Rayakan 40 Tahun Bermakna, Nutrifood Ajak Masyarakat Indonesia Batasi GGL

- Redaksi

Kamis, 10 Januari 2019 - 20:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Cirebon – Memasuki Ulang Tahun ke-40 yang jatuh pada 2 Februari 2019, Nutrifood berkomitmen untuk terus menginspirasi masyarakat Indonesia jalani hidup sehat dengan kampanye #BatasiGGL (Gula, Garam, Lemak) pada 29 titik di berbagai daerah Indonesia, termasuk di Cirebon, Jawa Barat.

Bertempat di Sanggar Lingkungan Hidup, puluhan relawan yang terdiri dari karyawan Nutrifood dan para mitra berkumpul untuk mengadakan berbagai kegiatan edukatif dan menarik bertajuk #BatasiGGL, yang diikuti oleh lebih dari 220 peserta anggota komunitas,rekan2 dari Sanggar Lingkungan Hidup,Mahasiswa,dan masyarakat umum. Kegiatan ini merupakan bagian dari Nutrifood Volunteerism, program yang mewadahi para karyawan Nutrifood dan mitra untuk turut berkontribusi di bidang sosial dan kerelawanan, salah satunya di bidang kesehatan, Kamis (10/1/2019).

Adapun rangkaian kegiatan #BatasiGGL oleh Nutrifood meliputi: edukasi batasi konsumsi gula, garam dan lemak (GGL) harian; cek dan konsultasi kesehatan gratis – termasuk cek gula darah dan komposisi massa tubuh (Body Mass Index / BMI); serta olahraga bersama. Acara #BatasiGGL ini juga dihadiri dan didukung oleh Dinkes Kabupaten Cirebon,Sanggar Lingkungan Hidup,Komunitas Go Green.

Mardi Wu, selaku CEO Nutrifood menyatakan, “Sejalan dengan misi ‘Inspiring a Nutritious Life’, selama 40 tahun Nutrifood berkomitmen memberi makna dan menginspirasi masyarakat Indonesia untuk hidup sehat, melalui serangkaian produk berkualitas yaitu Tropicana Slim, NutriSari, HiLo, L-Men, dan Wdank. Nutrifood juga aktif dan konsisten melakukan berbagai program edukatif, berkolaborasi dengan berbagai mitra strategis dari seluruh Indonesia, yang meliputi pemerintah, rumah sakit, lembaga non-profit, komunitas, kalangan profesi, serta masyarakat umum, untuk menciptakan dampak yang lebih besar dan berkesinambungan demi Indonesia yang lebih sehat.”

Baca Juga :  Pemkot Bekasi Melalu Dinas Pariwisata Lakukan Pengawasan Terhadap Pelaku Usaha

Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, angka kejadian penyakit tidak menular di Indonesia meningkat dari 2013 ke 2018, termasuk diabetes melitus (dari 6,9% menjadi 8,5%), stroke (dari 7% menjadi 10,9%), dan hipertensi (dari 25,8% menjadi 34,1%). Di tahun 2018 pula, 2 dari 10 orang Indonesia menderita obesitas (meningkat dari 14,8% menjadi 21,8%), di mana obesitas merupakan faktor risiko utama diabetes melitus, penyakit jantung dan stroke.

“Melihat meningkatnya angka prevalensi penyakit tidak menular di Indonesia, tahun ini Nutrifood berkomitmen untuk membuat perayaan Ulang Tahun Nutrifood ke-40 semakin bermakna dengan mengangkat tema #BatasiGGL (Gula Garam Lemak). Kami mengajak karyawan di berbagai daerah di Indonesia secara sukarela terlibat mengedukasi masyarakat akan pentingnya membatasi asupan gula garam dan lemak,” ujar Mardi Wu.

Baca Juga :  Tentang Pernikahan Siswa SMP, Mendikbud: Pendidikannya Tidak Boleh Berhenti

“Kami percaya bahwa hidup sehat bisa dicapai jika masyarakat mulai membatasi dan mengontrol jumlah asupan gula, garam dan lemak harian mereka sesuai anjuran Kementerian Kesehatan RI, yaitu Gula (50 gram/hari), Garam (5 gram/hari), dan Lemak (67 gram/hari). Berbagai penelitian kesehatan telah membuktikan pembatasan konsumsi GGL efektif untuk mengurangi risiko obesitas dan berbagai penyakit tidak menular, seperti diabetes melitus, jantung, stroke dan hipertensi,” tambah Mardi Wu.

Selain menerapkan pola #BatasiGGL, Nutrifood juga mengajak masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat dengan aktif berolahraga rutin sekitar 30 menit perhari, cukup istirahat, serta tidak merokok. Harapannya, semakin banyak masyarakat Indonesia yang bisa hidup sehat lebih lama. (ziz/rls/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028
Jangan Abaikan! Ini 5 Poin Penting dari Plt Bupati Bekasi untuk Pemerintahan Desa
Tropicana Slim Ajak Masyarakat Kejar Remisi Diabetes Lewat Beat Diabetes 2026
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Pemkab Bekasi Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital
IEE Series 2026 Hadir di Surabaya, Perkuat Ekosistem Energi dan Manufaktur
Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi
Dua Skema Atasi Sampah Burangkeng

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 20:21 WIB

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 April 2026 - 11:33 WIB

Jangan Abaikan! Ini 5 Poin Penting dari Plt Bupati Bekasi untuk Pemerintahan Desa

Minggu, 12 April 2026 - 10:40 WIB

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata

Rabu, 8 April 2026 - 07:09 WIB

Pemkab Bekasi Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital

Selasa, 7 April 2026 - 08:33 WIB

IEE Series 2026 Hadir di Surabaya, Perkuat Ekosistem Energi dan Manufaktur

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !