Putus Mata Rantai Covid-19, Satgas TMMD Cek Kesehatan

- Redaksi

Rabu, 17 Maret 2021 - 20:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Bekasi – Demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19, satuan tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 110 Kodim 0509/Kab Bekasi diperiksa kesehatannya.

Bukan hanya personil satgas TMMD 110, masyarakat yang ikut membantu pelaksanaan giat TMMD juga diperiksa kesehatanyan. Pemeriksaan dilakukan dengan memeriksa suhu tubuhnya dan ditensi tekanan darahnya.

Baca Juga :  Giat TMMD Ke 110, Warga Kian Sadar Narkoba Itu Berbahaya

Hal itu dilakukan agar teejaga kesehatannya, terlebih pelaksanaan pembangunan jalan di Kampung Cisaat Ciloa, Desa Kertarahayu, Kec Setu, Kab Bekasi ini sedang dikebut pelaksanaannya, agar bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

Sertu Anwar dari personil Keslap mengatakan, pihaknya melakukan pemeriksaan kepada seluruh personil satgas TMMD 110 dan masyarakat yang ikut berperan dalam giat tersebut. Baik para bapak dan ibu yang ikut membantu persiapan memasak makan siang untuk personil satgas.

Baca Juga :  Kabag Humas Buka Pelatihan Jurnalistik Media Pelita Rakyat Grup

“Kita saat ini telah memeriksa personil satgas TMMD 110 dan masyarakat yang ikut membantu pembangunan maupun yang memasak,” ujar Sert Anwar, Rabu (16/3/2021).

Baca Juga :  Giat TMMD ke 110, BNK Kabupten Bekasi tentang Bahaya Narkoba

Dikatakan Sertu Anwar, bahwa pelaksanaan pemeriksaan suhu tubuh dan tensi bagi seluruh personil dan Masyarakat wajib dilakukan, untuk mengantisipasi serta memutus mata rantai Penyebaran Covid 19 disaat Pandemi ini.

“Pemeriksaan ini dilakukan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19,” ungkapnya. Cha.

(red)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Salat Jumat Berlangsung, Panggilan Kebakaran Masuk! Damkar Kabupaten Bekasi Langsung Meluncur
Ahmadi Madong Bongkar Polemik Obat Kedaluwarsa di Bekasi: “Ini Bicara Nyawa”
Tim Hukum Nyumarno Klarifikasi Persidangan, Ungkap Upaya RJ
6.000 Warga Disebut LGBT di Bekasi, DPRD Dorong Perda: Pencegahan atau Stigmatisasi?
3.073 Hari Overstay: WN Nigeria “Betah” di Indonesia, Ujungnya Masuk Lapas
Rompi Pink, Borgol, dan Anggota DPRD Muncul saat AEZ Ditahan
AEZ Akhirnya Diborgol! Kasus Sambungan Air Rp4,5 Miliar Masuk Babak Baru
1.300 Pramuka Garuda Dikukuhkan, 74 Kontingen Kota Bekasi Siap Guncang Jambore Nasional

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:22 WIB

Salat Jumat Berlangsung, Panggilan Kebakaran Masuk! Damkar Kabupaten Bekasi Langsung Meluncur

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:22 WIB

Ahmadi Madong Bongkar Polemik Obat Kedaluwarsa di Bekasi: “Ini Bicara Nyawa”

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:40 WIB

Tim Hukum Nyumarno Klarifikasi Persidangan, Ungkap Upaya RJ

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:33 WIB

6.000 Warga Disebut LGBT di Bekasi, DPRD Dorong Perda: Pencegahan atau Stigmatisasi?

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:22 WIB

3.073 Hari Overstay: WN Nigeria “Betah” di Indonesia, Ujungnya Masuk Lapas

Berita Terbaru

Komeng memberikan tanggapan kepada awak media terkait program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Komeng menyampaikan pandangannya dengan gaya khasnya saat ditemui sejumlah wartawan. Foto: Tangkapan layar YouTube Bisnis.com.

Jakarta

Komeng Bilang Program Prabowo Bagus, Lalu Nyeletuk Begini

Jumat, 14 Agu 2026 - 17:09 WIB