakin patuh dengan perawatan kesehatan mental yang diberikan karena ingin hidup normal dan sehat. Alhasil, peserta dengan skizofrenia jadi lebih percaya diri dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.

Baca Juga :  Komisi IV DPRD Kota Bekasi Menerima Audiensi BMPS

Pergi ke psikiater adalah kunci utamanya

terapi kognitif dan perilaku Jadi singkatnya, parah atau tidaknya gejala skizofrenia tergantung dari usaha Anda untuk mendapatkan perawatan mental sesegera mungkin. Semakin cepat terapi psikis yang dilakukan, maka gejala skizofrenia bisa semakin dikendalikan. Dengan begitu, hidup Anda tak lagi terganggu dengan skizofrenia di usia tua.

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah mengunjungi psikiater bersertifikat sesegera mungkin. Biasanya, Anda akan diberikan terapi kognitif dan perilaku (CBT) selama enam bulan untuk meningkatkan fungsi sosial Anda dan membantu mengendalikan gejala skizofrenia yang sering kambuh.

Anda mungkin juga akan diberikan obat skizofrenia untuk diminum secara teratur, jika memang gejalanya sering kambuh pada waktu-waktu tertentu. Yang tak kalah penting, mintalah dukungan orangtua dan kerabat terdekat untuk membantu Anda melewati masa-masa sulit ini.(red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harris Bobihoe: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Cek Kesehatan Gratis
Indonesia Energy Week Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 200 Peserta dari 17 Negara
RPB Beri Rapor Merah Dinkes Kota Bekasi, Desak Wali Kota Tri Adhianto Evaluasi Total
Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Kapan Operasi LASIK Menjadi Pilihan Tepat? Kenali Kondisi Mata yang Perlu Diperhatikan
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
Gilang Esa Gaspol Perjuangkan Puskesmas Jakasampurna, Warga Tak Mau Berobat Jauh Lagi
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta Jiwa, BPJS Kesehatan Klaim Program Kian Kuat

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:34 WIB

Harris Bobihoe: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Cek Kesehatan Gratis

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:00 WIB

Indonesia Energy Week Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 200 Peserta dari 17 Negara

Senin, 13 Juli 2026 - 14:58 WIB

RPB Beri Rapor Merah Dinkes Kota Bekasi, Desak Wali Kota Tri Adhianto Evaluasi Total

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:38 WIB

Kapan Operasi LASIK Menjadi Pilihan Tepat? Kenali Kondisi Mata yang Perlu Diperhatikan

Berita Terbaru

Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menandatangani prasasti 15 proyek pembangunan Kabupaten Bekasi dalam rangka Hari Jadi ke-76 Kabupaten Bekasi di Plaza Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Sabtu (15/8/2026).

Bekasi

15 Proyek Bekasi Senilai Rp109 Miliar Resmi Diresmikan

Sabtu, 15 Agu 2026 - 22:27 WIB

Bekasi

Hut ke-76, PMII Bekasi Gugat Pemkab

Sabtu, 15 Agu 2026 - 19:21 WIB

Kerjasama Hubungi Kami