PT KAI Lakukan Bakti Sosial di Stasiun Babakan

oleh -
banner 120x600

RakyatJabarNews.com, Cirebon – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon kembali melaksanakan program Corporate Social Responsibility (CSR) dalam bentuk kegiatan Bakti Sosial. Adapun bentuk kegiatannya adalah pelayanan kesehatan gratis dengan kereta kesehatan Rail Clinic untuk masyarakat di sekitar Stasiun Babakan.

Menurut Manager Humas PT KAI Daops 3 Cirebon Krisbiyantoro mengatakan, bahwa Rail Clinic sendiri merupakan kereta kesehatan yang pembuatannya dilatarbelakangi oleh semangat PT KAI untuk memberi pelayanan lebih kepada masyarakat Indonesia, khususnya di bidang kesehatan dengan memanfaatan jalur KA sehingga dapat menembus daerah yang sulit dilalui oleh kendaraan bermotor.

“Rail Clinic ini juga sebagai salah satu bentuk dari pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR) PT KAI,” jelasnya saat ditemui awak media Selasa (14/11).

Kris menambahkan, Rail Clinic merupakan retrofit kereta rel diesel (KRD) yang dilengkapi dengan toilet ramah lingkungan. Rangkaian Rail Clinic terdiri atas 2 kereta yang masing-masing memiliki tata ruang dan jenis pelayanan kesehatan yang berbeda. Secara umum, fasilitas pelayanan kesehatan yang akan diberikan di dalam Rail Clinic adalah jenis pelayanan kesehatan primer atau pelayanan tingkat tertama meliputi pemeriksaan umum, gigi, KIA, pemeriksaan kesehatan mata, dan penyuluhan kesehatan.

Pelaksanaan pelayanan kesehatan gratis yang dapat dinikmati masyarakat di dalam Rail Clinic ini dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 16 November 2017, mulai jam 08.00 – 14.00 WIB di Stasiun babakan dengan sasaran 300 peserta masyarakat Babakan dan sekitarnya. Selain itu, PT KAI juga memberikan alat bantu penglihatan (kacamata gratis) untuk 200 siswa dan guru dari SD di UPT Pendidikan Babakan dan sekitarnya.

Dalam kegiatan Bakti Sosial pemeriksaan dan pengobatan gratis dengan Rail Clinic, PT KAI menyiapkan tim kesehatan yang terdiri dari 5 dokter umum, 2 dokter gigi, 1 dokter spesialis Kandungan, 1 bidan, 2 apoteker, dan 10 paramedis untuk memberikan pelayanan kesehatan.

“Dengan pelaksanaan kegiatan ini diharapkan kepada masyarakat semakin mencintai kereta api, serta dapat lebih perduli terhadap keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Comment