Satlantas: Banyaknya Pelanggaran Berlalu Lintas Karena Masih Kurangnya Kesadaran Masyarakat

- Redaksi

Jumat, 27 April 2018 - 19:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, menjadi penyebab masih tingginya pelanggaran yang terjadi. Padahal, pihak kepolisian melalui para Bhabinkabtibmas sudah mengimbau kepada masyarakat di pedesaan agar mematuhi peraturan berlalu lintas.

Hal tersebut diungkapkan oleh Sat Lantas Polsek Lemahabang Panit 1, Ipda Soleh Siswoyo, SH saat ditemui awak media di tengah Operasi Patuh Lodaya 2018 oleh Sat Lantas Polsek Lemahabang di depan Polsek Lemahabang, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Jumat (27/4).

Baca Juga :  Parah! Tiga Bocah Laki-Laki Menjadi Korban Sodomi

“Kami selalu mengimbau pada masyarakat agar selalu melengkapi surat-surat kendaraan dan mematuhi peraturan lalu lintas. Karena Operasi Patuh Lodaya masih akan digelar sampai 9 Mei 2018,” jelasnya.

Dalam operasi yang berlangsung sejak jam 14.00 WIB sampai jam 16.00 WIB tersebut, berhasil mengamankan kendaraan roda dua sebanyak 3 unit tanpa surat-surat kelengkapan berkendaran, serta dikeluarkannya 15 surat tilang.

Ditambahkan salah satu anggota Satlantas Bripda Indah, bahwa para pelanggar yang terjaring rata-rata tidak mengunakan helm dan tidak melengkapi surat-surat kendaraannya.

Baca Juga :  Pesan RE : Bersinergis dengan Tiga Pilar Di Wilayahnya, Guna Meminimalisir Tindak Kejahatan

“Kebanyakan yang terkena tilang karena tidak membawa surat-surat dan tidak memakai helem. Mereka beralasan karena jaraknya dekat mau ke pasar. Padahal mau dekat atau jauh, masyarakat wajib melengkapi surat-surat dan memakai alat keselamatan yaitu helm,” jelasnya.(Ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
34 OPD Adu Gaya di Panggung Bekasi
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data
JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan
Jakarta Fair Kemayoran 2026 Resmi Dibuka, Hari Pertama Langsung Diserbu Pengunjung
Siqom Tancap Gas Bentuk DPRt NasDem di 187 Desa dan Kelurahan Kabupaten Bekasi

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:25 WIB

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 September 2026 - 06:34 WIB

OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:46 WIB

34 OPD Adu Gaya di Panggung Bekasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:55 WIB

KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data

Berita Terbaru