Rupiah Anjlok, Ini Jawaban Cerdas Sandiaga Uno

- Redaksi

Kamis, 11 Oktober 2018 - 18:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Cirebon – OK OCE Prasasti menggelar training kewirausahaan di Cirebon untuk memberikan pelatihan pada wirausaha muda di Cirebon. Kenaikan nilai tukar dolar pada rupiah berdampak pada biaya produksi semakin meningkat akibat turbulensi ekonomi dengan kenaikan dolar dan melemahkan rupiah.

Sandiga mendorong peningkatkan pada ekspor barang barang hasil produksi di Cirebon, diakui Sandiaga banyak wirausahawan dari Cirebon mampu memproduksi barang yang berkualitas sehingga mampu bersaing dipasar internasional.

“Dengan harapan ada surplus dalam ekspor barang barang kerajinan baik batik maupun meubeler yang sangat di minati di luar negeri. Karena Cirebon memiliki potensi yang sangat besar dalam menghasilkan barang berkualiatas ekspor,” ujarnya Sandiaga Uno lepada rakyatjabarnews.com saat ditemui di Andalus City Cirebon. Kamis (11/10/2018).

Dengan adanya OK OCE Prasasti dan program kewirausahaan maka laju perekonomian akan meningkat di tengah masyarakat, perlu penciptaan lapangan kerja baru melalui program kewirausahaan dan Prabowo Sandi akan mendukung program OK OCE di Cirebon.

Sekarang ini harga minyak dunai naik sehingga akan berdampak secara tidak langsung pada APBN, jika minyak premium yang dibutuhkan masyarakat itu nantinya langka maka akan terjadi dampak negatif pada dunia usaha.

Baca Juga :  Bawaslu Pemilu RI Cabut Izin Situs "jurdil2019.org"

Kami harapkan OK OCE bisa diterapkan di Cirebon, seperti OK OCE yang sudah lumayan sukses di terapkan di Jakarta, dan kami harapkan OK OCE bisa di pusatkan di Andalus City di Cirebon agar banyak wirausaha tercipta dengan harapan menjadi kekuatan ekonomi bagi Cirebon dan Jawa Barat khususnya selain itu menjadi kekuatan ekonomi bagi Indonesia.

Sandiaga pun menuturkan jika dirinya berdarah Cirebon, Ibunya dari Indramayu dan Kakeknya dari Cirebon sedangkan leluhurnya dari Kuningan dan Majalengka, sehingga bukan orang lain seperti rumah sendiri,” ujarnya.

Baca Juga :  Manjakan Wisatawan, Bus Citros Bisa Kembangkan Ekonomi Warga Cirebon

Sedangkan menurut Ahmad Heryawan mengatakan, jika banyaknya barang yang di Impor itu sangat mempengaruhi melemahnya rupiah sehingga perlu penguatan melalui ekspor barang barang dari hasil kewirausahaan yang ada di Cirebon.

“Para pengusaha di Cirebon itu menghasilkan barang barang yang berqualitas ekspor, mulai dari batik Cirebon dan Kerajinan Meubeler yang banyak di minati di luar negeri baik di Negara Asia maupun di Pasar Eropa.” Ujarnya mantan Gubernur Jawa Barat saat mendampingi Safari Politik Sandiaga di Pusat Niaga Andalus City Kota Cirebon. (ymd/ziz/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
PDIP Bekasi Panas! Ono Surono Minta Mesin Partai Bergerak Total Jelang 2029
Nawal Husni Resmi Pimpin PPP Kota Bekasi, Target Menang Besar 2029
Panas! Muscab PPP Kota Bekasi Disebut Ilegal, Nama Nawal Husni Disorot
Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April
DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:23 WIB

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Senin, 25 Mei 2026 - 10:20 WIB

Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:00 WIB

PDIP Bekasi Panas! Ono Surono Minta Mesin Partai Bergerak Total Jelang 2029

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:38 WIB

Nawal Husni Resmi Pimpin PPP Kota Bekasi, Target Menang Besar 2029

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:33 WIB

Panas! Muscab PPP Kota Bekasi Disebut Ilegal, Nama Nawal Husni Disorot

Berita Terbaru