Sekda Jabar: Jangan Tunggu Sempurna, Layanan Psikologis Harus Dimulai Sekarang

- Redaksi

Jumat, 9 Mei 2025 - 15:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Sekda Jabar Herman Suryatman serukan transformasi dari provinsi dengan tingkat depresi tertinggi menjadi provinsi paling bahagia. #KesehatanJiwaJabar.

i

Sekda Jabar Herman Suryatman serukan transformasi dari provinsi dengan tingkat depresi tertinggi menjadi provinsi paling bahagia. #KesehatanJiwaJabar.

Selain itu, Herman juga memperingatkan bahaya pinjaman online dan judi online yang mulai menjangkiti anak-anak dan remaja, memperburuk kondisi kesehatan mental masyarakat.

“Penanganan gangguan jiwa harus bersifat promotif, preventif, dan kuratif. Kita butuh penataan kelembagaan dan penguatan SDM. Puskesmas harus mulai melayani meski belum sempurna. Jangan tunggu sempurna baru bergerak,” ujarnya.

Baca Juga :  Gubernur Jabar, Kumpulkan 26 Kepala Daerah

Pemerataan Psikolog Klinis di Puskesmas

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menegaskan komitmen Pemprov Jabar untuk menghadirkan layanan psikolog klinis di Puskesmas sebagai bagian dari solusi jangka panjang terhadap meningkatnya gangguan kesehatan jiwa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Psikolog klinis adalah tenaga esensial di Puskesmas. Mereka berperan dalam pencegahan, deteksi dini, intervensi, dan rehabilitasi masalah kesehatan jiwa,” jelas Erwan.

Baca Juga :  Gunung Kuda Kembali Bergemuruh, Tim SAR Nyaris Jadi Korban Longsor Susulan

Menurutnya, kehadiran psikolog klinis di layanan primer dapat mengurangi beban rumah sakit jiwa dan rujukan, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan mental.

Erwan menargetkan, pada tahun depan setidaknya 300–500 Puskesmas di Jabar sudah memiliki psikolog klinis, dengan tujuan jangka panjang menjangkau seluruh 1.000 lebih Puskesmas di wilayah Jawa Barat.

Baca Juga :  Musrengbang: Kecamatan Cibitung Ajukan 270 Usulan Pembangunan

Namun, ia mengingatkan pentingnya kesiapan sumber daya manusia.
“Jangan sampai kita sudah sosialisasi, tapi psikolognya tidak ada. Segala sesuatu harus disiapkan dengan matang dan ada aksi nyata, bukan hanya rapat-rapat tanpa implementasi,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PERSIB U15 Kembali Bawa Pulang Gelar Juara Nasional Piala Soeratin 2026
Asep Surya Atmaja Bidik Berobat Gratis untuk Seluruh Warga Bekasi Mulai 2027
Lantik Bupati Bekasi Definitif, Dedi Mulyadi Targetkan Jalan Rusak Tuntas pada 2027
Jelang Hadapi Persik, PERSIB Dapat Kabar Baik soal Beckham dan Gakuto
PrimeBiz Hotel Cikarang Dukung NTSC 2026, Perkuat Kompetensi Generasi Hospitality
Maxim Unity Fest Meriahkan Bandung Indah Plaza, Hadirkan Hiburan dan Doorprize
E-Waste Bisa Jadi Kuota Internet? Teknologi Ini Hadir di ITB
Vonis Ade Kuswara Ditunda, Sidang Perkara Korupsi Digelar 14 September

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:16 WIB

PERSIB U15 Kembali Bawa Pulang Gelar Juara Nasional Piala Soeratin 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:03 WIB

Asep Surya Atmaja Bidik Berobat Gratis untuk Seluruh Warga Bekasi Mulai 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:39 WIB

Lantik Bupati Bekasi Definitif, Dedi Mulyadi Targetkan Jalan Rusak Tuntas pada 2027

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:13 WIB

Jelang Hadapi Persik, PERSIB Dapat Kabar Baik soal Beckham dan Gakuto

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:06 WIB

PrimeBiz Hotel Cikarang Dukung NTSC 2026, Perkuat Kompetensi Generasi Hospitality

Berita Terbaru