Sementara itu, Subakti menambahkan, pengembangan tahap dua Travoy Hub meliputi area pendukung berupa pengembangan area komersial dengan konsep open space serta prasarana umum, termasuk rumah sakit dan ruang terbuka hijau. Ia juga menyampaikan, Travoy Hub juga akan berkontribusi bagi masyarakat, di antaranya dengan menghadirkan potensi serapan tenaga kerja serta sebagai wadah bagi pelaku UMKM dan usaha kreatif.
Sementara itu, Direktur Utama PT JMRB Dian Takdir Badrsyah menjelaskan progres proyek pembangunan Travoy Hub hingga Desember 2022. Progres konstruksi Travoy Hub untuk Tahap 1 ini telah mencapai 92% serta ditargetkan rampung dan beroperasi pada bulan Maret 2023.
“Kami optimis dapat mengejar pembangunan Travoy Hub sesuai target. Kami berharap Travoy Hub dapat mendorong budaya masyarakat untuk menggunakan transportasi umum. Hal ini juga sejalan dengan target Pemerintah untuk menggiatkan fasilitas transportasi umum yang memadai, aman, nyaman, dan terintegrasi,” tutup Dian. (*)
Halaman : 1 2











