Sama-sama Klaim Menang di Pilkada Kabupaten Bekasi

- Redaksi

Rabu, 27 November 2024 - 20:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Paslon nomor urut 3, Ade Kuswara Kunang – Asep Suryaatmaja mengklaim unggul sementara dalam perolehan suara Pilkada Kabupaten Bekasi.

i

Paslon nomor urut 3, Ade Kuswara Kunang – Asep Suryaatmaja mengklaim unggul sementara dalam perolehan suara Pilkada Kabupaten Bekasi.

Bekasi –  Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bekasi di Pilkada serentak 2024 berlangsung sengit. Dua dari tiga pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bekasi saling klaim kemenangan atau memperoleh suara terbanyak pada pesta demokrasi lima tahunan itu.

Paslon nomor urut 3, Ade Kuswara Kunang – Asep Suryaatmaja mengklaim unggul sementara dalam perolehan suara Pilkada Kabupaten Bekasi. Berdasarkan hasil perhitungan cepat yang dilakukan Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi di 4.150 TPS (97℅), paslon ini unggul sekitar 47 persen.  Sedangkan paslon nomor urut 2 meraih 39,32 persen dan paslon nomor urut 1 merah 12,42 persen.

“Insya Allah, kami akan memenangkan Pilkada Kabupaten Bekasi. Tentunya, kami ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh partai pendukung, relawan, dan masyarakat Kabupaten Bekasi atas kepercayaannya kepada pasangan AA,” ucap Ade Kuswara Kunang, Rabu (27/11) malam.

Baca Juga :  Rapat Paripurna Penetapan Walikota Bekasi dan Wakil Walikota Bekasi Terpilih

Paslon yang diusung PDI Perjuangan, Partai Buruh, PPP dan PBB ini optimistis, keunggulan sementara ini akan tetap terjaga hingga perhitungan suara akhir. Ade Kuswara Kunang – Asep Suryaatmaja menginstruksikan timnya untuk mengawal perolehan suara ini, mulai di tingkat TPS (Tempat Pemungutan Suara).

Sementara itu, Paslon nomor urut 2 BN Holik Qodratulloh – Faisal Hafan Farid menegaskan telah melakukan perhitungan secara internal. Hasilnya, paslon yang diusung Partai Gerindra, PKS, NasDem dan PAN ini optimis dapat memenangkan Pilkada Kabupaten Bekasi 2024 dengan keunggulan sekitar 45,70 persen. Sedangkan Dani Ramdan-Romli mendapat 12,18 persen dan  Ade-Asep 42,12 persen

Baca Juga :  Presiden Prabowo Instruksikan Menteri Atasi Dampak PHK Massal di PT Sritex

“Demikian yang bisa kami sampaikan. Inilah data yang sudah masuk 98 persen,” kata Ketua Tim Kemenangan Paslon nomor urut 2,  Helmi.

Beda halnya dengan pasangan calon bupati dan wakil bupati Bekasi nomor urut 1 Dani Ramdan – Romli.  Pasangan yang diusung PKB, Golkar, Demokrat, Hanura, PSI dan Gelora ini  ikhlas apapun hasil Pilkada. Keduanya lebih memilih berperasangka baik sambil menunggu hasil perhitungan resmi yang dilakukan KPU.

“Insyaallah saya tetap berkhusnuzon kepada Allah SWT. Kalau menang artinya saya diberi kepercayaan dari-Nya dan kalau kalah artinya saya diselamatkan oleh-Nya,” kata Dani Ramdan.

Menanggapi hal ini, pengamat politik dari Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP) Kabupaten Bekasi, Afief Ardhila mengimbau kepada para pendukung pasangan calon tidak saling klaim kemenangan. “Biasanya yang sudah-sudah kalau mengklaim lebih awal kalau terpilih akan berbanding terbalik dengan hasil real count dari KPU,” kata dia.

Baca Juga :  Pemkab Bekasi Gelar Rapid Test Covid-19 Mulai Hari Ini

Untuk itu agar tidak terjadi kegaduhan dan kericuhan di masyarakat, DEEP meminta seluruh pihak untuk menunggu hasil resmi KPU. Sebab proses tahapan penghitungan masih akan berlangsung sampai dengan tanggal 16 Desember 2024 dan masyarakat juga bisa mengaksesnya di laman resmi KPU untuk melihat hasilnya.

“Kita akan hormati keputusan KPU jika ada yang merasa keberatan dengan hasilnya silakan gugatnya ke MK (Mahkamah Konstitusi )” tandasnya. (*)

Penulis : Abdul

Editor : Aziz

Sumber Berita: rakyatjabarnews.com

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tri Adhianto Bidik Stadion Patriot Jadi Magnet Sport City Bekasi
Raperda Pariwisata Bekasi Belum Diputus, Pansus XIV Libatkan Semua Pihak
Sarif Marhaendi: Kades Terpilih Wajib Ikuti Aturan Sebelum Ganti Perangkat Desa
Pansus XV DPRD Bekasi Desak Pemkab Terbitkan Surat Edaran Pilkades 2026–2034
Harris Bobihoe: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Cek Kesehatan Gratis
Balita Korban Dugaan Penganiayaan Ibu Tiri di Bekasi Meninggal Dunia, Jenazah Diautopsi
Koalisi Sipil Desak KPK Tuntaskan Dugaan Ijon Proyek di Kabupaten Bekasi
Eks Kabid Pasar Disdagperin Kota Bekasi Jadi Tersangka, Diduga Minta Rp80 Juta untuk Alih Kelola MCK

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:57 WIB

Tri Adhianto Bidik Stadion Patriot Jadi Magnet Sport City Bekasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:48 WIB

Raperda Pariwisata Bekasi Belum Diputus, Pansus XIV Libatkan Semua Pihak

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:58 WIB

Pansus XV DPRD Bekasi Desak Pemkab Terbitkan Surat Edaran Pilkades 2026–2034

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:34 WIB

Harris Bobihoe: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Cek Kesehatan Gratis

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:22 WIB

Balita Korban Dugaan Penganiayaan Ibu Tiri di Bekasi Meninggal Dunia, Jenazah Diautopsi

Berita Terbaru

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi Partai Gerindra, H. Bodin, memberikan keterangan kepada awak media di sela-sela rapat Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Bekasi, Kamis (16/7/2026).

Pemerintahan

Komisi III Desak Percepat Realisasi Infrastruktur

Kamis, 16 Jul 2026 - 22:48 WIB

Kepala Desa Burangkeng Nemin Bin H. Sain.

Pilkades

Kades Burangkeng Minta Perda Desa Tak Tergesa-gesa

Kamis, 16 Jul 2026 - 19:41 WIB

Kerjasama Hubungi Kami